Melodi I Love You

Melodi I Love You
63. Lebih mengenalmu


__ADS_3

Untung belum lama sosoran kingkong yang kedua tiba-tiba hp Mel kembali berbunyi, Mel langsung melepaskan<< diri dari terkaman si kingkong.. ia berjalan menjauh sembari mengangkat panggilan dari bapaknya itu


" Assalamu alaikum, iya pak " sahutnya sambil menenangkan dadanya yang berdebar


" Mel.. ini sudah hampir setengah sembilan kok belum sampe? Mel ngak papa di jalan.. hati bapak kok rasanya enggak enak ini " tanya Iwan khawatir


" Mel ngak papa pak. cuman tadi tuan bos traktir Mel makan pak " jawabnya


" Ya sudah.. bapak tunggu ya "


" Iya pak.. assalamualaikum "


" wa alaikum salam " keduanya pun menutup hp masing-masing


" Tuan ayo.. bapak sudah nungguin Mel!! " ajaknya


" Tuan... tuan bos!! " panggil Mel melihat Samudra yang terdiam sambil menatapnya


" Tuan... tuan kenapa.. jangan bilang tuan kesambet??! " tanya Melody horor, namun bukannya menjawab.. Samudra kembali menarik Melody ke pangkuannya, ia masih belum puas mencium bibir manis itu


" Tuan... ayo pulang..!! " rengek Melody... ia tak mau bapak ibunya cemas


" Tapi hukumanmu belum selesai " protes Samudra


" Haa... kan sudah tuan, kok hukuman Mel ngak kelar-kelar? " giliran Melody yang protes


" Sudah kita bicarakan lagi besok, ayo aku antar pulang " ajak Samudra.. akhirnya Melody bisa bernafas lega


Keduanya kembali naik moge, namun pikiran dan hasrat Samudra masih On fire


" Apa aku bawa aja ya dia ke hotel.. aku ingin melakukannya dengannya, ahh tornadoku sudah tak tahan ini. Tapi dia masih belum mengerti begituan.. ntar di bilang aku memperkosanya lagi, tapi aku sangat ingin.. apa ku bawa kembali ke apartemen ya, kalau di apartemen kan aku bisa pelan-pelan merayunya... tapi apakah ia mau?? " otak Samudra yang lagi panas melanglang buana ke sana kemari


" Tuan. tuan.. berhenti...!! " tiba-tiba saja Melody mengagetkan nya dari lamunan


" Ada apa Mel? " tanyanya sambil meminggirkan mogenya


" Tuan kok ngak belok, rumah Mel kan ke sana.. kalo lewat sini Ntar balik lagi ke apartemen tuan!! " protesnya membuat Sam memperhatikan jalanan ... ternyata lamunannya membuatnya ingin membawa Mel kembali ke apartemennya tanpa sadar, namun namanya juga pengusaha kawakan. .ia tak hilang akal..


" Ohh enggak.. aku mau membelikan buah tangan buat bapak ibumu, ayo itu ada toko bakery " ucapnya lalu menarik Melody memasuki toko dengan terburu-buru


" Kau pilih saja yang kau mau.. aku harus ke toilet dulu " ucapnya dan langsung mencari toilet di gerai bakery mewah itu.


Begitu memasuki toilet dan menguncinya ya... Samudra lalu bermain solo.... tornadonya sudah menegang sedari tadi.. semenjak ia mencium si bocah

__ADS_1


" Shitt... mengapa kau bangun.. padahal aku hanya mencium seorang bocah saja.. dasar kau burung ngak ada akhlak.. sekali lagi kau begini.. kupotong kau..!! " omelnya pusing sendiri karena lagi-lagi ia harus melakukan pelepasan solo 😅😅😅 ( kapok 😆😆😆...)


Selesai dengan urusannya... Samudra pun keluar, nampak Melody hanya terpaku melihat tanpa memilih


" Sudah kau pilih Mel ? " tanyanya.. Melody hanya mengeleng


" Kenapa.. ngak ada yang kamu sukai dari semua nya ini? " tanya Samudra heran


" Bukan begitu tuan.. harganya mahal semua " ucapnya pelan membuat Samudra hanya bisa menghela nafas panjang


" Kau pilih satu yang kau sukai desainnya.. ngak usah melihat harganya, kaya aku ngak punya uang aja.. " titahnya... akhirnya Melody pun menunjuk sebuah cake di depannya yang sebenarnya membuatnya ngiler tapi ia horor melihat harganya


Dengan berbekal cake.. keduanya meluncur ke rumah Melody, moge mewah itu memasuki gang sempit dengan berlahan


" Itu rumah Melody tuan!! " tunjuknya bahagia melihat kedua orang tuanya yang sudah menunggunya di bale-bale


Samudra lalu menghentikan motornya , Melody lalu turun dan membukakan pagar agar moge Samudra bisa masuk


" Assalamu alaikum!! " ucap Melody


" Wa alaikum salam... " keduanya menyahut bersamaan.. nampak wajah keduanya pun langsung lega


" Bapak ibu.. ini bos nya Mel.. tuan Samudra, tuan yang mengantar biar tau rumah Mel " ucap Mel


" Aduh... maaf tuan jadi ngerepotin tuan.. mari tuan silahkan duduk " sambut Iwan dengan ramah


" Bawa apa kamu nak? " tanya Imah melihat kotak di tangan Melody.. Melody lalu meletakkan kotak tersebut di bale dan membukanya


" Ini di belikan tuan.. buat ibu sama bapak!! " ucapnya


" Ya Allah.. ngak usah repot tuan.. sudah ngantarin... ngasih Kue Lagi, maaf kan anak kami suka merepotkan tuan!! " ucap Imah haru


" Tidak apa-apa ibu.. bapak, saya juga lagi ngak ada kerjaan " sahut Samudra


Melody kemudian masuk ke dalam.. Imah mau menyiapkan bubur jagung dan jagung yang akan di bakar, sedangkan Melody membuatkan kopi untuk Sam dan bapaknya.


" Melody anak tunggal pak? " tanya Samudra


" Iya tuan.. makanya kamu sangat menyayanginya, Mel juga anak yang baik dan penurut dengan orang tua, tapi dia sangat polos dan lugu.. harap mengerti jika ada beberapa hal yang anak kami belum mengerti tuan, apakah anak saya bekerja dengan baik tuan? " jawab Iwan panjang lebar


" Kalau masalah pekerjaan Melody tak ada masalah.. karena basicnya anaknya sangat cerdas hingga ia cepat menangkap apapun yang di perintahkan, begini pak Iwan... saya kemari sekalian mau meminta izin jika sewaktu-waktu Melody akan saya bawa bolak-balik Bandung, karena saya akan ada proyek besar di sana tak lama lagi " ucap Samudra


" Oh begitu... ya saya sebagai orang tua pasti khawatir, tapi jika pekerjaan nya mengharuskannya ke luar kota.. saya sebagai orang tua hanya bisa memohon pada tuan... " balas Iwan

__ADS_1


" Memohon apa pak? " tanya Samudra


" Saya mohon tolong anak kami di jaga, jangan sampai bergaul sampai dengan lelaki...kecuali tuan, kami takut nanti Melody salah jalan.. kami percayakan keselamatan dan kehormatan Melody pada tuan " ucap Iwan sambil menunduk


Deg... kata-kata halus tersebut serasa memukul balik otak Samudra, yang sempat berdikiran macam2 pada Melody... tanpa sadar Samudra mengelus dadanya... maaf.... batinnya


" Baiklah pak..terimakasih sudah percaya pada saya, saya juga akan mengurus paspor untuk Melody.. karena perusahaan akan mengadakan jalan2 ke luar negri dalam waktu dekat " lanjut Samudra


" Lho Melody ikut tuan.. bukannya mba Kartika tuan? " tanya Melody sambil meletakkan 2 gelas kopi untuk Samudra dan Iwan


" Kau harus ikut juga karena kau aspriku " jawab Samudra


" Horee... jalan-jalan ke mana tuan? " tanyanya antusias


" Belum di putuskan jika tidak ke Washington ya ke Jepang " jawabnya, membuat mata Melody melotot.. ia pun meloncat2 macam anak sd di beri mainan


" Beneran Mel boleh ikutan.. kyaaa.... senengnya " ucalnya sambil memeluk ibunya yang baru saja bergabung, mata elang Samudra memandangi Melody yang begitu bahagia.. entah mengapa melihat si bocah itu bahagia membuatnya juga ikut senang


" Dasar bocah ha ha " ucapnya membuat Iwan juga tertawa


" Itulah tuan.. badannya aja yang bongsor tapi kelakuannya masih anak-anak " ucap Iwan


Keempatnya terus berbincang sambil menikmati jagung bakar dan bubur jagung buatan Imah, Samudra menyukai keluarga Melody yang sederhana dan bersahaja, tak ada sama sekali usaha dari mereka untuk menjilatnya ataupun berusaha menyorongkan anaknya Melody padanya.. seperti yang sering dilakukan para relasi nya.


Inilah mungkin yang membuat Melody juga tak mata duitan.. karena orang tuanya mengajarinya dengan benar. Sampai tengah malam baru Samudra pulang, ia sangat senang bisa lebih mengenal Melody dan keluarganya.


Dalam perjalanan pulang Samudra bernafas lega.. karena tak jadi membawa Melody ke hotel... entah bagaimana jadinya jika ia sampai kebablasan.


" Aku akan memupukmu dengan sabar bocah... aku punya banyak waktu, dan saat kau matang.. aku akan memetikmu " ucapnya sambil tersenyum


Bukan hanya Samudra yang tersenyum, walaupun mendapat perintah untuk tidak mengikuti Samudra... Moe hanya memerintahkan ke 3 anak buahnya untuk pulang sedangkan ia tetap mengikuti.


Matanya melihat semua yang di lakukan oleh Samudra termasuk adegan pertukaran tadi... 😅😅


Moe turut bahagia melihat tuannya sudah banyak berubah, kini ia hanya tinggal menunggu waktu... waktu tuannya itu menyadari bahwa Melody sudah masuk terlalu dalam ke hati seorang Samudra hanya ia saja yang belum menyadarinya.


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya


Enakkk bingits.. outhor mau juga Sam


__ADS_1


__ADS_2