
" Mel ngak bohong ay...selesainya juga baru tadi subuh kok " jawabnya sambil berusaha menarik selimut menutupi badannya, Namun sia-sia... Karena si soang menarik selimut tersebut dan melemparnya ke lantai, Melody hanya bisa mengigit bibirnya kini
" Trus Kenapa bilangnya 3 hari lagi baru selesai...?? apa kau tak tau betapa banyak dosamu karena berani berbohong pada suamimu ini hem...?? " cecar Samudra
" Itu... mamah yang suruh.... " jawab Melody akhirnya
" Apa...?? mamah.. kok bisa begitu, apa maksudnya?? "
" Waktu mamah memilihkan pakaian untuk Mel.. mamah berpesan pokoknya Mel harus bilang datang bulannya masih lama baru selesai, kalo ngak mamah marah sama Mel... gitu ay, Mel ngak berani dong Sama mamah... " jelasnya lagi
" Trus kamunya ngak takut kalau aku yang marah.. begitu?? 😡😡" protes Sam
" Mel sudah bilang gitu sama mamah, tapi bilang mamah.. kalo ay marah Ayang di suruh telfon mamah..gitu ay, Ay jangan marah ya sama Mel... please " ucapnya memelas tanpa sadar telapak tangannya meraba2 dada Samudra dengan tujuan agar suaminya itu tak marah padanya
" Baiklah... aku tak akan marah, tapi kau tetap ku hukum "
" Mel di hukum apa..?? boleh ngak Mel bake baju dulu.. Mel malu " pintanya memelas membuat Samudra tambah guemezzzzzzz pengen nyubit
" Ingat apapun perintahku harus kau turuti.. mengerti!! tak ada bantahan, tambah membantah tambah banyak hukumanmu!! "
" Iya.. Ay... " jawabnya takut
" Sekarang kau pilih salah satu lingerie baru ini yang kau sukai dan pakai, aku ingin melihatnya " ucapnya sambil tersenyum mesum... Melody bingung mau memilih yang mana... semua Sama saya ngak ada yang waras mah baju ini... omelnya Walaupun hanya bisa dalam hati, akhirnya ia mengambil acak saja 2 macam dan berlari ke toilet
Sementara Melody ke toilet.. Samudra mengambil hp nya lalu menelfon Sakura... setelah beberapa kali...
" Hallo.... Sam kau ini mimpi atau apa, jam berapa ini hah??!! " omel Sakura
" Kata Melody kalau aku marah, aku harus menelfon mamah... mengapa mamah menyuruh istriku berbohong?? " semprot Sam balik
" Oh sudah ketahuan ya... he he kok cepat amir, Biarin itu hukuman untukmu karena sudah membuat mamah dan papah spot jantung atas pernikahan dadakanmu itu... tit... " sahut Sakura lantas langsung menutup panggilan Samudra
" Lho di tutup ?? awas mah... Sam ngak akan belikan oleh-oleh 😡😡" omel Samudra lalu melemparkan hp nya ke Sembarang arah
" Ahhh aku sudah tak sabar melihat kesayanganku itu memakai lingerie... Apalagi seandainya Ia bisa menari dengan sexy... betapa bahagianya " ucap Samudra dah Menghayal jorse aja dia... 😅😅
__ADS_1
🐣🐣🐣🐣
Sesampainya di toilet.... Melody mencoba memakai lingerie yang berwarna merah....
" Astagfirullah... kok Mel kayak ulet bulu-bulu gini sih... hiiii geli " ucapnya lalu membuka kembali lingerienya, lalu Melody memakai yang berwarna hitam....
" Ahh Lumayan yang ini walaupun Mel macam blackpanther dari pada macam ular bulu 😂😂😂 " Melody terkekeh sendiri melihat apa yang di pakainya
" Tok.. tok.. waktumu sisa 5 detik Sayang.... terlambat huku..."
Kletek..... terbukalah pintu kamar mandi, Melody keluar dengan malu-malu... Ia merapatkan baju luar lingerienya yang panjangnya bahkan hanya seupil... sudah itu transparan lagi... jiahhh mati aja sudah.... cicit Melody , dengan wajah memerah iapun keluar
Senyum lebar menghiasi wajah Samudra yang kini duduk di sofa, Ia puas melihat istrinya yang kini nampak begitu sexy dan mengoda
" Bagus.... Bagus... sekarang hukumannya selanjutnya.. kau harus bisa mengodaku dengan sebuah rayuan.. ciuman... tarianmu... apapun itu, berusahalah.. aku menunggu " titahnya sambil bersender di sofa
Melody bingung... bagaimana caranya mengoda seorang pria, Ia belum pernah melakukannya selama ini
" Mel ngak pernah mengoda siapapun Ay... gimana caranya?? " tanyanya apa Adanya... hufff Samudra lupa... istrinya sangatlah polos dan lugu, Ia pun mengaruk kepalanya mencari solusinya.. tiba2 matanya melihat sesuatu... ahh untung Nana belum membuangnya, Samudra menarik Melody ke ruang sebelah dan menyalakan lampunya, nampaklah berdiri sebuah tiang.... Alis Melody terangkat melihatnya
" Ayang.. ini....??? " tanya Melody bingung
" Ini namanya tiang pool dance, sekarang.. jika kau bisa menari dengan mempergunakan tiang ini, aku tak akan memakanmu malam ini... Namun jika kau tak bisa.... he he aku akan memakanmu sepuasnya, bagaimana?? " tanya Samudra penuh percaya diri.. Ia yakin malam ini ia akan bisa menikmati belah durennya segera
" Ay.. ayang Yakin.. dengan janji Ayang, biasanya Ay bote " Sahut Melody sambil menyembunyikan senyumnya... belum tau dia... Mel mah kalo nari jago
" Hemmm.... cepat rayu aku Sayang, aku sudah tak sabar melahapmu " ucap Samudra..
" Baiklah.. Tapi ay janji jika Mel berhasil.. Ay akan bawa Mel jalan-jalan lagi "
" No problem... "
Melody berjalan mengambil hp nya, Ia mencari Lagu yang tepat untuk tariannya.... Melody tersenyum setelah menyetel lagu yang akan mengiriminya menari
" Siap -siap spot jantung kamu kingkong, pasti Ay ngak nyangka Mel bisa menari " ucap Melody dalam hati
__ADS_1
Lagu sudah mengalun, Samudra menanti apa yang akan di lakukan istrinya itu.... Melody berjalan berlahan menuju tiang, tangannya meraba tiang seolah-olah ingin mengenalnya terlebih dahulu, Melody memeluk tiang itu dan tiba-tiba Melody sudah berputar-putar di ruang pool dan menari dengan begitu gemulainya
Jederrrr ...bagai tersambar petei, Samudra sampai berdiri tanpa sadar melihat apa yang dilakukan Melody, benarkah itu Melody... istrinya yang lugu dan polos, bagaimana mungkin Ia bisa menari pool dance dengan begitu indahnya...
Deg.. deg... deg... dada Samudra berdetak dengan begitu cepat dan nyaring, Sam sampai menyentuh jantungnya..takut jika jantungnya akan Jatuh dari tempatnya
Melody terus menari hingga lagu usai... saat Ia akan turun menyentuh lantai, sepasang lengan kekar menangkapnya dan memeluk pinggangnya dengan posisi Melody lebih tinggi dari Samudra
" Siapa kau Sebenarnya sayang, bagaimana mungkin gadis sepertimu bisa menari pool dance dengan begitu Mahir? " tanya Samudra... Melody belum bisa menjawab.. Ia masih mengatur nafasnya... tetesan keringatnya bahkan Jatuh ke tubuh Samudra
" Ay... Mel keringatan, biar Mel Mandi dulu ya " pintanya sambil menatap ke bawah memandang mata suaminya yang juga memandanginya penuh rasa kagum.. tanda tanya... dan tentunya ***** yang membara, tak ragu lagi melihat istrinya menari dengan erotic membuatnya langsung on fire... nafasnya bahkan sudah memburu kini
" Aku mengaku kalah, kau sungguh sesuatu Sayang.... " ucapnya sambil berjalan membawa Melody ke peraduan mereka, berlahan di rebahkannya Melody di ranjang king size itu...
" Ay.. boleh Mel Mandi dulu sebe..emmmmm" kata-katanya tak bisa di teruskan karena Samudra sudah membungkamnya dengan ciuman mautnya, Melody memejamkan matanya.... tubuhnya terasa memanas dengan cepat, semua yang di sentuh Samudra terasa bagaikan terkena aliran listrik, pun saat Samudra kembali bermain dengan si kembar....
Melody hanya bisa mendesah, padahal ia sudah mati-matian mengigit bibirnya namun suara memalukan itu tak terbendung... desahannya menghiasi kamar yang Sepi... Samudra tak usah di tanya lagi, kini tak ada yang bisa menghentikan dirinya lagi.. apapun itu, termasuk janjinya tadi pada Melody... ia terus mencicipi tubuh sexy yang begitu membuatnya meradang kini.
Cumbuannya turun ke **** *, Melody semakin gelisah tak karuan... apa yang di lakukan suaminya ini... mengapa bisa membuatnya merasa begitu nyaman dan tak nyaman di Saat yang bersamaan
" Ahhhh...... ayang...... berhenti menyiksa Melllll ahhh " erangannya semakin nyaring saat lidah Samudra semakin dalam bermain dengan si v
" Ay..... sudah.. Mel mau pipis " desahnya lagi
" Keluarkan saja Sayang... Jangan kau tahan " ucap Samudra terus mencumbu Melody sampai ia merasakan puncak kenikmatan dan... mata Melody terbuka saat Ia telah merasakan basah di bawah sana
Sambung besok yo... ngak tau soalnya eps ini lolos apa ngak, ntar nulis panjang2 kagak lolos lagi
See you next eps
Jangan lupa like komen dan vote nya
Melody Saat mulai menari, sengaja di blur yo
__ADS_1