Melodi I Love You

Melodi I Love You
179. Penyesalan


__ADS_3

" Kenapa mas... kenapa, apa salahku ...kurangku hingga kau melakukan ini padaku hah ??" tanya Sandra dengan air mata berurai


" Ya Dandi... mengapa kau sekarang begitu, dulu kau memohon-mohon agar bisa menikahi Sandra " ucap Sakura geram, Erlan tanpa suara mendekat dan..


Bug...bug... Erlan memukul Dendi hingga Dendi tersungkur


" Tak ada maaf bagimu, selama ini juga kau tak pernah menyayangi anakmu Amira, kau selalu dingin dengan Amira jadi percuma saja untuk mempertahankan rumah tangga ini Sandra ceraikan suamimu " ucap Erlan


" huh pintar kau memutar balikan fakta Sandra, kaulah yang pertama kali memulainya kaulah yang pertama kali selingkuh dan buktinya adalah Amira " sahut Dandi sambil membersihkan darah dari ujung bibirnya


" Apa maksud Mas aku berselingkuh ?? Amira ini anakmu Mas aku tidak pernah berselingkuh dengan siapapun!!" tanya Sandra kaget


" kau tidak berselingkuh katamu? lihatlah mata Amira matanya berwarna hijau, turun dari mana warnanya itu ?? mata ibumu hitam mata papamu biru dan mengapa mata anak kita hijau dari mana asalnya jelaskan Sandra jika kau memang tak berselingkuh !! " cecar Dendi lagi


" Apa ?? jadi kau menuduh Sandra hanya karena warna mata Amira yang berbeda ?? kau sungguh bodoh Dendi , mata Amira itu turun dari warna mata papaku . papaku matanya berwarna hijau seperti Amira " ucap Erlan sangat marah


" Dan jika anda masih tak percaya bahwa Amira adalah anak Anda, ini adalah hasil pemeriksaan darah antara kalian berdua silakan anda baca sendiri Tuan Dandi agar anda lebih percaya " Ucap Moe lalu menyerahkan sebuah surat hasil tes DNA pada Dendi, Dendi membacanya dengan seksama... setelahnya ia pun terduduk lemas


" Jadi... Amira benar anakku ??" ucapnya tak percaya , Dandi langsung bersujud di hadapan Sandra


" San.. maafkan aku, aku salah paham selama ini, ampuni aku Sandra ...ampuni aku ,aku berjanji ...bersumpah tak akan mengulanginya lagi Sandra kita mulai dari awal ya Sayang maafkan mas... please !!" pinta Dandi


" Papi ahat....!!... mami angis...papi ahat !!" celetukan Amira mengagetkan semua orang, Ringgo yang sedari tadi mengendong Amira saja kaget... ternyata Amira sudah bangun, Dandi mendekat pada Ringgo


" Ngak sayang... papi ngak sengaja... sini gendong papi ya Amira.." ucap Dandi namun tangannya segera di tarik oleh Sandra


" Jadi selama ini mas menuduh aku selingkuh dan Amira ini bukan anakmu tapi anak hasil selingkuhan hah..😡😡 dasar laki-laki brengsekkkkk " teriak Sandra , ia sangat geram.. dengan kedua tangannya Sandra mencakari wajah dan tubuh Dandi tanpa di halangi yang lain... hanya sang babysitter yang menangis sesegukan merasa kasihan, Ringgo segera membawa Amira ke kamarnya... ia tak mau Amira melihat adegan kekerasan itu... kasihan sekali kamu Amira... cicit Ringgo dalam hati, akhirnya Amira kembali tertidur setelah di dendangkan lagu oleh Ringgo


Puas mencakari suaminya , Sandra menoleh pada sang pelakor yang menangis sesegukan di depan pintu... sambil berkacak pinggang Sandra mendatanginya


" Kamu suka sama suami orang... hah... rasanya lebih gurih gitu dibanding suami kamu sendiri.... silahkan ambil sana, aku sudah ngak butuh ... emangnya lelaki cuman dia apa ??" ucap Sandra kesal, dadanya turun naik saking kesalnya


" Dasar lelaki bodoh, bagaimana mungkin kau menuduh Sandra seperti itu Dandi, jika kau ragu seharusnya kau bisa diam-diam melakukan tes DNA bukan menuduh anakku yang bukan-bukan" ucap Erlan memeluk Sandra yang sesegukan, Ringgo hanya bisa memandangi Sandra dari depan kamarnya... jika di beri kesempatan ingin sekali ia memeluk dan menghibur Sandra saat ini namun apalah ia.... hanya sebutir debu 😩😩

__ADS_1


" Maafkan Dandi pah.. mah.. Dandi sangat menyesal.. Dandi Jan..."


" Aku minta cerai mas, uncle Moe urus masalah ini !!" pinta Sandra di pelukan Erlan


" Sudah mamah bilang padamu sejak dulu San, sebaiknya kau menikah dengan Ryan saja... tapi kau tetap keras kepala memilih lelaki hidung belang begini !!" omel Sakura


Deg duar duar... dada Ringgo terasa di pukul ribuan gada mendengar Sakura sangat menyukai Ryan sebagai calon mantu, ya tentu saja seorang tuan Ryan yang tampan , pintar dan sangat rajin merupakan calon suami penganti yang tepat untuk seorang Sandra... bukan dirinya yang bukan siapa - siapa ini...😔😔


" Sadarlah Ringgo, jangan berkhayal terlalu tinggi nanti kalau jatuh .. sakit nya pake bingits seperti sekarang ini " ucap Ringgo dalam hati


" Bibiii.... keluarkan semua barang Mas dari kamarku sekarang juga , jangan tertinggal satu biji pun... apapun itu !!" titahnya masih dengan mata yang penuh air mata, bergegas semua p layan wanita memasuki kamar Sandra dan melakukan perintah Sandra


" Sandra... please berikan aku kesempatan sekali saja Dan, kasihan Amira nanti besar tanpa ayah " rengek Dandi


" Biar saja Amira besar tanpa seorang ayah... daripada punya ayah tapi brengsek kayak kamu, pokoknya aku dan kamu SE...LE...SAI....!!" jawab Sandra lalu kembali duduk di sofa sambil menghapus air mata yang dah bercampur ingusnya 😂😂


Sang pelakor dan Dandi pun didudukkan di sofa di hadapan Moe dan pengacara yang baru datang setelah di kontak Moe... Moe sudah beberapa Minggu menyiapkan pembalasan untuk Dandi bersama sang pengacara


" Ngak bisa begitu dong !!" protes Dandi


" Kenapa tidak ?? sebelum anda menikah... anda tak punya apa-apa, begitupun sekarang... kami hanya mengembalikan anda ke asal anda dan jika anda keberatan kami akan melaporkan semua kejadian yang penuh bukti ini pada pihak kepolisian , so anda bisa memilih.. kebebasan atau perusahaan " ucap sang pengacara... Dandi diam tak berkutik


Saat bibi selesai mengemas barang-barang milik Dandi...


" Bi... semua barang yang berharga jangan di berikan pada Dandi, ambil nanti di jual untuk dimasukkan ke rekening Amira sebagai bentuk tanggung jawab Dandi pada anak yang tak di akuinya itu " titah Erlan, Mata Dandi hanya bisa melotot... tak mungkin ia bisa bersuara kini, puluhan pengawal sudah mengelilinginya


" Mobil dan kartu kreditmu semua kami ambil, hanya mobil milikmu sebelum menikah dengan Sandra yang bisa kau bawa... silahkan kau dan pelakor itu keluar dari mansionku !!" titah Erlan lagi sambil berkacak pinggang, ia sangat kesal dengan Dandi...


" Jika membunuh itu halal sudah kubunuh kau dengan tanganku sendiri Dandi...😡😡" kerem Erlan melihat bagaimana putri nya terluka, dengan tertunduk lesu Dandi keluar dari mansion mewah yang sudah 2 tahun itu di tempatnya... menyesal...?? tentu saja , yah yang namanya menyesal selalu di belakang ya sis... kalo di depan namanya pendaftaran 🤣🤣🤣🤣


" Mas Dandi... Maya ikut mas ... kemanapun mas pergi " ucap sang babysitter sambil meremas lengan Dandi


" Apa kau bilang... ikut denganku ?? aku kini sangat miskin, mana bisa menanggung mu juga... silahkan kau pulang ke rumahmu sendiri, good bye !!" ucap Dandi dan meninggalkan Maya seorang diri dengan mengemudi mobil tua miliknya dulu

__ADS_1


" Mas.... mas.... kau tega mas... Maaassssss !!!" teriakan Maya terdengar sampai ke ruang tamu di mana semua masih duduk terdiam


" Mah... jangan ceritakan masalah ini ke kakak dulu, biar kakak menikmati bulan madunya dengan tenang " ucap Sandra


" Ya mamah mengerti... kamu ngak papa kan sayang ??" tanya Sakura balik sambil merapikan rambut Sandra


" Iya .....Sandra ngak papa, Sandra harus kuat mah... Amira kini hanya punya Sandra..."


" Dan kami tentunya San, jangan merasa sendirian nak... masih banyak yang menyanyangimu dan Amira " ucap Erlan


" Terimakasih mah... pah....Sandra sayang mamah papah hik hik.hik !!" kembali Sandra menangis sesegukan di pelukan kedua orang tuanya, Ringgo yang bersandar di dalam kamarnya hanya bisa mendengarkan apa yang terjadi... ia tak bisa melakukan apapun karena ia bukan siapa-siapa.


Matanya memandangi Amira yang tertidur begitu nyenyak, Ringgo kemudian mengambil hp nya dan me chat Moe


" Bos.. biar Amira tidur dengan saya malam ini " tulisnya lalu Ringgopun berebah di sebelah Amira dan menariknya ke pelukannya seperti seorang papa yang memeluk anaknya sendiri.


" Mah di mana Amira ??" tanya Sandra begitu sudah tenang...


" Nona Amira tertidur di kamar Ringgo, malam ini biar nona tidur dengan Ringgo kasihan kalau di pindah lagi non " sahut Moe


" Ya sudah ngak papa... Sandra malam ini tidur dengan mamah ya... mamah temani " bujuk Sakura akhirnya Sandra pun menurut


" Tapi Sandra mau nengok Amira dulu mah.. mamah duluan aja ke kamar "


Sandra pun berjalan ke kamar Ringgo, Moe membukakan kamar Ringgo berlahan agar tak menganggu tidur Amira. Nampak Amira tertidur begitu nyenyak di pelukan Ringgo, begitu pun Ringgo membuat Sandra tersenyum melihatnya


" Yah mamah benar,asih banyak yang menyanyangi Amira.... " ucapnya lalu merapikan selimut Amira dan mengecup kening Amira juga kening Ringgo .


Yah biar malam tahun baru ini mereka tidur dengan tenang dulu ya sis... sambung lagi besok di hari dan tahun yang baru...


Met tahun baru untuk semua pembacaku... semoga tahun depan rezeki kita tambah lancar...semua sehat dan panjang umur ...love you all


__ADS_1


__ADS_2