Melodi I Love You

Melodi I Love You
171. Eksekusi


__ADS_3

Hari yang di nantikan pun tiba... tanpa di ketahui Melody ataupun anggota keluarga yang lain , puluhan pengawal sudah mengelilingi mereka tanpa terlihat... bahkan seorang Mince pun yang nota bene tangan kanan pemilik spa tidak ngeh dengan situasi genting ini.


Dengan gugup Mince menyambut Melody cs yang memang langganan lama di spa tempatnya bekerja. Mince sebenarnya bukanlah orang jahat ... hanya saja hutang budinya pada Naura dulu sangatlah besar.


Saat bapaknya masuk RS karena penyakit jantungnya dan harus segera di operasi hanya Naura yang mau meminjaminya uang dalam jumlah banyak bahkan memberikan setengahnya hingga bapaknya kini masih panjang umur.


Mince begitu galau di dapur


" Kasih... enggak ?? "


" Kasih.... enggak ya... ya amplop bagaimana ini Mince harus bagaimana ??? " ucapnya lagi tak lama terlihat panggilan dari Naura , mau tak mau Mince mengangkatnya


" Mince... bagaimana tugasmu.? sudah kelar ??" terdengar suara Naura di sebrang sama


" Iya nek.... sudah, pokoknya ini terakhir kali ya yey suruh-suruh Eike .... hutang Eike lunas nas nas nas" sahut Mince


" Baiklah... aku berjanji ini yang terakhir kali, jangan takut aku akan mentranfer bagianmu jika semua sudah berakhir ha ha ha " terdengar tawa Naura sebelum mereka mengakhiri pembicaraan


" Ya sudahlah.... Nona Melody maaf kan Mince ya, nyonya Naura bilang ini hanya akan membuatmu sakit perut... dia bukannya ingin membunuhmu hanya ingin memberi pelajaran dengan bolak-balik toilet itu aja kok sekali lagi maaf banget " bisik Mince sambil keluar dari dapur membawa minuman yang di buatnya


Mince pun memberikan minuman yang di buatnya dengan hati-hati agar tak salah orang


" Baiklah semua... Mince permisi selamat bersenang-senang " ucapnya lalu meninggalkan tempat


Saat Melody akan meminum es jeruknya tiba-tiba seseorang menyenggol tangannya hingga gelasnya jatuh


" Oh maaf nona.. maafkan saya, saya tak melihat tangan nona !!" ucap Astina yang merupakan pengawal Melody


" Oh ngak papa As... Mel ngak terlalu haus kok " sahut Melody


" Ini ... nona minum saja punya saya belum di buka kok Nona ..." ucap Astina memberikan minuman botol baru ke tangan Melody selagi pelayan membersihkan bekas gelasnya yang jatuh


" Ya udah... terimakasih As.." sahut Melody


" Ahh senangnya bisa lepas dari pengawasan ayanh walau hanya beberapa jam dan berkumpul dengan kalian " ucap Melody senang


" lah memangnya kenapa Mel kamu dikurung terus sama kak Samudra ? " tanya Sandra


" Entahlah selama seminggu ini ayang aneh banget kak...pokoknya Melody harus selalu dekat ama ayang, ngak boleh jauh-jauh. Mau ke toilet aja di temenin ... aneh kan??" papar Melody


" Baru tau kalo kak Sam itu aneh, kakak itu dari dulu emang ngak jelas... iya kan mah ??" sahut Sandra


" Kamu itu San... jangan bikin takut Melody, itu mungkin karena acara resepsi kalian semakin dekat jadi Sam takut terjadi apapun denganmu... mamah rasa begitu " ucap Sakura

__ADS_1


Mereka pun masuk ke ruang spa bersama-sama


" Tapi nyonya Sakura.. memang benar apa yang di bilang Melody, 2 hari yang lalu Mel kan main ke rumah saya dari pagi sampe sore.... itu rumah penuh sama pengawal, kalau saya ngak salah hitung hampir 15 orang, padahal biasanya palingan kan 3 apa 4 orang aja " celetuk Imah


" Masa begitu ?? dulu perasaan sama siluman ular itu ngak gitu amat kan mah ??" tanya Sandra kaget


" Iya juga sih " jawab Sakura


" Kasian bibi di rumah ibu, sampe kewalahan bikin kopi ha ha ha " gelak Melody mengingat bibi di rumah yang kayak lagi buka warkop sampe ledeh buat kopi 🤣🤣


" Keterlaluan memang anak satu itu, nanti mamah tegur yah " ucap Sakura lagi.. tak lama hp Sandra berdering


" Non... Amiranya haus " terdengar suara Ringgo


" Ya udah.. kamu antar Amira Sampe depan ruang timung, nanti aku keluar " sahut Sandra


" Tapi non... saya kan laki-laki"


" Lah yang bilang kamu bukan laki-laki siapa ??" ucap Sandra tergelak


" Maksud saya... ngak sopan kalo saya masuk, itukan spa khusus wanita 😤😤 non aja keluar " terdengar jawaban Ringgo membuat yang lain terkekeh karena Sandra me loud speaker hp nya


" Sudah jangan banyak protes.. cepat masukkk 😡😡😡 nanti Amira nangis " bentak Sandra


" Bha ha ha hi hi go go go go dasar lucu banget sih ha ha " gelak Sandra


" Ih kak Sandra tega mah... ngerjain Ringgo " protes Melody


" Memang Mel si Sandra ini... usilnya ngak habis-habis sudah punya anak juga " sahut Sakura sambil menggelengkan kepalanya melihat kelakuan anak nya itu


Sementara itu Astinah kemudian di gantikan oleh seorang rekannya untuk menjaga Melody, Astina bersiap dengan memakai wig dan baju mandi seperti yang sedang di pakai oleh Melody. Astina kemudian memerankan Melody yang bolak balik toilet karena sakit perut hingga akhirnya ia di bius.


Sebenarnya Astinah tidak sepenuhnya pingsan, ia menahan nafas semampunya saat hidungnya mulai di bius..Di tubuhnya sudah ada alat lacak , hingga Moe cs bisa mengikutinya diam-diam dan beberapa orang menyamar menunggu di depan apartemen Nadia agar nanti bisa berperan sebagai saksi di pengadilan


Setelah melakukan perannya di dalam apartemen Nadia....Astina membuka pintu apartemen Nadia ....


" Tolongggggg.... tolongggggg..." teriak Astinah keras mengagetkan semua orang termasuk beberapa penyamar melihat banyak darah di tubuh Astina. Astinah terjatuh di depan pintu... kali ini ia tak bersandiwara, ia benar-benar pusing karena banyak kehilangan darah


" Cepat telfon polisi dan ambulan terjadi penganiayaan di apartemen ini...." teriak salah satu nya bergegas menolong Astina dan sebagian menjaga pintu pagar tak ada satupun yang berusaha meloloskan diri


Alhasil ke tiganya di giring ke kantor polisi , setelah di rawat sejenak oleh perawat karena luka luka mereka.


Nadia dan Naura protes keras saat mereka di tuduh hendak membunuh Astina karena mereka tak merasa melakukannya. Namun keduanya kaget karena Citra berbalik menuduh mereka sebagai penusuk Astina dan melakukan kekerasan pada Astina.

__ADS_1


" Brengsek kau Citra... bisa-bisa nya kau menghianati kami 😡😡" ucap Nadia kesal bukan main, Citra berbisik pelan pada keduanya


" Apa yang bisa kulakukan... kalian tau betapa gilanya wanita itu, jika aku tak menguatkan kisahnya... ia akan mengorok leherku. Sekarang nikmati saja apa yang sudah kita tanam ..." ucap Citra membuat keduanya hanya bisa terdiam


Naura meminta hak untuk menelfon... ia pun menelfon suaminya ... Mahendra


" Hendra ... tolong aku, aku di kantor polisi sekarang hik hik hik " pintanya memelas


" Apa yang kau lakukan, apa ada hubungannya dengan Samudra lagi ??" tanya Mahendra kesal


" Ini yang terakhir sayang.... sungguh aku kapok, tolong keluarkan aku sayang, aku janji aku akan menurutimu please Hendra...😭😭" pinta Naura


" Maaf Naura... kesabaranmu ada batasnya, aku sudah berulang kali menasehatimu untuk menjauhi Samudra... namun kau tak mau mendengarkanku. Mulai saat ini kita cukup sampai disini... aku menalakmu Naura, urusi saja masalahmu sendiri " ucap Mahendra lalu mematikan hp nya


" Mahendra... kau tak bisa membuangku... tidak... Hendra... Hendra


....Hendraaaaaa ... aaaaaaa!!!" teriak Naura prustasi dan membanting semua yang ada di depannya histeris


Samudra dan Ryan yang melihat dari balik kaca pun tersenyum puas


" Tuntut dia dengan hukuman Maksimal, semakin lama hukumannya semakin besar uang yang akan kau terima " ucap Samudra pada team pengacaranya yang akan mendampingi Astinah


" Beres tuan... anda silahkan beristirahat dengan tenang, kami pastikan dia akan dihukum berat atas perbuatannya " sahut kepala pengacara


Samudra dan Ryan keluar dari kantor polisi dengan senyum lebar di bibir mereka


" Ahh aku mau pulang, kesayanganku pasti sedang selesai spa dan tubuhnya pasti sangat wangi hari ini " ucap Samudra senang


" Saya juga mau pulang tuan... bolehkan ??" pinta Ryan yang juga rindu berat dengan Manda karena hari ini ngak ngantor


" Tapi aku mau ke kantor sebentar... minta bikinkan ramuan sama Tika , kau mau juga ??" tanya Samudra membuat senyum Ryan tambah lebar


" Tentu dong boss he he " jawab Ryan cepat


" Tapi kamu ngak papa minum begituan, kan kamu ngak punya pasangan yan ??" tanya Samudra


" Kan minum itu bukan buat kuat begituan aja bos.. bisa juga buat kuat kerja hehe " sahut Ryan


Nah nah nah.....


Hati hati kalian para mantan gadis karena para mantan jomnes pada minum ramuan kuat dari Tika... si sekretaris seklek 😂😂🤣🤣


See you next eps

__ADS_1


Kencengin atuh vote nya ❤️❤️❤️


__ADS_2