Melodi I Love You

Melodi I Love You
96. Adik kecil


__ADS_3

Subuh nan sibuk dan heboh di rumah Melody, karena Iwan dan Imah semalam juga tak bisa tidur gegara mikirin anak gadisnya pacaran ama duda dan Melody di ganggu kingkong... asli satu rumah kesiangan berjamaah... πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


Melody bahkan ngak pake mandi cuman sikat gigi.. Ia lalu memesan ojol aja karena bapaknya sudah ngak sempat lagi mengantarnya lebih dulu


" Bapak.... ibu.. Mel berangkat duluan... Assalamu alaikummmmm " teriaknya setelah di atas motor


" Wa alaikum salam... ingat pesan bapak ibu, mas hati-hati bawa motornya!! " teriak Imah ngak kalah kenceng, sambil ngos-ngosan Melody memencet lift ke lantai atas


" Mudahan ayangku ngak marah ya... telat nya sampe 30 menit ini... ayang juga sih ganggu malam2, ngak bisa tidur kok Mel yang di ganggu huh... ya Allah mana dingin banget ini kena hujan di jalan " ucapnya dalam hati


Ting.... tandanya Ia sudah sampai, bergegas ia masuk.. dannnnn


Keadaan apartemen masih sepi pake banget tak ada tanda-tanda kehidupan


" Kayaknya si Ayang juga masih tidur ini... Alhamdulillah, berarti ngak ada hukuman yey " ucapnya riaang lalu bergegas ke dapur menyiapkan sarapan sambil membersihkan ruang tamu dan ruang tengah.


30 Menit semua Selesai... sudah jam 7 lewat si kingkong tak ada juga pergerakan. Melody memberanikan diri membuka pintu kamar Samudra, nampak Samudra masih di atas ranjang tidur sambil memeluk gulingnya. Melihat Samudra yang masih tidur begitu nyenyak akhirnya Melody membersihkan lantai kamar tanpa suara... Ia memunguti pakaian yang berceceran di lantai


" Hacimmm.... " tiba-tiba Melody bersin membuat Samudra terbangun. Matanya mencari keberadaan kesayangannya itu, nampak Melody sedang merapikan barang-barang di atas meja, tangannya dengan lincah membersihkan meja dan kaca dengan lap.


Senyum Samudra nampak terlihat, bahagianya begitu bangun dan langsung di suguhi pemandangan indah ini... ohhhh sudah tak sabar rasanya Ingin sekali selalu berdua dengan kesayangannya ini.


Samudra terus pura-pura tidur, sampai Melody mendekat ke ranjang. Begitu Melody lewat dekat ranjangnya... tangan panjangnya segera menarik tangan Melody hingga Melody terjatuh di atas tubuhnya dan hap... kedua tangannya mengunci tubuh Melody.


Melody yang kaget terdiam sejenak.. bagaimana tidak.. wajahnya begitu dekat dengan Samudra hanya 1 CM Lagi dah bersentuhan... deg.. deg.. deg


" Ayaaaang lepasin Mel... " ucapnya begitu tersadar, Namun tak mungkin si kingkong melakukannya... tangan nakalnya malah masuk ke dalam kaos Melody.. meraba mengelus pinggang nan mulus itu... lalu naik sampai ke punggung Melody


" OMG... mengapa kulitnya begitu lembut di tanganku ahhh.... Mel kau begituuuu..... "


" Ayanngggg lepas...geli.!! " ucap Melody lagi sambil bergerak-gerak meronta-ronta di atas tubuh Samudra agar bisa terlepas


" Bajumu agak basah Sayang? " tanya Samudra


" Iya kan di luar hujan.. Mel sempat kena hujan sebentar tadi , Lepasin Ayang... Mel masih banyak kerjaan !!" pintanya, namun seolah-olah tak mendengarnya... Samudra malah membawa Melody kepelukannya dan menguncinya seperti sebuah guling


" Aay.... "


" Shuutt diam... sini kuhangatkan sebentar badanmu ya... 5 menit saja, hanya pelukan aku janji!! " ucapnya... Melody pun terdiam.. Ia sebenarnya menikmati hangatnya pelukan si kingkong... ya tubuh kekar itu sangat hangat membuatnya nyaman. Melody memejamkan matanya sejenak sebenarnya Ia masihlah mengantuk... dada bidang Sam begitu nyaman di jadikan sandaran.


" Kau tau sayang... betapa nikmatnya memelukmu, mencium wangi tubuhmu, meraba Kulit Lembutmu aahhhhh seandainya aku bisa memasukimu Mel... " ucap Sam dalam hati... hasratnya berlahan mulai naik


" Udah Ayang, sudah 5 menit " ucap Melody dan bergerak hendak bangun


" Bisakah kau diamlah.. jangan bergerak, nanti adik kecilku bangun " cegah Samudra

__ADS_1


" Apa.. adik Kecil? adik ayang tidur di sini... di mana ? " tanya Melody


" Tapi perasaan nona Sandra ngak kecil kan badannya lebih besar dari Mel..kok masih di bilang Kecil? " lanjutnya ngak mengerti


" Bukan Sandra....!! "


" Trus.. siapa, Emang Ayang punya adik yang lain?? " tanya Melody


" Iyaaa..... Ada " sahut si kingkong Sambil tersenyum


" Mana....?? " tanya nya lagi


" Kamu mau Kenalan ama adik kecilku? "


" Mau.... "


" Bener...?? "


" Iya... Kenapa ngak boleh ? " kejar Melosy


" Boleh tapi janji ya ngak boleh marah "


" Iyaaa... ayo bangun sudah ayang, mana dia? Nanti dia lihat Lagi kita begini di laporin lho ama ibu bapaknya Ayang kan berabe " ucap Melody


" Sebentar tutup matamu dulu ya..!! " titahnya, Walaupun bingung Melosy pun menutup matanya


" Nah kenalkan ini adik kecilku " bisik Samudra sambil sedikit mengerang


Mata Melody langsung terbuka, Ia mengikuti arah kemana tangannya berada....


" Kyaaaaaa..........!!! " teriaknya hysteris begitu melihat apa yang di pegangnya


" Dasar Duda mesum... oh sebel-sebel... sebel plak.. plak.. plak... " Melody kaget luar biasa begitu mengetahui adik yang di maksud Samudra... Ia langsung saja memukuli tubuh Samudra dengan tangan mungilnya


Samudra hanya diam pasrah... mau gimana, wajar si bocah marah di pegangin tornado yang Lagi mengencang itu. Puas memukuli Samudra...Melody langsung ngacir keluar dari kamar Samudra. Ia langsung masuk ke kamarnya... menguncinya dan masuk ke kamar mandi.


Sambil berendam di jakuci.. Melody menenangkan nafasnya yang memburu


" Asemmm dasar duda karatan mesum , cabul bisa bisanya tangan Melody di suruh pegang itu... ihhhh geli 😭😭😭" omelnya mengosok-gosok tangan berkali-kali dengan sabun


Sementara itu Samudra pun juga Lagi di Kamar mandi.... Apalagi kalo ngak bermain solo karena tak ada lawan... πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


" Nasip... nasip.... kalo gini ngak bisa lama-lama pacarannya, buruan minta Lamar aja sama mamah...pusing aku " omel Samudra sambil. memandangi nasip adik kecilnya itu.


🌢🌢🌢🌢

__ADS_1


Selesai mandi dan berpakaian... Samudra membawa jas dan dasinya ke ruang makan. Melody nampak sedang menyiapkan sarapan di atas meja.


" Sayang...... " panggilnya.. tak ada sahutan dari Melody tandanya Ia marah


" Sa.... "


" Ngak usah sayang-sayang, Mel masih marah... dasar mesumm!! " omelnya sambil meletakkan piring agak keras


" Iyaa maaf... kan kamu yang mau Kenalan Sama adik Kecil aku " jawab Samudra sambil tersenyum.. Sebenarnya Ia sangat suka melihat kesayangannya itu merengut, wajahnya terlihat makin cantik jika memerah seperti itu


" Mel marah kok Malah senyum-senyum sendiri... dasar gelo " ucapnya tambah kesal, tak menyia-yiakan kesempatan begitu Melody melintas tangannya kembali menarik Melody dan menguncinya di pangkuannya


" Sudah.. Maafkan aku ya, cepat atau Lambat kau harus berkenalan dengan adik kecilku itu.. Karena Nanti kalau kita menikah dia akan selalu menjengukmu, pasangkan dasiku Sayang!! " ucap Samudra


" Siapa juga yang mau menikah ama duda mesum ....males!! " jawabnya sambil membuang muka


" Iya.. Duda mesum... tapi duda mesum ini sangat membutuhkan kasih sayang mu, kalau sudah ngak duda lagi... mesumnya hilang sendiri kok... sudah ya marahnya... " rayu Samudra


" Ayang sudah janji lho sama bapak... Jaga Mel " ucap Melody


" Iyaaa... kau fikir tak sulit bagiku menahan hasratku ini saat memelukmu Hemm, kalau aku tak menempati janjiku kau pasti sudah tak perawan lagi... aku akan mengajakmu bercinta terus dan terus... " Sahut Samudra


" Ya sudah.. tapi jangan begitu Lagi ya.. kalau begitu kami Mel laporin ama bapak !! " ancamnya.. lalu mulai memasangkan dasi Samudra


" Oh ya Sayang.. kabari orangtuamu tuamu, nanti malam mamah dan papah akan ke rumahmu seperti permintaan bapakmu "


" Beneran datang ke rumah?? " tanya Melody memastikan


" Iya.. kan bapakmu yang minta kemarin, agar orangtuaku yang meminta izin agar kau bisa ikut ke amrik "


" Emangnya tuan dan nyonya mau datang ke tempat sempit seperti rumah Mel ??" tanyanya lagi tak percaya


" Kalau ngak percaya ya lihat aja nanti malam, tapi supaya ibu bapakmu ngak repot..nanti sore aja baru kau beritahu.. Nanti sore kita beli kue untuk dihidangkan, Jadi ibumu ngak perlu repot-repot masak ya " jawab Samudra


Senyum nampak menghiasi wajah Melody... Ia sedang orang tua Samudra mau datang ke rumah mereka... artinya orang tua Samudra merestuimu hubungan mereka. Walau awalnya iya terpaksa menjadi pacar seorang Samudra namun lama Kelamaan rasa Sayang itu hadir memenuhi dadanya tanpa Ia sadari. Pesona, ketampanan... dan kebaikan Samudra sudah berhasil memikatnya nya juga.


" Kau senang?? " tanya Samudra melihat senyum Melody... Melody pun mengangguk malu dan cup... Samudra mengecup sekilas bibir yang sedang tersenyum Malu itu


" Ayaaang.....!! 😑😑" tegurnya


" Habis senyum2 kayak Minta cium gitu sih bibirmu ha ha!! " ucap Samudra


Dasar soang-soang... ada aja modusnya πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Okay Sambung Lagi nanti yang... Thor udah ngantukk

__ADS_1


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote nya


__ADS_2