
" Sudah.. ayo mah kita nyalon... " ajak Sandra
" Sebentar San... mamah masih ingin mengamati kakakmu.. ayo kita buntuti mereka " bisik Sakura
" Ngak ah mah.. nanti kalo kakak tau.. kita bisa di marahin mah, kata mamah jangan campuri urusan pribadi kak Sam " tolak Sandra
" Kalau kamu takut.. ya sudah.. ngak usah ikut.. duluan aja ke salon, nanti mamah nyusul " ucap Sakura lalu berjalan berlahan mengikuti Samudra
Sakura melihat Melody yang menarik tangannya berkali-kali baru Samudra mau melepaskannya...
Samudra sampai di tenan aksesoris.. Sakura tau tenan aksesoris impor tersebut milik Samudra.. Samudra masuk ke tenan nya lalu memilih beberapa aksesoris rambut wanita, setelah di bungkus ia menyerahkannya pada Melody... Melody terlihat menolak.. namun Samudra melotot.. akhirnya Melody mengambilnya. Sakura tertawa melihatnya
" Sekarang mamah tau.. kau memang menyukai gadis kecil itu Sam.. " ucap Sakura.. lalu ia pun berbalik menuju salon tempat Sandra menunggunya.
" Gimana mah.. pengamatan mamah? puas dengan hasilnya??? " selidik Sandra
" Percaya pada mamah... kakakmu sudah punya seseorang di dalam hatinya... ahh senangnya hati mamah, akhirnya wanita ular itu benar-benar sudah di lupakan oleh Sam " ucap Sandra senang
" Jadi kak Sam suka sama Nadia mah? " tanya Sandra tak nyambung
" Kok Nadia sih... itu lho si Melody "
" What...?? masa kak Sam sukanya sama anak kecil gitu, ngak salah mah?? " tanya Sandra tak percaya.. Sakura tersenyum sambil mengangkat kedua bahunya
" Jika cinta sudah datang kita tak tau kemana perasaan kita akan berlabuh " sahut Sakura
" Maksud mamah..?? "
" Ya kau lihatlah.. mamah sama papahmu juga berbeda 15 tahun, padahal dulu papahmu begitu flamboyan.. begitu banyak wanita seliweran di kesehariannya. Namun begitu bertemu mamah, papahmu langsung ngajak nikah padahal. papahmu waktu itu baru sekali bertemu mamah " kenang Sakura
" Trus mamah setuju saja kalo kak Sam ngajak tu abg nikah..? kan kita belum tau latar belakangnya mah.. nanti ular juga.. " ucap Sandra
" Kalau menurut pengamatan mamah sih anak itu sangat polos.. tak mungkin sifat nya seperti itu.. nah kalo Nadia.. itu baru ular sejati "
" Ahh yang benar mah..? mba nadia lho cantiknya kebangetan.. pintar lagi, sebenarnya kalo menurut Sandra.. mba Nadia lebih pantas untuk kak Sam " ucap Sandra
" Silahkan kau berteman dengan Nadia.. jika kau tak percaya ucapan mamah " jawab Sakura
" Ya kalau mamah ngak suka.. ya buat apa juga mah.. Sandra ngotot, teman Sandra mah sudah segudang " ucap. Sandra.. obrolan keduanya pun terhenti karena mereka menikmati enaknya sedang di creambath
__ADS_1
🍬🍬🍬🍬
Setelah berkeliling mall... Samudra kembali ke kantornya, ia dan Melody kembali disibukkan oleh pekerjaan yang segunung.. Samudra merasa senang karena Melody sangat mudah di ajari, sekali di ajari ia langsung ingat dan paham.. kini pekerjaannya jadi lebih cepat selesai.
Tak terasa hari sudah sore, kini Samudra dan Melody sedang berada di mobil dalam perjalanan pulang ke apartemen... di perjalanan Samudra meminta supir agar membawa mereka ke restoran jepang.. sudah beberapa hari ia tak makan makanan jepang, wajah Melody langsung saja cerah begitu mendengarnya
" Apakah ke restoran kemaren saja tuan?? " tanya supir
" Tidak.. ke restoran xxxxx .saja " titahnya
" Lumayan jauh tuan.. apakah tidak apa-apa? " tanya moe
" Ya.. ngak papa " sahut Samudra, mobil pun meluncur ke arah Bandung
" Lho ini kan jalan kalau mau ke Bandung tuan..? kita mau ke Bandung tuan bos? " tanya Melody heboh
" Ngak.. kita cuman ke resto yang letaknya ke arah sana " jawab Samudra
" Yahh.... kirain "
" Memangnya kalau ke Bandung kamu di kasih izin untuk menginap? aku nanti akan sering ke Bandung tapi menginap " ucap Samudra
" he he kalo ini bocah ikut kan malah enak.. aku ada yang melayani " ucapnya dalam hati
" Yah kulihat dulu performa kerja mu beberapa hari ini.. kalau bagus aku akan membawamu ke Bandung " ucap Samudra
" Yey.... tuan bos yang terbaik he he " puji Melody sambil memberikan 2 jempolnya untuk Samudra... Samudra tersenyum senang melihatnya
" Mengapa kau terlalu polos dan kekanak-kanakan bocah? jika kau dewasa saja sedikit... " rutuk Sam dalam hati
Sesampainya di resto Jepang.. Moe lebih dulu melakukan pemesanan ruangan.. setelah beres baru Samudra dan Melody keluar dari mobil... Keduanya lalu masuk ke ruangan mereka... sebuah ruangan yang lumayan lebar dengan view sore yang begitu indah. Melody duduk terdiam menikmati keindahan di depan matanya.. begitupun sang kingkong yang asik memandangi wajah cantik di depannya, menurutnya lebih asik memandangi Melody dari pada yang lain....
Tak lama berbagai macam makanan Jepang di hidangkan...sampai memenuhi meja
" Wah banyak sekali tuan, apakah tuan menunggu tamu lain? " tanya Melody
" Tidak.. makanan ini hanya untuk kita.. dan kau harus makan banyak.. biar kau lekas besar dan dewasa " ucap Samudra
" Makan banyak memang bikin cepat besar.. tapi apa hubungannya dengan dewasa tuan, Mel kan sudah 19 tahun, kan artinya sudah dewasa "
__ADS_1
" Dewasa dari mana nya?? " tanya Samudra
" Trus belum dewasa dari mana? Mel sudah bekerja.. Mel sudah ngak nyusahin ibu bapak.. kan termasuk dewasa tuan " protesnya
" Kau sudah pernah berciuman.. berpelukan... ? " tanya Samudra... Melody pun mengeleng
" Berarti belum dewasa... bocah "
" Sekarang Gimana Mel mau gitu-gitu... deler ama cogan aja ngak boleh " sahut Melody
" Gitu gitu apa maksudnya ? pegang kecoak? ha ha " tawa Sam
" Ahh tuan kok ngomong gitu sih Mel kan.... "
" Masih kecil..... ya namanya belum dewasa, ngaku aja ngapa sih " omel Samudra..Melody pun terdiam..ia tak bisa menjawab apapun lagi
" Sudah ayo makan... kalau kita bisa menghabiskan semua ini.. aku akan memberimu hadiah!! " ucap Samudra
" Apa dulu hadiahnya.. nanti tuan belikan underwear lagi.. Mel ngak mau!! " tolaknya
" Aku akan mengajarimu caranya menjadi dewasa.. bagaimana?? " ucapnya dengan senyum misteriusnya
" Ok.. tuan janjinya.. awas bohong!! " balas Melody tanpa mengerti modus si kingkong.. Keduanya lalu makan dengan lahap dan dengan sedikit perjuangan lebih akhirnya isi meja ludesss... selesai makan Samudra ke balkon dan duduk selonjor di bangku couple yang menghadap view indah di depannya, ia juga mengajak Melody duduk bersama
" Enaknya jadi orang kaya ya tuan... makan di resto yang indah begini.. makanannya enak.. pemandangannya sangat fantastis... seandainya Mel bisa bawa ibu bapak makan di sini " ucapnya , Samudra menoleh memandangi wajah Melody dengan intens...
" Yang kau pikirkan hanya orang tuamu saja, sudah jarang ada anak sepertimu Mel.. kedua orangtuamu sangat beruntung memilikimu " ucap Samudra kemudian.. Melody hanya tersenyum mendengarnya
Selesai makan merekapun kembali pulang... karena sangat kekenyangan dan kelelahan bekerja.. Melody tertidur padahal belum juga 5 menit. Moe lalu menutup kaca pembatas dengan alasan ingin merokok.. padahal ia ingin memberi ruang untuk bos nya
Melihat Melody tertidur.. Samudra lalu merangkul Melody dan menariknya ke pelukannya.. ia memberanikan diri mencium kening Melody.. sekali.. dua kali bahkan sampai 3 kali..
" Aku akan mengajarimu agar lekas dewasa bocah... dan setelah itu... he he he " senyum tersinggung lebar di bibirnya.. entah apa yang ada di pikiran Samudra, ia semakin tersenyum lebar ketika Melody memeluk perutnya dan meletakkan wajahnya di dada Samudra.
Jiahhhh Mel hati-hati!!!
Bos kingkong mu sedang merencanakan sesuatu...
Aduh. thor atutttt....
__ADS_1