Melodi I Love You

Melodi I Love You
07. Bos Kejam


__ADS_3

Pagi menjelang.. setelah sarapan, Samudra segera berangkat ke kantor. Pagi ini ia akan mendengarkan laporan terperinci dari para ketua divisi. Sandra mewanti-wanti agar Samudra kembali lagi ke rumah hari ini... ia ingin mengajak Samudra makan malam bersama lagi, Samudra pun meng iyakan karena tak mau mengecewakan adiknya tersayang.


Setelah bermain dengan keponakannya yang masih bayi itu, Samudra pun berangkat bersama Ryan. Ia sengaja berangkat cepat untuk melihat apakah karyawannya masih disiplin ataukah tidak.


Kedatangan Samudra yang awal membuat karyawan yang sudah berada di kantor gelabakan.. mereka segera menghubungi rekan masing-masing agar jangan sampai terlambat.


Sedangkan Melody dan Joko yang memang selalu datang cepat tidak tau bahwa bos besar mereka alias sang ceo akan datang cepat hari ini. Keduanya bekerja seperti biasa.. Melody bahkan asik mengepel lorong lantai 15 sambil bersenandung kecil.


Ting... bunyi lift menandakan seseorang akan keluar dari Lift.. Melody segera merapat ke dinding dan menunduk. Samudra pun melewatinya sambil kembali memperhatikan Melody yang sedang menunduk


" Benar bocah itu bekerja di lantai ini.. " ucap Samudra dalam hati begitu pula Ryan. Sesampainya di kantornya terlihat Joko yang sedang membersihkan ruangan Samudra.. ia sedang naik bangku tinggi untuk mengelap sebagian dinding kantor Samudra yang full kaca sampai atas.


" Pagi Joko.. kau masih rajin saja!! " sapa Ryan mengagetkan Joko


" Oh pagi tuan Samudra... tuan Ryan, selamat datang kembali " jawab Joko sambil turun dan mengangkat kursi hendak keluar ruangan.


" Ee pak Joko... benarkah bocah itu bagus pekerjaannya?? " tanya Samudra lagi,


" Maksud Tuan Melody... iya tuan, sudah sebulan lebih ia membantu saya di sini, pekerjaannya sangat bagus dan ia sangat rajin tuan " lapor Joko apa adanya


" Baiklah kalau begitu.. buatkan kopi seperti biasa!! " titahnya


" Baik tuan... saya permisi " Joko pun keluar, Ryan lalu meletakkan laptopnya di depan Samudra dan membukakan kamera cctv kantor, Samudra lalu mengawasi kamera cctv untuk memastikan sendiri berapa banyak karyawannya yang datang terlambat.


Ia mengawasi sambil melihat jam nya yang menunjukkan pukul 07.55 menit, tinggal 5 menit lagi...kali ini karyawan yang terlambat akan mendapat ganjaran darinya... ia paling tidak suka ada karyawan yang menyepelekan waktu.

__ADS_1


Jam 08.00 teng.. Samudra menoleh pada Ryan dan Ryan pun langsung menelfon satpam untuk menutup semua pintu masuk... karyawan yang telat tidak akan bisa masuk.


Kartika masuk dan meletakkan kopi untuk Samudra dan Ryan.


" Kartika... siapkan rapat 1 jam lagi " titah Samudra membuat kartika kaget , berarti rapat di majukan 3 jam lebih cepat, namun ia tak akan membantah seorang Samudra.. membantah sama saja bunuh diri...


" Baik tuan!! " sahutnya lalu segera keluar dan memberitahukan hal tersebut pada masing-masing sekretaris divisi.


Ryan kembali menghubungi kepala keamanan dan memerintahkan agar karyawan yang terlambat di kumpulkan di lapangan di belakang kantor. Setelah menghabiskan kopinya Keduanya turun ke lapangan diikuti beberapa pengawal Samudra.


Wajah tampan nan dingin itu tambah mengeras begitu melihat berapa banyak karyawannya yang terlambat. 25 % karyawannya terlambat sungguh persentase yang sangat besar dan itu sungguh membuat Samudra kesal.


Karyawan yang semula mengobrol kesal karena di jemur di lapangan langsung terdiam begitu melihat siapa yang datang... wajah mereka langsung saja memucat melihat wajah Samudra yang terlihat begitu kesal.


" Kalian sungguh membuatku kecewa, aku tidak mengaji kalian dengan besar untuk menyia-yiakan waktu kalian dalam bekerja. Kalian hanya punya 2 pilihan hari ini... berjemur di sini sampai jam makan siang atau gaji kalian di potong 50 % ...dan untuk besok jika di antara kalian masih ada yang terlambat... silahkan mengambil surat pemecatan kalian di hrd " sedikit ceramah yang sangat membuncah bagi seluruh karyawan yang terlambat.


Kekesalan Samudra berlanjut di ruangan rapat lantai 15...laporan yang tidak memuaskan Samudra membuat suaranya mengelegar di ruangan rapat. Joko yang melihat keadaan tersebut hanya meminta Melody membantunya di pantry saja... ia melarang Melody untuk masuk ke ruang rapat karena sedikit saja Melody melakukan kesalahan ia bisa di pecat, Joko tak ingin Melody sampai di pecat karena ia adalah anak yang baik.


Selesai membantu Joko di pantry ...Melody menyelesaikan pekerjaannya membersihkan taman balkon dan me lap kaca bagian ruangan Samudra, sementara Joko ke ruang rapat memberikan minuman dan snack rapat.


Melody asik saja bekerja membersihkan taman balkon tanpa tau kegaduhan yang terjadi di ruangan rapat... dimana Samudra mengamuk bak singa kelaparan.


Samudra meninggalkan ruangan rapat sambil membanting kursinya... entah mengapa ia sangat kesal hari ini


" Ryan... selesaikan urusan ini, aku ke ruanganku dulu... stress aku lama2 di sini!! " titahnya lalu keluar sambil membanting pintu

__ADS_1


Samudra kembali ke ruangannya... ia kemudian duduk di kursi kebesarannya sambil terus memaki kesal karyawannya, tiba-tiba matanya menangkap bayangan seseorang di dinding kaca ruangannya. Semula ia terkejut di fikirnya seseorang hendak mencoba masuk ke ruangannya oa sudah hendak menelfon pengawalnya namun ternyata itu adalah bocah ob yang sedang duduk di tangga dorong sedang membersihkan dinding kaca ruangannya.


Samudra iseng saja terus memperhatikan kelakuan Melody yang membersihkan kaca sambil menggerakkan mulutnya dengan berbagai model... apa yang sedang di lakukan bocah itu??? tanya Samudra dalam hati


Sedangkan Melody yang tidak tau jika sang big boss bisa melihat tingkahnya dari dalam ruangan ternyata sedang berlatih memperbaiki pengucapan a i u e o nya sambil berkaca


" Aaaa.... iiii.... uuuu.... eeee.... Oooo... " ucap nya berulang sambil berkaca, Melody tak tau jika Samudra dari senyum-senyum sampai tertawa ngakak melihat tingkahnya itu.


Ryan yang masuk ke ruangan Samudra terkaget mendengar bos nya itu tertawa ngakak... hal yang jarang sekali di temuinya, bahkan selama 3 bulan ini baru kali ini ia mendengar Samudra tertawa ngakak seperti itu.


" Apa yang membuat bos nya sampai tertawa ngakak seperti itu?? " tanyanya dalam hati. Mata Ryan pun mengikuti arah pandangan Samudra dan iapun melihat si bocah ob sedang nemplok di kaca sambil membuat berbagai wajah lucu membuat Ryan pun ikut tertawa geli.


Samudra yang mendengar tawa seseorang di belakangnya langsung berhenti tertawa wajahnya kembali dingin dan melotot


" Mengapa kau tertawa?? sudah kelar kerjaanmu?? " tanyanya dingin.. membuat Ryan langsung terdiam


" Beres bos.... "


" Siapkan kamarku di hotel siang ini . aku perlu pelepasan " titahnya


" Biasanya malam bos? " tanya Ryan


" Aku tak bisa malam ini, aku harus kembali ke rumah mamah " sahutnya lalu kembali sibuk dengan pekerjaannya


" Baik boss... segera!! " ucap Ryan dan segera mengambil hp nya. Mata Samudra kembali melirik dinding kacanya... namun ternyata sang bocah sudah menghilang dari kaca tersebut.

__ADS_1


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya


__ADS_2