Melodi I Love You

Melodi I Love You
30. Berbelanja


__ADS_3

" Uhuk.. uhuk.. uhukk... " walau sudah habis satu gelas air putih Samudra masih saja terbatuk, membuat Melody khawatir


" Tuan... tuan ngak papa? Mel panggilkan tuan Moe ya " ucapnya hendak berlari ke luar, namun Samudra menahan tangan Melody


" Tidak usah... aku ngak papa, cuman kaget.. guru kamu itu sudah gila apa? mau jodoh-jodohin bocah kayak kamu.. umurmu kan belum cukup untuk menikah !! " omel Samudra sambil mengelap mulutnya dengan tissu


" Ya enggak gila lah tuan kalo gila ngak jadi guru atuhhh...makanya Mel langsung nolak..." ucap Melody sambil membersihkan meja dengan tissu


" Bagus... tapi kenapa kamu nolak?? " tanyanya sambil bernafas lega...


" Kan Melody orang miskin tuan.. ob lagi, mana cocok sama orang kaya seperti keluarga Ibu guru...udah di bilang jodoh Melody palingan satpam kayak bapak " sahutnya polos membuat Samudra ternganga...setaunya dimana-mana perempuan pasti lah mengincar lelaki Kaya.. ini bocah malah menghindar dari lelaki kaya, aneh...pikir Samudra sambil mengamati wajah Melody


" Jadi kalau yang naksir kamu orang Kaya bakalan kamu tolak? " tanya Samudra lagi


" Yah... sebaiknya begitu, kata bapak sama ibu... kehidupan orang kaya itu rumit...sudah ah tuan.. ngak usah ngomongin yang gitu-gitu, Melody ngak suka " ucap Melody


" Trus apa aja yang kamu lakukan di rumah guru kamu itu? " selidik Samudra lagi


" Mel belajar masakan western.. belajar make up.. table manners ya pokoknya belajar lah tuan " sahutnya lagi


" Berarti boleh dong.. aku minta di masakin masakan Western nanti malam, kalo masakan kamu enak.. nanti kuberi hadiah " pintanya


" Wah hadiah.... tentu saja bisa tuan bos ... tapi Mel harus belanja dulu tuan, kulkas tuan kosong melompong ngak ada bahan2nya " jawab Melody dengan mata berbinar-binar


" Tapi hadiahnya apaan tuan? " tanyanya lagi


" Rahasia... tapi kamu pasti suka " ucap Samudra sambil tersenyum simpul


Selesai sarapan yang kesiangan... Samudra mandi dan Melody membersihkan kamar Samudra, sedang asik mengantri spray ranjang Samudra... Samudra keluar hanya memakai handuknya di pinggangnya


" Tuan bos..... di sini ada anak kecilll...maluuuuu!! " teriak Melody kaget sambil menutup matanya... Samudra tertawa saja sambil melenggang membuka walk in closet nya


" Dasar bocah bau kencur... " ucapnya


" Bos tua mesummmm " sahut Melody kesal, Samudra langsung berbalik mendengarnya dan berjalan menghampiri Melody


" Apa kau bilang bocah... aku tua??! 😡 " tanyanya marah


" Emang tuan bos sudah tua kan.. dibanding Melody he he " jawabnya sambil berbalik


" Aaaaaaa.......maluuuuu " Melody kembali berteriak melihat Samudra yang masih belum berpakaian... ia langsung ambil langkah seribu keluar dari kamar Samudra


" Kapok... enak aja bilangin aku tua... " omel Samudra


" Hah.. hah.. hah... ya Allah mimpi apa Mel sampe ketiban sial begini, liat tuan ngak pake baju...dasar bos tua mesum " omel Melody


5 menit kemudian.....


" Bocahhh....kemana kau, selesaikan pekerjaanmu!! " teriak Samudra begitu keluar kamar... ia sudah berpakaian rapi, Melody tak menyahuti... ia hanya berjalan dari ruangan tengah menuju kamar Samudra sambil memonyongkan bibirnya tanda ia sedang kesal... Samudra mengikuti Melody ke kamar dan berdiri di depan pintu sambil melipat kedua tangannya di dadanya


" Kenapa itu bibir... Minta di cium?? " tanya Samudra sambil tersenyum


" Wekkk...... " balas Melody meleletkan lidahnya


" Tuan bos ngak sopan!! "

__ADS_1


" Di mana letakkannya ngak sopanku.. bocah?? " tanya Samudra


" Iya kan di sini ada Mel... tuan bos ngak boleh ngak pake baju begitu dong!! " protesnya


" Namanya juga baru keluar dari kamar mandi... untung aku masih pake handuknya, biasanya juga ngak pake apa-apa " sahut Samudra santui


" Bukkk.... " sebuah bantal melayang mengenai dada Samudra


" Mesummmm " ucapnya tanpa suara


" Tapi kamu sukakan.. melihat roti sobekku... " goda Samudra membuat Melody bingung


" Roti sobek...mana..? perasaan ngak ada roti sobek di sini tuan " tanyanya sambil melihat kesana kemari mencari roti yang di maksud... Samudra berjalan mendekati Melody.. lalu mengangkat kaosnya hingga terlihat lah perutnya yang sispack


" Ini lho yang di maksud roti sobek...bocahhhhh " godanya.... wajah Melody memerah bak tomat masak melihat perut sispack Samudra yang terpampang nyata di depannya


" Ya Allah..... mata Mel terkontaminasi hua hua hua..... 😭😭" zikirnya lalu menutup kedua matanya dengan bantal membuat Samudra tertawa geli


" Cepat selesaikan pekerjaanmu, setelah itu kita berbelanja untuk makan nanti malam!! " titah Samudra


Selesai membersihkan kamar Samudra dan menjemur cucian.. keduanya bersiap-siap


" Tuan bos ikut juga? Mel bisa kok sendirian tuan " tanya Melody


" Ya... aku juga banyak yang mau di belikan, ayo.. pake ini " ucap Samudra lalu menyerahkan masker dan sebuah kacamata hitam untuk Melody.. Ia juga memakai masker.. kacamata dan topi


" kok pake ginian tuan? "


" Kamu mau.. orang2 kantor melihat kita dan digosipkan ? "


" Oh iya he he tuan bos benar.. apa kata dunia he he "


Samudra dulu sering menemani istrinya berbelanja di sini, namun bukan berbelanja bahan makanan melainkan barang-barang mewah branded.. karena Naura tak pernah memasak


Samudra dan Melody memasuki swalayan yang ada di lantai 1...dengan riang Melody mendorong trolynya.. mulai mencari bahan-bahan yang di perlukan , Samudra dengan setia menemaninya... sudah begitu lama ia tak melakukan kegiatan seperti ini..asik juga.. ucapnya dalam hati


" Mel.. Nanti ambil semua macam buah anggur ya.. aku suka sekali anggur sama jeruk " titahnya...


" OK tuan.. " ngak pake lama 3 Kantong anggur sudah nangkring di troly juga jeruk


" Tuan boss... boleh Mel ambil stroberry? " tanyanya malu-malu ..Samudra tersenyum.. Ia mengambil 5 kotak stroberry lalu meletakkannya di troly


" Apa lagi yang mau kau beli? " tanya Samudra


" Ice cream he he " jawabnya cengegesan, keduanya lalu berjalan ke tempat ice cream.. Melody mengambil 2 buah ice cream Kecil lalu meletakkannya di troly


" Bocah.. kalo kamu ambil yg begini.. belum sampai apartemen udah cair, kembalikan..!! " ucap Samudra.. Ia lalu mengambil 3 kotak ice cream kemasan 500 gram lalu meminta Pelayan membungkusnya dengan es batu


" Banyak banget ice cream nya tuan bos " ucap Melody


" Biar kamu cepat Gede.. Ntar lebaran haji tinggal di sembeleh " sahutnya tanpa dosa


" Yey.. Emangnya Mel sapi... " ucap Melody


Selesai berbelanja.. Samudra menyuruh salah satu bodyguarnya yang mengantri membayar, Ia membawa Melody ke sebuah toko langganannya

__ADS_1


" Ngapain kita di sini tuan bos? " tanya Melody , Samudra diam saja.. Ia berjalan ke deretan rak yang menyediakan sandal dalam rumah


" Kamu pilih sendalnya jadi ngak pake punyaku lagi di apartemen " titahnya.. Melody menurut saja karena memang sendal Samudra ukurannya sangat besar sampai membuatnya kesulitan berjalan bahkan beberapa kali ia terjatuh karena sandal tersebut.


Melody memilih sepasang sandal nan lucu dan memperlihatkannya pada Samudra


" Boleh yang ini tuan...? " tanyanya sambil meletakkan sandal itu di samping wajahnya.. Samudra hanya mengangguk, nampak di tangan Samudra 2 buah handuknya dan 2 buah baju mandi berwarna pink


" Ini untukmu.. nanti letakkan di kamar tamu, jadi enak kalau kamu mau mandi " ucapnya lalu melemparkan ke kepala Melody namun Melody tak marah... namanya juga kacung... sukur2 dibelikan pikirnya


" Terimakasih tuan bos... yang ganteng dan baik hati he he " ucapnya


" Cih... tadi pagi aja bilangnya bos tua " protes Samudra


" He he Jangan marah terus dong tuan.. nanti ganteng ilang jadi tua beneran he he " ucap Melody ..yang langsung saja mendapat jeweran dari Samudra


" Au Au.. ampun tuann !!" teriak nya kesakitan lalu menutup kedua kupingnya dengan tangannya agar Samudra tak bisa menjewernya lagi..


" Wekk ngak bisa.. ngak bisa " oloknya


tapi Samudra tak hilang akal... Ia memencet hidung mancung Melody


" Masih mau... ha ha ha.... " tawa Samudra melihat Melody kesulitan bernafas


" Tuannnnn bos jahat.. gimana kalo Melosy pingsan karena ngak bisa nafas!! 😡 " protesnya


" Gampang tinggal suruh Moe kasih nafas buatan ha ha... "


" Ih mending pingsan 2x24 jam aja deh " sahut Melody membuat Samudra kembali tertawa geli


Moe yang menyaksikan interaksi keduanya turut senang, kehadiran Melody setidaknya membawa keceriaan yang sudah lama tak terlihat dari Samudra.... Semoga saja mereka berjodoh... doa Moe dalam hati


Sedang asik memperhatikan keduanya... hp Moe berbunyi...


" Selamat siang tuan Ryan " sapanya


" Moe.. kemana tuan Samudra.. ini aku di apartemennya kok kosong? aku menelfon HP tuan ngak aktif " tanya Ryan


" Tuan sedang berbelanja di Mall " sahut Moe


" Berbelanja...??? ngak salah, sejak kapan tuan Samudra suka berbelanja..biasanya juga aku yang melakukannya?? " tanya Ryan keheranan


" Tuan berbelanja dengan seseorang atau sendiri saja?? " selidiknya


" Sendiri ..saya tutup dulu ya, tuan Samudra memanggil saya " jawab Moe


Ryan mengaruk kepalanya... ada apa dengan tuan Samudra ?? mengapa Ia merasa ada yang berubah dari Samudra..Samudra tak lagi ke hotel, biasanya seminggu minimal sekali , dengan siapa ia melakukan pelepasan ???


Seribu tanda tanya menghampiri benak Ryan....


Kita kasih tau ngak ya sama Ryan kalo tuan Samudra lagi ngemall sama Mel... 😅😅


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote

__ADS_1


Sendal imuttt



__ADS_2