
30 menit berlalu... setelah lelah bermain dengan Ringgo, Amira kembali meminta minum susu dengan terpaksa Ringgo menelfon Sandra
" Non... Amira nya haus " lapornya
" Ya udah kamu antar Amira sampe di depan ruang timung, nanti aku keluar " titahnya
" Tapi non... saya kan laki-laki "
" Lah yang bilang kamu bukan laki-laki siapa ?? "
" Maksud saya.. ngak sopan dong kalo saya masuk itukan spa khusus wanita 😤😤, non aja keluar " jelas Ringgo
" Sudah jangan banyak protes...cepat masukkkk 😡😡😡 nanti Amira nangis !! " ucap Sandra kesal
" ya siappp non !!" sahut Ringgo takut , bergegas Ringgo pun masuk sampai ke pintu ruang spa...ia lalu menelfon Sandra kembali, tak lama Sandra pun keluar memakai baju mandi... seluruh tubuhnya berkeringat bahkan wajahnya memerah karena ia baru saja di timung
Sandra pun mengambil Amira dan duduk di sofa... lalu membuka pabrik nya , Ringgo yang sudah hapal kelakuan Sandra pun langsung menatap pelapon tanpa suara
" Go... kipasin dong... gerah nih, tuh ada koran di atas meja !!" pinta Sandra, Ringgo pun mengambil koran dan mengipasi Sandra
" Aduh... kok korannya kena kepalaku sih .. sakit, lihat ke sini ngak 😤😤😡" ucapnya sambil mencubit gemas lengan Ringgo, habis sudah kesabaran Sandra dengan kelakuan Ringgo
" Au au... iya non....ya Allah, Napa nasip saya sebegininya... ibuuuuu tolong anakmu 😭😭 " keluh Ringgo karena lagi-lagi harus melihat pabrik terbuka di depan matanya
" Yang kencang... badan aja kekar ngak ada tenaganya !!!" omel Sandra
" Ini sudah kenceng non dari tadiii..." sahut Ringgo sambil melihat ke arah pusakanya yang ngak karuan sudah rasanya... otomatis Sandra pun melihat ke arah mata Ringgo dan...
" Go go ... dasar kamu pengawal mesum...bukan itu yang di kencengin, kipasnya 😤😤😡" ucap Sandra kesal.. namun tak lama ia pun ngakak keras mengingat ucapan Moe beberapa saat lalu.
" Go... kamu itu gimana sih, lihat punya emak-emak aja ngak kuat apalagi lihat punyanya gadis apa janda, bisa meledak tuh pusaka tingting mu bha ha ha " Sandra tergelak kencang, sedangkan Ringgo bukannya marah... tambah Sandra tergelak, ia tambah pucat... gimana ngak pucat lihat pabrik terbuka yang berguncang2 karena tertawa... tangan Ringgo jadi pengen menyentuhnya.... tapi atut...🤣🤣🤣
" Ya Tuhan... mengapa cobaanku begitu berat ya Tuhan... tolong Baim eh Ringgo ya Tuhan 😭😭😭" hanya itu yang bisa diucapkannya dalam hati sambil memandangi pelapon yang tak berdosa, Sandra mengamati wajah tampan Ringgo yang memerah ... kerjain ahhh... ucapnya dalam hati
" Jangan lihat pelapon !!" ucap Sandra...
__ADS_1
" Ya non..." sahut Ringgo, ia lalu melihat ke arah dinding
" Jangan lihat dinding !!!" bentak Sandra lagi... Ringgo menarik nafas panjang
" Iya non....." ucapnya lalu menunduk melihat lantai.. membuat keringatnya menetes ke lantai
" Jangan nundukkk !!!" ucap Sandra lagi sambil menahan tawanya...
" Jadi saya lihat kemana dong non... ini ngak boleh ono ngak boleh ??" tanyanya sudah hendak menangis
" Liat Amira !! " Titah Sandra sambil menyilang kan kakinya hingga kedua pahanya terlihat sempurna
Berlahan Ringgo mengangkat wajahnya dan menatap ke arah Amira yang masih asik menyedot ASI dari pabriknya.... mata Ringgo langsung melotot melihat pemandangan nan begitu indah.... begitu sexy... begitu mengairahkan bagi seorang Ringgo, ia bagai melihat Cleopatra di singgasananya ... air liurnya betul betul menetes tanpa bisa di cegah lagi
" Nona... anda benar benar mahluk Tuhan paling sexy .... " ucapnya dalam hati
" Gimana lebih bagus kan pemandangannya dari pada liatin pelapon ??" pertanyaan Sandra membangunkan Ringgo dari keterpanaannya
" Astagfirullah..... saya mau ke kamar mandi non......!!!!" ucap Ringgo melempar korannya dan berlari mencari toilet, entahlah sepertinya pusakanya benar-benar akan meledak ini....🤣🤣🤣 Sandra ngakak sendiri sudah bisa mengerjai Ringgo
" Mince ... gimana sudah kelar tugasmu !!" tanya Naura dari apartemen Nadia... ketiga ular keket itu sudah berkumpul di TKP
" Iya nek... sudah, pokoknya ini terakhir kali ya ...yey suruh-suruh Eike, hutang budi Mince lunas nas nas nas " sahut Mince pelan takut ada yang mendengarnya
" Baiklah... aku berjanji ini yang terakhir, jangan takut aku akan mentransfer bagianmu jika sudah cair ha ha ha " ucap Naura senang, Mince pun menutup hp nya dan bergegas keluar dari dapur
Sementara itu di toilet spa...
kedua wanita bayaran Naura cs sedang berdiri mengawasi gadis berambut panjang yang akan bolak balik ke toilet, mereka akan membiusnya lalu keluar dari pintu rahasia di sebelah toilet. Keduanya sangat santai.. seolah tak akan melakukan apapun, selain membersihkan toilet
Seorang gadis berambut panjang sudah 4 kali bolak balik toilet, ia sudah sangat lelah
" Aduh.... Mel makan apaan sih kok sampe sakit perut gini , pasti gara-gara manisan nih... aduhhh " terdengar suara dari salah satu toilet, keduanya saling pandang dan tersenyum... mereka pun saling mengangguk dan menyiapkan sapu tangan yang sudah di beri obat bius, namun baru juga mau bergerak pintu kamar mandi dibuka dengan cepat...
Masuklah seorang pria dengan wajah memerah ....
__ADS_1
" Permisi.. saya kebelet...!!" ucapnya
" tuan ini spa wanita anda..."
" Saya tau... tapi kalau tidak segera di keluarkan saya bisa pingsan !!" ucap sang pria yang tak lain adalah si Ringgo... Ringgo pun langsung masuk ke toilet yang kosong....bertepatan dengan si wanita keluar
Akhirnya keduanya hanya bisa diam dulu, tak mungkin membuat target mereka pingsan dengan adanya saksi mata sang pria tadi, mau tak mau keduanya membiarkan targetnya keluar dari kamar mandi
" Ya ampun... non Sandra sengaja seperti nya mengodaku sampe pusakaku kejer-kejer gini, mau ngak mau harus di keluarin nih kalo ngak.." Ringgo mengomel di dalam toilet sambil berusaha mengeluarkan hasrat terpendamnya....
20 menit berlalu....m
Ringgo keluar dari kamar mandi dengan wajah lega... sambil tersenyum malu pada kedua wanita penjaga WC ia pun keluar dan kembali mencari Amira.
Tak lama si wanita berambut panjang kembali masuk ke toilet dengan terburu-buru... kini keduanya sudah bersiap. ... target tak akan lepas kali ini.
Kletek...begitu pintu toilet terbuka...salah seorang langsung menutup hidung Melody dengan sapu tangan yang disiapkan... tanpa perlawanan berarti ia pun pingsan. Setelah melihat ke luar kamar mandi dan tak ada orang... dengan cepat keduanya lalu mengangkat korbannya keluar melalui pintu rahasia dimana seorang teman mereka sudah menunggu di mobil.
Mobil melaju dengan cepat begitu mereka masuk.
" Kami berhasil... menuju markas !! " kode sang penculik ke hp Naura
Naura yang membacanya tertawa sangat senang sambil memberitahu ke dua rekannya
" Samudra... Samudra.... kau tunggu pembalasanku ha ha ha ha " tawanya begitu nyaring dan bahagia , betapa bahagianya Naura membayangkan tak lama lagi rekeningnya akan segera gembung kembali....
Selamat tinggal kemiskinan ha ha ha
OMG..... wait next eps
pasti lebih seru
Berhasilkan Samudra menyelamatkan kesayangannya ???
Wait and see...
__ADS_1
love you all...jangan lupa like komen dan vote kalian ❤️❤️