Melodi I Love You

Melodi I Love You
20. A Long Day...


__ADS_3

Samudra mengeser tubuhnya agar Melody bisa masuk....


" Assalamu alaikum!! " ucap Melody


" Telat ... salamnya " sahut Samudra


" Biat telat.. tetap di jawab atuh tuan bos " ucap Melody membuat Samudra mengelengkan kepalanya


" Wa alaikum salam... puas!! " sahut Samudra sambil mengerutu


" Lepas sepatumu.. itu pake sendal dalam rumah!! " titahnya menunjuk ke sepasang sendal di rak sendal.. Melody pun menurut.. namun ia tertawa saat memakai sendal tersebut


" Kenapa kau tertawa?? " selidik Samudra


" Ketahuan bener sendal minjem ya tuan he he " sahutnya sambil mengerak2kan jempolnya karena sendal tersebut kebesaran... sangat sangat kebesaran... 😅😅


" Udah ngak usah cerewet , pake saja.. bikinkan aku kopi! " titahnya


" Dimana dapurnya tuan? " tanya Melody sambil melotot melihat apartemen Samudra yang begitu mewah...nuansa cream cenderung ke coklatan dan keemasan memenuhi interior apartemen tersebut.


" Wow... sangat indah rumah anda tuan boss.... " pujinya tulus


" Apartemen bocah... sekali lagi kau bilang rumah... kuterjunkan kau dari lantai ini " ancamnya kesal


" I.. iya apartemen maksudnya... ampun tuan " koreksinya cepat


" Ayo ikut aku " ajak Samudra melangkah dengan kaki panjangnya membuay Melody jadi setengah berlari mengikutinya.. tiba2 Samudra berhenti dan.... buk.... Melody pun menabrak punggung Samudra


" Aduh.... sakit... kok berhenti tuan...?? " protesnya mengusap kepalanya


" Suka-suka aku.. mau berhenti.. berlari, kau yang seharusnya berhati2.. matamu jangan jelalatan kemana2 " tegur Samudra


" Iya tuan maaf... habisnya baru kali ini Mel liat ru... eh Apartemen he he " sahutnya sambil tersenyum malu


" Cepat bikinkan aku kopi!! " titahnya lalu duduk di bar dapurnya sambil membaca koran. Melody meletakkan tas ransel nya di lantai dan kotak bekal dari ibunya di atas meja. Ia lalu menuju mesin kopi dan mulai meracik kopi di mesin tersebut... Samudra membaca koran sambil sesekali melirik apa yang di kerjakan Melody

__ADS_1


" Tuan.. boleh ngak Melody numpang makan sarapan Melody di sini sebelum lembur, tadi Mel ngak sempat sarapan he he " izinnya sambil menunjuk kotak makanannya di atas meja


" Hemm... jangan pake lama " jawab Samudra


" Terimakasih tuan bosku yang baik hati he he " ucapnya senang


Wangi kopi segera membahana di dapur... Melody selesai menghidangkan 2 cangkir kopi di atas meja bar, satu untuknya dan satu untuk Samudra. Samudra mengerutkan alisnya melihat Melody juga membuat kopi


" Kamu bisa minum kopi?? " tanyanya


" Bisalah tuan... Mel kan sering nemanin bapak ngopi di halaman.. Mel suka kopi , tuan mau juga sarapannya Mel? " tanyanya sambil membukakan kotak sarapannya lalu mengeluarkannya dan menaruhnya di piring


" Apa itu...?? " tanya Samudra bingung melihatnya


" Masa tuan ngak tau... ini singkong rebus tuan, cobaan deh... enak banget buat sarapan " Melody lalu membagi dua singkong tersebut dan menyorongkan satu piring untuk Samudra, Samudra hanya memandanginya saja...


Melody bergegas membuka lemari dan mencari2 sesuatu..


" Ahhh dapat " ucapnya setelah mendapatkan keju.. lalu ia memarutnya ke atas singkong samudra.. lalu mengambilkan garpu dan pisau untuk Samudra


" Silahkan tuan...!! " ucapnya kemudian, tanpa malu Melody mengambil satu potong singkong di piringnya lalu melahapnya di depan Samudra... ia nampak sangat menikmatinya


Keduanya lalu menghabiskan sarapan tersebut dalam diam


" Tuan suka?? " tanya Melody sambil merapikan 2 piring kosong dan 2 gelas bekas kopi tadi


" Hemm lumayan , ayo kemari.. kau harus bersihkan kamarku terlebih dahulu " titahnya lalu berjalan keluar dari dapur, Melody pun mengikutinya . Mereka melewati ruang tengah dan ruang tamu... lagi2 mata Melody melotot melihat keindahan dan kemegahan apartemen Samudra.


Kletek..... bunyi Samudra membuka pintu kamarnya, ia mempersilahkan Melody untuk masuk


" Ya amplop.... si komo lewat sini juga ya tuan " ucapnya melihat kamar tidur mewah milik Samudra yang acakkadul ngak karuan


" Ya dia lewat sekalian sama mamanya bapaknya... bersihkan!! " sahut Samudra sambil tersenyum miring


" Ha ha... siksaanmu di mulai bocah " ucapnya senang sekali walau hanya dalam hati... Samudra membuka ruang fitnesnya yang terhubung dengan kamarnya , bahkan tembus pandang karena di kelilingi kaca bening... ia lalu naik ke atas treadmill dan mulai berlari

__ADS_1


" Jangan melamun... mulailah bekerja bocah!!! " titahnya berlari sambil memperhatikan Melody. Melody segera mengambil keranjang lalu menganti spray ranjang terlebih dahulu dan membawanya ke ruang mesin cuci dan langsung mencuci nya. Lalu ia kembali lagi dan memasang spray yang baru... ia bekerja tanpa menyadari jika Samudra memandanginya. Tubuhnya yang lumayan berisi dan putih bersih nampak begitu indah di pandang dari sisi manapun.


Selesai dengan ranjang, Melody kembali mengambil keranjang dan berlahan memunguti pakaian yang berserakan di lantai.. di sofa bahkan di meja... tiba2...


" Aaa..... maluuuu " teriak Melody saat tangannya menarik sesuatu dan ternyata itu adalah cd milik Samudra, segera Melody melemparnya ke keranjang


Samudra hanya tersenyum melihatnya


" Ha... ha... ha... rasakan kau " tawanya dalam hati.. tidak hanya satu, Melody sudah memunguti 5 cd dan seperti nya masih akan ada, belum lagi kolor. Setiap kali memunguti jeroan itu... bibir Melody langsung monyong.. matanya melotot memandangi Samudra dari kejauhan


" Dasar.. tuan bos jorse...wajah saja yang tampan.. tapi kelakuan ihhhh " omelnya sambil terus memunguti pakaian yang sepertinya memang sengaja di hambur oleh tuan raja itu


" Aku mendengarmu bocah.... " suara Samudra membuat Melody kaget bukan kepalang


" He he... ngak kok tuan, bercanda " ucap Melody seraya membentuk jarinya memberi tanda Peace pada Samudra


Akhirnya acara pungut memungut selesai, Melody membawa semuanya ke mesin cuci dan memasukkannya setelah mengeluarkan cucian sebelumnya. Dengan susah payah akhirnya ia bisa menjemur bedcover dan teman2nya.


Keringatnya mengalir namun ia tak bisa berhenti, karena seisi apartemen harus di sapu, dipel lalu disedot dengan penyedot debu. semua pekerjaan dilakukan oleh Melody tanpa beristirahat, akhirnya nya jam makan siang Ia pun selesai membersihkan kan seluruh bagian apartemen Samudra. Samudra puas dengan pekerjaan melodi, ia lalu memesan pizza untuk makan siang mereka.


Ting tong ting tong.. bel pun berbunyi, melodi membukakan pintu . Nampak seorang pengantar makanan online berdiri didepan pintu membawa sekotak besar pizza.


" Benar ini apartemen tuan Samudra? " tanyanya.. Melody pun mengangguk, pria itu lalu memberikan kotak pizza pada Melody


" Tanda tangan di sini mba " pintanya... Melody meletakkan kotak besar pizza lalu menandatanganinya. Selesai lalu Melody membawa nya ke ruang makan. Melody mencari Samudra untuk memanggilnya makan siang


" Tuan... Pizzanya sudah datang " panggilnya, nanun tak ada sahutan dari Samudra.. mungkin tuan sholat.. pikirnya, Melody pun lalu mengambil ranselnya.. mengeluarkan mukenanya dan memakainya setelah berwudhu. Untuk mencari arah kiblat ia memakai aplikasi muslim. Karena tak berani memasuki kamar tamu... Melody akhirnya sholat di ruang keluarga.


Samudra yang selesai mandi.. mencari-cari keberadaan Melody, ia masih ingin menghukum gadis nakal itu. Langkahnya terhenti melihat Melody yang sedang melakukan sholat di ruang tengah, tanpa sadar ia hanya berdiri dan memandangi Melody sampai gadis itu selesai berdoa.


Bahkan saat Melody membuka mukenanya dan melipatnya... Samudra tak juga bergerak, ia tambah terdiam melihat rambut panjang Melody yang terurai panjang karena cepolannya terlepas saat melepas mukenanya. Rambut panjang itu sangat indah, baru kali ini ia melihat rambut gadis itu terurai... membuatnya terlihat berbeda.


See you next eps


Maaf kalau lambat up... outhor lagi sibuk pake bingits ya sista, harap bersabar

__ADS_1


Ini penampakan apartemen Samudra



__ADS_2