
Hai hai.. ketemu lagi ama mak outhor yang cetar membahenol... 😅😅 hari ini kita masih membahas kingkong and cendol ya... emang tokohnya emang mereka ya... 😂😂
Ngak tau deh kapan Melody bisa pehem kalau kingkong dah mulai bucin... tahun alif kale... sabar ya tuan kingkong, semua pasti indah pada waktunya.
Novel ini adalah novel dengan thema dan permasalahan yang paling ringan ya, walaupun sebenarnya Thor kangen banget bikin novel yang termehek-mehek... cuman Kayaknya situasi dan kondisi si dunia nyata tak mendukung secara kita sehari2 sudah cukup stress karena harus hidup berdampingan dengan si corona.. mudahan corona mampirnya ngak pake lama ya sis...
🍩🍩🍩🍩
Melody kemudian pergi ke dapur. ia mau menyiapkan sarapan untuk mereka berdua.. si kingkong pun mengekor pula ke dapur.
" Lho tuan bos ngapain ke dapur, Mel mau masak.. tuan mandi aja!! " usirnya
" Ngak.. aku lapar.. mandinya nanti aja habis sarapan " ucapnya lalu duduk di kursi yang tersedia di dapur.
Melody mengambil 3 buah telur.. lalu ia membuat telur dadar andalannya, setelahnya baru ia memanaskan nasi goreng yang di bawanya dari rumahnya. Mata Samudra terus menikmati pemandangan indah di depannya, seperti nya mengamati Melody sudah menjadi hobby barunya kini.
" Mel.. nanti di kantor kamu tandatangani kontrak kerjamu sebagai aspriku ya... setahun! " ucap Samudra..Samudra tak mau melepaskan Melody.. kontrak akan mengikat si bocah di sisinya setidaknya selama setahun ke depan , Melody nampak menghitung dengan jarinya
" Ngak bisa kurang tuan? " tanya Melody kemudian
" Maksudmu?? "
" Maksud Melody... Mel kan mau kuliah tahun depan, kalau kuliah kan ngak bisa kerja lagi tuan.. kira-kira 9 bulan dari sekarang, jadi kontraknya bisa ngak 9 bulan aja? " jabarnya... Samudra terdiam.. tak pernah tebersit di pikirannya si bocah akan melanjutkan kuliah
" Memangnya ngapain Lagi kamu mau kuliah.. kurang gaji dariku?? apa perlu di tambah?? " tanyanya lagi
" Ya kan Melody cuman lulusan smu tuan... Gimana mau punya jabatan tinggi di kantor kalau ngak kuliah " jawabnya lagi sambil meletakkan 2 piring nasi goreng di atas meja makan. Samudra pun berfikir sejenak.... sampai Melody selesai menyiapkan sarapan baru Samudra bersuara
" Sini duduk dengar dulu usul dariku, kau boleh memikirkannya beberapa hari ke depan... " ucap Samudra
" Begini.. selama kau menjadi aspriku.. aku akan mengajarimu berbagai ilmu di perusahaan, jadi setelah setahun menjadi aspriku kau kan sudah pintar.. aku akan memberimu jabatan tetap yang kau inginkan di perusahaanku tanpa perlu kuliah, bagaimana?? " usul Samudra..Melody terdiam sesaat... tawaran yang sangat mengiurkan...
" Tuan tidak bohong ?? " tanyanya sambil mengigit telunjuknya.. Samudra terhenyak melihat pose itu.. mengapa hanya dengan mengigit telunjuknya saja ia begitu terlihat sexy.. cicitnya dalam hati
" Tuannn..... kok ngak di jawab?? " protesan tersebut membangunkan Samudra dari hayalannya
" Kalau kau tak percaya... nanti akan kita buat perjanjian secara tertulis, bagaimana.. kontrak 1 tahun ya..!! " tegas Samudra...
__ADS_1
" Baiklah tuan bos.. tapi tuan jangan sering marah-marah ya he he " pinta Melody..Samudra langsung tersenyum senang
" Baiklah.. aku usahakan asal kau jangan memancingku.. ingat selama terikat kontrak kau tak boleh pacaran atau dekat dengan pria manapun kecuali aku dan bapakmu.. mengerti!! " ucap Samudra
" Mengerti tuanku... sekarang silahkan makan...!! " jawab Melody sambil tersenyum manis.. keduanya makan dengan tenang sambil sesekali berbincang... seperti inilah pagi yang di idam-idamkan Samudra, Sarapan di temani dan di layani.. walaupun bukan oleh istrinya.. namun Melody saja sudah cukup untuknya... lebih dari cukup.
Selesai sarapan...Samudra segera mandi dan berpakaian... ia kini sedang memakai dasinya, namun ia melepasnya lagi... sambil tersenyum usil ia memanggil Melody, Melody yang sudah siap di ruang tamu dengan baju kerja barunya pun melangkah ke kamar Samudra mendengar namanya di panggil
" Ya tuan.. ada apa? "
" Kemari.. ingat salah satu tugas wajibmu adalah memakaikan dasiku mulai sekarang.. mengerti!! " titahnya.. Melody hanya bisa menurut.. ia melangkah mendekati Samudra dan mengambil dasi dari tangan Samudra... namun karena Samudra begitu tinggi.. ia kesulitan bahkan untuk sekedar mengalungkan dasi ke leher Samudra padahal ia sudah pake highhill 5 cm.
" Tuan... tuan tinggi banget!! " Cicitnya, Samudra kemudian berjalan dan duduk di ranjangnya
" Kemari.. lekas pasang dasiku!! " ucapnya kemudian..Melody pun mendekat.. kini malah Samudra yang posisi nya yang terlalu rendah. Melody mengalungkan dasi ke leher Samudra.... Samudra menikmati moment tersebut, ia bisa mencium wangi tubuh Melody dengan posisi tersebut. Selesai mengalungkan dasinya.. Melody duduk di depan Samudra dan mulai membuat simpul dasi Samudra... Samudra memandangi wajah cantik di depannya itu sampai puas..Melody bukannya tak tau Samudra memandanginya terus.. tapi mau bagaimana lagi, namanya posisi saling berhadapan... namun lama-lama jengah juga ia... Melody lalu menatap mata Samudra
" Jangan terlalu lama menatap Melody.. ntar jatuh cinta lho he he " candanya memecah kesunyian
" Kalo aku sampai jatuh cinta.. kau harus tanggung jawab " sahut Samudra
" Ya kamu harus mau menerima cintaku....!! "
" Trus jadi pacarnya tuan gitu...?? " tanya Mel lagi
" Ngak.. kalo aku sampai jatuh cinta.. kamu bukan jadi pacarku tapi langsung saja kujadikan istri " jawab Samudra
" Siapa takut... he he tapi booo... onggg ha ha ha " jawab Melody sambil tertawa.. lalu keluar dari kamar bos nya tanpa dosa
" Dasar bocahhh bau kencur...kapan sih bisa konek... 🙄🙄🙄 " keluh Samudra
Mereka kini sedang menuju ke mall Arkana, seminggu ini Samudra khusus mengurusi Mall saja sedangkan Ryan akan mengurusi PT. Samudra. Derap langkah Samudra yang diikuti ke 4 pengawalnya terdengar membahana memecah kesunyian Mall.. hanya langkah kaki Melody yang tak terdengar selaras karena langkahnya lebih kecil.
" Pagi tuan Samudra... " sambut Nadia. di muka ruangan Samudra
" Pagi...!! masuk ada yang ingin kuberitahu padamu " titah Samudra, Nadia pun menurut... ketiganya masuk ke ruangan Samudra, Melody membukakan jas Samudra dan mengantungnya di tempatnya
" Nadia.. kenalkan ini aspriku namanya Melody.. ia akan menjadi aspriku setidaknya untuk setahun ke depan. Jadi jika ada masalah atau laporan yang ingin kau sampaikan cukup sampaikan ke Melody.. nanti Melody yang akan menyampaikannya padaku.. mengerti!! " ucap Samudra
__ADS_1
" Mengerti tuan " jawab Nadia.. ia tak ada pilihan selain menuruti perintah orang no 1 itu.
" kau bisa minta no hp Melody pada Moe.. sekarang keluar!! " titahnya dingin... Nadia keluar sambil mengumpat dalam hati
" Gila.. aku ini s2.. disuruh melapor sama anak kemaren sore yang cuma lulusan smu... cih lihat saja nanti kau Mel.. aku akan membuatmu menangis dengan laporan bahasa inggris, biar tuan Samudra tau siapa yang lebih baik huh " omelnya dalam hati setelah meminta no HP Melody
Sementara itu di dalam ruangan... Samudraenyuruh Melody belajar membuka laptop miliknya.. ia memberitahu semua kata sandi nya..
Setelah laptop aktif.. Melody di minta membuka email yang masuk dam membacakannya ..Melody melakukannya tanpa kesulitan yang berarti bahkan email dalam bahasa Inggris sekalipun..selesai membacakan Email.. dan membalasnya.. kini Samudra mengajari Melody membaca pergerakan saham.
" Lihat.. ini adalah saham milikku, hapalan 4 macam saham milikku ini... nah jika aku memintamu melihat pergerakan.. begini.. artinya sahamku naik jika begini artinya sahamku turun " Samudra menjelaskan seperti guru yang sedang mengajari muridnya... namun posisi Samudra berdiri di belakang Melody dan sesekali membungkuk di belakang Melody jika ia menanyakan sesuatu yang ia tak pahami di layar monitor.
Melody yang asik belajar pelajaran baru tak menyadari jika sesekali Samudra menciumi rambutnya.. saking asiknya ia dengan hal baru di depannya, bahkan terkadang Samudra sengaja menempelkan dadanya di belakang kepala Melody saat memberitahu... walaupun di bocah tak menyadarinya namun di kingkong sangat menikmati moment itu... ya iyalah namanya duda jablai 😅😅😅
Sedang asik-asiknya menikmati cium curi2nya... tiba-tiba hp Melody berbunyi... terlihat nama di atas layar
PRIA TAMPANKU
Melihatnya mata Samudra langsung melotot... ia langsung mengambil hp Melody tersebut
" Siapa ini... Pria tampanku... cowok kamu hah?? " tanyanya dengan nada tinggi
" Itu..... " belum kelar lagi sahutan Melody....Samudra sudah menekan tombol hijau di layar
" Hallo... siapa ini, berani sekali menelfon di jam kerja!! " bentak Samudra...
" Tuannn..... " protes Melody
" Apa....!! " jawab Samudra sambil melotot
Hayoooo siapa yang menelfon..??
Siap-siap deh Mel kamu kena hukuman lagi... 😂😂😂
See you next eps
Jangan ragu untuk like komen dan votee ya
__ADS_1