
Dengan malas Sandra membuka kedua matanya...namun ia kaget saat melihat wajah Ringgo yang sedang menatapnya juga. Perasaan dia semalam tidur sudah berselimut tebal dan membelakangi suaminya itu kok sekarang ia berada di pelukan Ringgo .
Sandra segera bergerak.. ia malas ribut lagi dengan Ringgo namun tubuhnya tak bisa bergerak... ternyata Ringgo memeluknya dengan begitu erat.
" Lepas Go...!!" pinta Sandra
" Tidak San... aku tak akan melepasmu sebelum kita berbaikan. Maafkan aku ya , aku tak bermaksud menyinggungmu atau tidak mempercayaimu... aku hanya sangat cemburu " ucap Ringgo dengan tatapan penuh cinta
" Jangan pernah meragukan cintaku padamu Go... kau fikir untuk apa aku sampai mau berpisah dengan papa yang begitu kusayangi dan mengikutimu ke Jepang ?? dulu dengan papanya Amira saja aku ngak mau pisah dengan papa " ucap Sandra
" Iya... makanya aku minta maaf, melihatmu di pelukan lelaki lain selain aku membuatku menggila San... Aku janji tak akan mengulanginya lagi...please maafkan aku ya !!" mohon Ringgo
" Janji...!!"
" Iya... aku janji...!!"
" Awas kalau kau bohong, aku akan mencekekmu !!" ancam Sandra
" Iya kau boleh mencekekmu sepuasmu... jadi kita baikan ya 🥰🥰!!" tanya Ringgo dengan senyum yang misterius
" Mengapa senyummu membuatku takut Go ??" tanya Sandra
" Semalam kita kan batal program... jadi kita buat sekarang, ok he he he " ucap Ringgo dan langsung menarik lingerie yang di pakai Sandra sampai terlepas
" Go.....aku mau pipis dulu !!" potong Sandra dan hap....dalam sekali gerakan Ringgo sudah mengendong Sandra
" Aku juga mau ke kamar mandi, kita bisa bermain-main sebentar di dalam " ucapnya membuat Sandra tersenyum senang, keduanya melakukan pemanasan di kamar mandi.... namun Sandra ingin melakukannya di ranjang saja...keduanya beralih kembali ke atas ranjang.
Baru saja mau assalamualaikum... hp Ringgo berbunyi berkali-kali, mau tak mau Ringgo meraih hp nya dan menekan tombol speaker...
" Ya hallo siapa ini ??" tanya Ringgo
" Ini Alex kakakmu...aku berada di depan kamarmu, cepat mama dan papa sudah menunggu kita di mansion !!" terdengar suara Alex membuat Sandra langsung illfill saja
" Ya tunggu dulu " ucap Ringgo lantas mematikan hp nya
" Kau tau Ringgo ... aku sungguh tak suka dengan kembaranmu itu 😡menganggu saja !!" omel Sandra
" Maaf.. gimana nih kita lanjutkan apa ngak ??" tanya Ringgo
" Lanjut dong... biar aja si kucluk itu jamuran di luar he he " sahut Sandra dan.... terjadilah apa yang terjadi
Sementara itu Alex mondar mandir di depan kamar Sandra sampe 20 menit dan keduanya belum juga keluar.
" Mario..tekan bel nya !! lama sekali !!" omel Alex terus melihat jam tangannya
" Saya tak berani tuan...bagaimana jika tuan menunggu di lobby saja , biar saya yang menunggu di sini !!" sahut Mario
Mario pun pergi ke lobby dan menunggu sambil sarapan di sana.
Setelah hampir satu jam....
__ADS_1
Nampak Ringgo datang ke lobby bergandengan dengan Sandra yang nampak begitu cantik dengan atasan putih dan rok senada..wajah keduanya begitu cerah
" Maaf menunggu agak lama !!" ucap Ringgo begitu sampai
" Jangan bilang kalian baru bercinta...??" selidik Alex seraya mengangkat sebelah alisnya curiga
" Kalo iya kenapa... sama istri sendiri juga 😤😤" sahut Sandra yang bt aja begitu melihat Alex
" Haii adik ipar ku yang cantik, aku sudah Menganti farfumku... apa kau mau menciumnya ??" sapa Alex membuat Sandra langsung membuang muka
" Ringgo sepertinya aku ngak usah aja ikutan ketemu orang tuamu... !!" ucap Sandra
" Kenapa... kau takut ketukar lagi ya hehe" potong Alex
" Takut muntah 🤬🤬" sahut Sandra sambil melotot sebal pada Alex membuat Alex terkekeh
" Sayang jangan begitu dong... temani aku, aku tak PD kalau kau ngak ada " pinta Ringgo
" Okay sayangku... tapi jauhkan pria brengsek ini dariku !!" ucap Sandra
" Ow ow ow... pantas saja kau tergila-gila padanya adikku... dia segarang macam betina, pasti ganas di ranjang " celetuk Alex lagi
" Kak... jangan menganggu Sandra, nanti dia ngambek lagi... susah tau membujuknya !!" tegur Ringgo
" Silahkan Tuan Alex tuan Ringgo dan nyonya... mobil nya sudah siap!!" ucap Mario
Ketiganya lalu melangkah ke depan hotel. Terlihat sebuah limosin mewah telah terparkir menunggu mereka, Mario lalu membukakan pintu..Sandra masuk lebih dahulu lalu Ringgo dan Alex. Dalam limo didesain dengan tempat duduk yang berhadapan...terdapat juga berbagai fasilitas yang memanjakan penghuni Limosin. Sandra duduk bersebelahan dengan Ringgo sedangkan Alex duduk di bangku di depan mereka walaupun agak jauh.
Ada rasa cemburu di hati Alex melihat adikknya yang begitu beruntung mendapatkan istri yang begitu cantik, apalagi saat ini Sandra mengenakan rok di atas lutut dan saat duduk tentunya kaki jenjang dan sedikit pahanya terlihat begitu mengoda mata Alex... membuat Alex terus memandangi Sandra tanpa berkedip
" Berapa lama kalian menikah ??" tanya Alex
" Baru 6 bulan " sahut Ringgo
" Kau kemari dalam rangka bekerja atau apa ??" tanya Alex lagi
" Kemaren kami menunda kehamilan Sandra, jadi sekarang kami ke mari dalam rangka membuat baby... iya kan sayang !!" jawab Ringgo... Sandra tak bersuara, ia hanya tersenyum begitu manis pada Ringgo... lalu berebah di dada Ringgo begitu manja
" Go aku mau bobo bentar... ngantuk, nanti bangunin ya kalau sampai !!" ucapnya sambil memejamkan matanya
" Iya...sayang tidurlah muahh " jawab Ringgo mengecup kening Sandra.. tangannya mengelus punggung Sandra berkali-kali agar Sandra cepat tertidur
Alex hanya bisa gigit jari melihat kemesraan itu. Setelah lebih satu jam .... akhirnya limo memasuki pekarangan sebuah mansion besar. Ringgo berlahan membangunkan Sandra. ketiganya pun keluar dari mobil, nampak di depan pintu sepasang suami istri paruh baya telah menanti mereka. Mereka adalah orang tua kandung Ringgo
" Ya Tuhan... kalian benar-benar mirip, kemarilah nak... mama sangat merindukanmu Hua Hua Hua " tumpah segera air mata sang ibunda melihat Ringgo yang tumbuh begitu mirip dengan Alex...Haziq juga menangis tak percaya... anak yang di cari-cari selama ini akhirnya bertemu..Di hati keduanya mereka yakin adik Alex itu masih hidup... makanya mereka tak pernah mencabut berkas penculikan Alan walau sudah puluhan tahun
Setelah puas memeluk Ringgo, mereka lalu masuk ke dalam Mansion. Sandra masuk sambil melihat-lihat isi mansion orang tua Ringgo...
yah 11-12 lah dengan mansion papanya ...pikir Sandra
" Baru kali ini ya melihat mansion semegah ini, kau baru tau kalau kau beruntung memiliki mertua begitu kaya raya !!" bisik Alex
__ADS_1
" Cih.... biasa aja kalesss !!" sahut Sandra lalu menjauh dari Alex dan duduk di sebelah Ringgo
" Siapa namamu anakku ??" tanya Haziq
" Ringgo !!" jawabnya
" Aku papamu namaku Haziq dan ini mamamu namanya Maya..Mamamu asli orang Indonesia nak. Saat kau lahir kami memberimu nama Alan Haziq sedangkan kakakmu Alex Haziq " ucap Haziq masih dengan mata berkaca-kaca
" maaf pa... boleh saya bertanya bagaimana saya bisa hilang saat bayi dulu ??" tanya Ringgo penasaran, Haziq menarik nafas panjang...
" Itu semua karena keserakahan nak. Dulu papa bertemu dengan mamamu saat papa liburan ke Indonesia, kami jatuh cinta kemudian menikah. Mamamu ini memiliki ibu tiri dan saudara tiri. Awalnya mereka senang karena mamamu menikah dan akan keluar dari rumah mereka namun begitu mengetahui kalau mamamu menikahi seorang pria kaya... mereka jadi iri hati dan dengki dengan mamamu " jelas Haziq
" Setelah kau dan kakakmu lahir.. kami ke Indonesia dengan maksud agar kakek kalian bisa melihat kalian. Entah bagaimana kalian berdua di culik oleh penjahat lalu meminta tebusan . Papa memenuhi semua permintaan penculik, namun mereka hanya mengembalikan satu yaitu Alex sedangkan Alan tidak..usut punya usut ternyata dalang di balik penculikan itu adalah nenek kalian..Ia meminta ku menceraikan Maya dan menikahi adik tiri Maya , baru katanya Alan akan di kembalikan " jelas Haziq lagi
" Tentu saja papa tidak mau, papa lalu menghubungi polisi agar menangkap nenek tiri kalian itu, namun ia berhasil lari dengan membawa mu Alan juga semua uang tebusan dengan menyewa kapal pesiar... polisi terus mengejar walaupun di lautan. Saat polisi berhasil mengejar kapal tersebut dan bisa menangkap semua yg ada di kapal tapi kau tidak ada nak. Setelah di interogasi berhari-hari nenek tirimu itu baru mengaku kalau kau di larungnya di laut di atas sebuah bantal apung....sungguh ia wanita yang kejam 😡😡 " papar Haziq dengan wajah merah padam
" Kami terus melakukan pencarian terhadapmu nak... bahkan sampai saat ini berkas laporan kehilanganmu masih aktif. Lalu bagaimana dengan versi ceritamu nak... siapa orang yang menyelamatkanmu... mengapa ia tak mengantarmu ke kantor polisi setempat ??" tanya Haziq penasaran.
" Menurut cerita ibu.. bapak dulu saat melaut menemukanku terapung di laut, bapak lalu membawaku pulang ke rumah. Karena mereka tak mempunyai anak... bapak dan ibu memutuskan merawatku dan tak melaporkannya ke polisi. " jawab Ringgo
" Jadi yang merawatmu seorang nelayan nak... ?? jadi semasa kecil kau hidup kekurangan ??" tanya Maya kembali menangis
" Ya... aku sekolah sambil menjadi nelayan agar bisa membayar uang sekolah. suatu hari aku menyelamatkan seorang pria bernama tuan Moe, dia lalu membawaku ke Jakarta dan menyekolahkan ku " jawab Ringgo membuat Maya tambah mewek
" Kasihan sekali kau nak hu hu hu " tangis Maya sambil memeluk Ringgo
" Sudah mah... tidak apa-apa, buktinya Ringgo baik-baik saja " hibur Ringgo sambil menghapus air mata Maya
" Kau tinggal di mana nak..?? kau bekerja di mana ?? apa hidupmu sekarang berkecukupan saja atau bagaimana.??" cecar Maya lagi
" Aku dan istriku sekarang tinggal di Jepang, kami mengelola sebuah perusahaan di sana bersama . Oh ya perkenalkan mah ini istriku namanya Sandra kami sudah menikah selama 6 bulan !!" ucap Ringgo
" wah cantik sekali menantuku, berapa umurmu San..??"
" Saya berumur 28 tahun ma... sebelum menikah dengan Ringgo saya janda beranak satu " jawab Sandra apa adanya
" Apa...?? mengapa kau menikahi seorang wanita yang lebih tua janda lagi ??!!" tanya Maya menohok Sandra
Mata Sandra langsung melotot mendengarnya
" Wah..... baru ketemu sudah cari kelai nih mertua 😤😤" omel Sandra dalam hati
jiahhhhhh gimana nih..??
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya
Mami Sandra
__ADS_1