
Tak terasa seminggu nan indah telah berlalu, rombongan perusahaan Pt. Samudra sudah bersiap untuk kembali ke Jakarta. Nana pun sangat bahagia melihat wajah cucunya yang kini selalu memancarkan aura kebahagiaan.
Tangan kekar Samudra tak pernah lepas dari pinggang istrinya selama di perjalanan menuju bandara. Rasa cintanya semakin dalam pada istrinya itu setelah selama seminggu mereka menghabiskan waktu bersama di Kanada.
Sam tak menyangka.. gadis polos kesayangannya ini setelah sedikit di poles kini sangatlah mempesonanya.. menawan hatinya dan merampok cintanya, selalu memancing hasratnya bahkan saat ia hanya tersenyum. Gelora asmara sedang melandanya kini... ia jatuh cinta sejatuh-jatuhnya pada seorang Melody. Sam bertekad tak akan membiarkan Melody lepas darinya apapun yang terjadi, ia tak akan sanggup kehilangan seorang Melody kini... ia bisa gila jika itu terjadi.
Pesawat sudah tinggal landas, keduanya sedang berebah di kamar jet menghilangkan rasa penat dan lelah karena sebelum pulang si soang minta jatah lagi tadi. Melody segera tertidur begitu menyentuh bantal.. lelahnya tak tertahankan karena melayani suaminya yang selalu on fire itu.
Samudra tidak tidur.. ia hanya memandangi wajah Melody sambil sesekali menciuminya. Ia akan betah melakukannya berjam-jam tanpa di ketahui oleh Melody ...sebegitunya ia sangat mencintai istrinya itu.
Jet mendarat dengan selamat dan mulus di bandara. Sebenarnya Melody inginnya ke rumah bapak ibunya.. namun karena permintaan Sakura akhirnya mereka meluncur ke Mansion Danny Erlan terlebih dahulu sekalian memberi oleh-oleh.
Kedatangan keduanya di sambut gembira oleh penghuni rumah.. Amira sangat menyukai Melody, begitu bertemu ia langsung minta gendong dan tak mau berpisah.
" Wahh Mel sudah cocok lho kamu punya anak... mudahan cepat jadi ya ..jadi Amira ada temannya " ucap Sakura senang... sedangkan Sandra sibuk membongkar oleh-oleh
" Mel masih kb mah... aku mau bulan madu dulu " jawab Samudra
" Sam... kalau Melody sih umurnya masih muda.. lah kamu sudah 35 tahun, jika kau menunda kehamilan istrimu.. sempat kah nanti melihat anak2mu menikah ?? " tanya Sakura.. Samudra diam saja... sebenarnya dalam hati ia pun langsung ingin memiliki momongan, namun ia menghormati keinginan Melody jika memang masih ingin melanjutkan sekolahnya. Melody terdiam mendengar perkataan mertuanya, benar juga apa yang di katakan mertuanya... kasihan ayang jika di umur segitu belum punya anak.
" Nanti kalau ketemu ibu bapak... Mel mau berembuk ah, sebaiknya Mel pake terus apa ngak kb nya " ucapnya dalam hati. Malam itu pun mereka menginap di mansion Erlan... Melody menurut saja dengan perjanjian besok pagi ia boleh ke rumah orang tuanya.
☀️☀️☀️☀️
Pagi yang di nanti Melody pun tiba... setelah sarapan, Samudra pun mengantar Melody ke rumah baru orang tuanya... yang letaknya tak jauh dari rumah lamanya... yaitu di depan gang rumah lamanya.
Senyum tak hilang sedari tadi dari wajah cantiknya... ia sudah tak sabar bertemu orang tuanya, ia sangat kangen...
" Sepertinya kau bahagia sekali sayang?? " tanya Samudra
" Iya dong.. kan mau ketemu ibu bapak... masa ngak happy " sahutnya
" Nanti satu jam aja ya di rumah ibu bapak habis itu kita ke kantor "
" Yaaa..... kok cuman satu jam, bentar banget ay... Mel sampe makan siang ya di rumah ibu.. bapak lho sampe bolos kerja nungguin Mell... ya ya!!" pinta Melody ...Samudra memandangi wajah istrinya yang memohon macam anak kelinci... sebenarnya ia sangat berat berpisah dengan Melody walau hanya beberapa jam namun melihat mata memohon istrinya itu membuatnya tak tega... akhirnya ia luluh... tapi tetap dengan gaya seorang soang...
" Baiklah... baiklah... aku mengalah, nanti siang bawakan aku makan siang yang enak dan..... " ucap Samudra sambil tersenyum miring
__ADS_1
" Dan... apa??? perasaan Mel kok tiba2 ngak enak nih " ucapnya
" Sebagai ucapan terimakasihmu.... nanti malam kau di atas ya... yang hooottt " bisiknya membuat Melody merinding... kan.... 😭😭😭
" Ya sudah.... tapi sekali aja ya...!! "
" Okay.... "
" Janji ya... au suka bohong!! " protesnya manja sambil melotot
" Ha ha ha.. sebenarnya aku sih ingin menepati janji tapi karena kau terlalu sexy... dia jadi bangun lagi.. bukan salahku ha ha ha " jawab Samudra tergelak
Asik mengobrol hp Melody berbunyi...
Samudra langsung mengambil hp dari tangan Melody dan memeriksa siapa yang menelfon....
" Dawet....??? ada apa temanmu itu menelfon... " tanya Samudra lalu menekan tombol loudspeaker
" Hallo... ada a.... "
" Lho kok tau rumah Mel di runtuhin... kamu di mana sekarang? " tanya Melody balik
" Ini aku di depan rumahmu... aku lari dari bandung, pengennya sih nginap di rumah kamu... rumahmu kok malah sudah ngak ada whoa... hoa.. hoa... " tangisnya lagi tambah keras
" ya amplop.... dol kamu kok cengengnya ngak kelar2 ..sudah kuliah juga masih aja cengeng, sudah sekarang kamu jalan aja keluar gang... tunggu aku di situ bentar aku samperin ya...!! " ucap Melody
" Beneran...??? "
" Iyaaa..... sudah berenti mewek, jangan lupa bersihkan dulu ingusmu itu !! "
" Kok tau nih ada ingusnya he he... Ok rebes...!! " keduanya pun menutup HP masing-masing
" Sepertinya dawet ada masalah ay..itu katanya lari dari Bandung " lapor Melody
" Hati-hati.. jangan terlibat terlalu jauh dengan urusan keluarganya.. nanti kalau kenapa-Kenapa takutnya kamu yang di salahin " pesan Samudra
" Iya ay.... muah.. muah.. muah.. " jawab Melody sambil mencium pipi suaminya dengan gemess
__ADS_1
" Jangan memancingku... nanti bisa-bisa aku ngak jadi kerja ini " ucap Sam sudah gerah aja
" He he... maaf ayang.... " balas Melody senang sudah bisa mengoda suaminya itu.
Mereka pun sampai di depan gang rumah Melody... alias di depan rumah baru orang tuanya. Moe pun keluar dan membukakan pintu untuk tuan dan nyonya nya itu. Keduanya keluar... Imah dan Iwan yang sedari tadi resah menunggu pun berlarian keluar menyambut buah hatinya... mereka pun bertiga berpelukan macam teletubbies dah... 😅😅
" Gimana keadaanmu nak... kau sehat ajakan?? di sana ngak kedinginan kan?? " serbu keduanya sambil menarik Melody masuk saking kangennya sampai Sam terlupakan
" Iya Mel sehat wal afiat... tapi bapak ibu menantunya kok di cuekin sih!! " protes Melody... Iwan langsung menepok jidatnya
" Ya Allah... iya bapak lupa saking senengnya.. he he, nak Samudra maaf ya..ayo masuk nak... bagaimana kabarmu sehat?? " ucap Iwan berbalik mendatangi menantunya itu
" Baik pak.. Alhamdulillah... " ucapnya mengiringi mertuanya ke dalam
" Bagaimana rumahnya... bapak ibu senang?? " tanya Samudra
" Iya nak... senang sekali... terimakasih nak, harganya pasti mahal ya nak, maaf jika kami merepotkan mu " jawab Imah dengan mata berkaca
" Tidak bu... sungguh, jangan berkata seperti itu... ibu bapak senang sudah cukup buat Sam " ucap Samudra... Melody berlari memeluk Samudra dan mencium pipinya
" Makasih ya ayang.... sudah perhatikan bapak ibu... jadi makin cinta deh muah muah " ucapnya senang... wajah Samudra langsung memerah... padahal begitu banyak wanita dulu memujinya ia biasa saja... entah mengapa saat istrinya yang memujinya, ia malah salah tingkah
" Iya... sama sama sayang, kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku juga " jawab Samudra, mereka kemudian duduk di ruang tengah ...di meja sudah penuh camilan di hidangkan oleh Imah, 30 menit lamanya mereka ngobrol sambil membuka semua oleh-oleh dari Kanada, tiba-tiba Ringgo masuk dan membawa hp Melody
" Nyonya muda.. hp anda tertinggal di dalam mobil sepertinya sedari tadi berbunyi, dari seseorang namanya da.. wet?? " lapor Ringgo sambil memberikan hp Melody... wajah Melody pun memucat
" Astagfirullah... dawet.... kasian banget, kering beneran dia nunggu... Mel lupa 🙀🙀🙈🙈" ucapnya sambil memandangi hp nya... berlahan di gesernya tombol hijau dan speakernya
" Cendooooolllllllll tega kamu ya....kering aku jadi gorengan basi di sini hoa hoa hoa 😭😭😭😭" terdengarlah toa si dawet membuat semua menutup kuping mereka... 😂😂😂
Jiahh Mel... saking asiknya ampe lupa ma si dawet. Si dawet udah berubah no jadi ikan asin noh di depan gang... 😂😂😅
See you next eps
Jangan lupa like komen dan votee nya
Time to vote ya... terimakasih karena vote kalian selama ini membuat level karya naik.... love you all
__ADS_1