Melodi I Love You

Melodi I Love You
70. High volt


__ADS_3

Hari ke dua di kampung... Melody dan ibunya sudah bangun subuh tadi.. keduanya berjalan ke mushola terdekat untuk ikut sholat subuh berjamaah. Sebenarnya Melody engan ..ia masih sangat mengantuk, tapi Imah berkeras ingin ke Mushola karena kangen dengan suasana nya.. akhirnya Melody menemani Imah. Melody takut terjadi apa-apa dengan ibunya karena jaraknya lumayan jauh dari rumah.


Selesai sholat ada ceramah dari ustad dan mereka di mushola sampai terang hari. Saat mau pulang mereka bertemu dengan anak Isah yang tertua.. namanya Ahmad. Ahmad kini sudah berumur 18 tahun.. tahun ini ia akan lulus smu dan masuk kuliah di pondok nya.


Melody meminta Ahmad mengantarnya keliling kampung, sedangkan Isah dan Imah akan pulang jalan kaki. Motor tua itu membawa mereka mengelilingi jalanan kampung yang belum sepenuhnya beraspal itu. Melody sudah beberapa kali bertemu Ahmad kalau ia ikut ibunya dulu pulang kampung.. sehingga mereka mudah akrab.


Sampailah mereka di area perkebunan dan sawah. Melody meminta Ahmad memotho nya... selesai itu mereka pun Selfie berdua. Bapak ahmad pekerjaannya berkebun sedangkan ibunya membuka warung kopi kecil-kecilan.


" Itu kebun bapak!! tomat ama cabenya sudah bisa di petik" tunjuk Ahmad


" Wah... kita ke sana yuk..kita petikan ya " ajak Melody senang..keduanya lalu ke kebun dan memetik tomat dan cabe yang sudah matang.. tak lupa juga Melody tetap foto berkali-kali.


" Biar aja di bilang tuan bos katro wek, eh gimana kabar tuan ya.. kok Mel jadi kangen sama si kingkong " ucapnya dalam hati sambil memegang dadanya yang berdetak begitu mengingat si kingkong.


" Kak Mel.. ayok pulang.. Ahmad lapar!! " panggilan Ahmad mengagetkan lamunan Melody...


" Ah ngapain juga mikirin si bos.. mumpung di kampung Mel mau senang2... Iyaaa ayok pulangggg!!! " balas Melody tak kalah kencang.


Mereka pun pulang sambil tertawa2 karena kesulitan membawa hasil kebun mereka. Setelahnya mereka pun sarapan bersama dengan keluarga Isah yang tinggal di sebelah rumah nenek Melody.


" Paman hari ini mau ke kebun ngak? Mel ikut ya... mau bantu-bantu " pintanya sambil mengunyah


" Boleh.. tapi kita ke kebun durian juragan Kasman dulu ya, kita kumpulin durian yang jatuh.. tapi cape lho Mel " jawab pamannya


" Ngak papa paman.. Mel senang kok "


" Ya sudah nanti kamu naik motor aja sama paman biar Ahmad naik sepeda " sahut pamannya..


Hari ini Melody bersenang-senang di kebun durian.. ia boleh makan durian sesukanya... tak lupa ia selalu mengabadikan moment happy2 nya di hp nya.


🐼🐼🐼🐼

__ADS_1


Kita tinggalkan dulu Melody yang lagi happy-happy ya... sekarang kita menuju ke kota Jakarta yang hari ini cuacanya lagi cetar membahana.


Hari kedua... keadaan di kingkong bukannya membaik tapi tambah parah. Hari ini giliran karyawan Mall nya yang kena imbas. Ngak tau sudah berapa banyak karyawannya yang menangis kena caci maki si soang.. eh sorry si Samudra yang benar-benar lagi bad mood.


Wajahnya sangat sangar hari ini... Gimana ngak setiap melihat karyawan wanita matanya seolah melihat si cendol dari kejauhan begitu di dekati.. he he bukan.


Kalau sudah begitu langsung aja marah-marah ngak jelas.. semakin siang semakin naik voltase si soang.


Jika baru datang tadi voltase nya cuman 900 watt.. tambah siang naik dah jadi 1300 ngak tau sore ntar bisa 2500 tegangannya... πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚, entah berapa orang sudah yang kejang-kejang terkena sengatan listrik dari Samudra... πŸ˜…πŸ˜… hari ini


Rapat pun berlangsung dengan amat sangat mencekam. Ryan yang juga menghadiri tak bisa berkata-kata lagi.. ia hanya bisa memijit kepalanya yang terasa mau pecah mendengar omelan dan bentakan Samudra semenjak kemaren.


" Moe... kenapa sih bos.. kayak lagi pms aja.. parah banget?? " desak Ryan


" Apa ada hubungannya dengan menghilangnya Melody.. Melody salah apa.. ia dipecat atau tidak?? " lanjut Ryan tanpa mengetahui kalau Samudra berasa di belakangnya


" Brak.... apa masih kurang jelas kata-kataku semalam... kau sudah tak betah bekerja padaku 😈😈!!?? " bentak Samudra membuat Ryan kaget setengah mati


" Panggil saja dokter untuk memutilasi bibir lemesmu itu... rapat selesai!! " ucapnya lalu keluar dan membanting pintu ruangan... semua peserta rapat akhirnya bisa bernafas lega kini... selama rapat sudah 3 karyawan yang di buat menangis oleh Samudra.


Setelah keluar dari ruangan rapat Samudra naik ke ruangannya... ia berebah di sofa sambil membuka galeri HP nya..


" Benarkah kata Moe semalam... aku begini karena aku mencintai bocah itu?? tidak.. tidak mungkin aku mencintai bocah ingusan itu, dia sungguh bukan seleraku " ucapnya dalam hati


Flassback on


Semalam... setelah membentak Ryan... Samudra masuk ke kamar di kantornya, setelah 5 menit Moe masuk dan memberikan sebatang rokok lalu menyalakannya... ia membuka jendela mini apartemennya agar udara bisa masuk.


" Merokoklah barang sebatang tuan.. agar anda lebih tenang " ucap Moe.. ia juga menyalakan sebatang untuk dirinya. Setelah habis setengah batang.. baru Moe mulai bicara


" Tuan... apakah tuan tau mengapa tuan hari ini marah saja rasanya? " tanya Moe

__ADS_1


" Entahlah Moe... aku merasa sangat bad mood Gegara di bocah izin cuma lewat sms gitu " sahutnya sambil bersandar


" Itukan karena emergensi tuan.. ia harus berangkat malam.. entah jam berapa, saya mengantar nona saja sampai rumah jam 10 lewat.. mungkin neneknya sangat kritis di rs " sahut Moe


" Sebenarnya jika anda mau mengakui... Melody sudah terlalu jauh mengisi relung hati anda tanpa anda sadari tuan.... "


" Apa maksudmu Moe? " tanya Samudra.. ia kemudian duduk dengan tegak


" Maksud saya... anda merasa sangat kehilangan nona... karena anda sebenarnya sudah mulai mencintai nona " ucapan Moe itu pelan namun sangat menohok Samudra


" Tidak... tidak mungkin Moe... hatiku sudah terlalu hancur untuk bisa mencintai seseorang lagi " tolak Samudra... Moe hanya bisa menarik nafas panjang.. ia pun berdiri dan berjalan keluar...


" Tuan... anda fikir pintu hati anda sudah tertutup rapat untuk wanita manapun, padahal tanpa anda sadari Melody bisa menembus pintu itu dan memenuhi ruangan di dalamnya tanpa harus membukanya . Pikirkan apa yang saya katakan ini tuan... sebelum terlambat dan anda akan kehilangan nona selamanya " pesan Moe sebelum menutup pintu


Flassback Off


Mata Samudra tak bosan-bosannya memandangi beragam foto Melody yang ada di galeri hp nya


" Benarkah aku mencintaimu bocah... ? benarkah kau sudah memasuki relung hatiku yang terdalam ? apakah benar aku bisa mencintai seseorang lagi? " tanyanya sambil memegangi dadanya yang berdetak kencang kala mengingat si bocah.


Malam ini Samudra kembali tak pulang ke apartemennya... ia hanya berebah di mini apartemennya sambil memandangi foto Melody yang 2 hari lalu baru di ambilnya....


" Awas kau bocah... jika kau kembali, banyak hukuman menantimu... kau sudah membuat aku tak. bisa tidur.. tak enak makan... tak konsentrasi bekerja... kau tak akan bisa tidur nyenyak karena begitu banyak hukuman menantimu nanti " ucalnya sambil memandangi foto. cantik Melody


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya


Foto si cendol yang dipandanginya terus ma si kingkong πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ€—


__ADS_1


__ADS_2