Melodi I Love You

Melodi I Love You
49. Melelahkan tapi Bahagia


__ADS_3

Selesai berbelanja dan menyusun perabotan dapur di mini apartemen.. keduanya lalu pulang ke apartemen Samudra.. mereka naik lift tidak melalui lobby tapi melalui lorong rahasia lain..


" Wah hebat ya apartemen tuan ada jalan lainnya?? " ucap Melody takjup


" Mulai besok kau lewat sini saja.. langsung terhubung dengan apartemenku jadi tak usah lewat pintu depan lagi... fasilitas seperti ini hanya ada 5 unit di sini.. ya yang memiliki apartemen termewah saja " jelasnya dengan bangga..Melody kembali bertepuk tangan.. ia benar2 takjub kali ini


" Berarti uang tuan benar-benar banyak ya.. tuan karena bisa membeli unit apartemen termahal " ucapnya


" Tentu saja.. " ucapnya lagi


" Wow... hebat sekali.. kita langsung sampai di ruang tamu tuan!! " kicaunya lagi begitu pintu lift terbuka.. Samudra hanya tersenyum


" Hilangkan sifat katro mu itu bocah!! jangan sesekali kau tampakkan jika kau mendampingiku menemui clien, aku akan menghukummu " tegur Samudra


" Iya tuan raja... ini pakaian Mel kenapa di bawa ke mari tuan? " tanya Melody lagi


" Kau susun semua pakaian dan yang lainnya di kamar tamu, aku meminjamkannya padamu selama kau menjadi aspriku ..jadi kau dari rumah mu memakai pakaian biasa saja " jawab Samudra..


" Baik tuan.. Mel mengerti..!! " sahutnya lalu membawa barang2nya ke kamar tamu karena begitu banyak akhirnya Samudra pun membantunya


Melody membuka lemari pakaian di depannya... ia hendak mengantung pakaian kerja yang mereka beli tadi..


" Aaaaa..... maluuuu.... " teriaknya lalu menutup kembali pintu lemari dan menyenderinya.. wajahnya segera memerah


" Ada apa lagi bocah?? " tanya Samudra


" Ngak tuan.. ngak papa!! " sahutnya


" Minggir.. aku akan membantumu menatanya !! " titahnya.. namun Melody menggeleng


" Ngak usah tuan.. Mel bisa sendiri kok " tolaknya


" Mengapa kau suka sekali membantah.. buka pintunya!! " titahnya ulang.. berlahan Melody pun minggir..


Samudra segera membuka lemari dan mengambil semua kastok yang kosong di lemari...ia tersenyum melihat berpasang underwear yang tergantung di lemari itu.. Samudra pun mengambilnya sepasang


" Ini yang membuatmu malu.. bocah?? " tanyanya sambil tersenyum usil, Melody segera merampas underwear tersebut dari tangan Samudra


" Tuan ngak Malu apa.. pegang2 punya perempuan gitu.. ihh dasar mesum!! " ucapnya malu


" Untuk apa malu.. aku sudah sering melihat wanita memakainya.. banyak wanita dengan ukuran berbeda.. dan ukuranmu itu bukan seleraku bocah!! " jawab Samudra sambil memandangi area dada Melody.. Melody menyilangkan kedua tangannya di dadanya...


" Tuan ahhh... kok ngomong vulgar gitu sih sama bocah, Trus siapa yang belikan underwear nya.. kok banyak sekali tuan , untuk apa?? " tanya Melody

__ADS_1


" Aku memilih sendiri semua underwear ini saat kau memilih jaket untuk bapak ibumu tadi, semua warna ada jadi kau harus memakai sesuai dengan pakaian kerjamu.. mengerti!! "


" Mengapa harus begitu tuan..? kan ngak keliatan juga, biar pake warna apa juga ngak masalah " jawab Melody


" Ikuti aturanku young lady.. aku suka keselarasan " ucap Samudra sambil menyusun baju kerja yang sudah di beri kastok oleh Melody


" Tu...tuan... beneran nih harganya segini mahal .." ucapnya bergetar melihat harga salah satu atasan kerjanya...


" Hemm.. tak usah kau pikirkan "


" Tapi harganya sangat mahal tuan.. "


" Kau akan mendampingiku kemana2 Mel.. tak mungkin kau memakai barang murah, aku akan di tertawakan oleh clien ataupun rivalku.. mengerti, kau akan bertemu dengan orang2 kalangan atas.. maka rubahlah gaya hidup dan seleramu mulai sekarang " nasihat Samudra.. Melody hanya bisa terdiam.. sanggupkah ia mengikuti gaya hidup seorang Samudra..??


" Tapi.. nanti uang gaji Mel habis dong buat bayar utang baju-baju ini... percuma dong Mel naik gaji tuan bos hik hik hik " cicitnya


" Kau tak perlu membayarnya.. aku iklas membelikan ini semua untukmu dengan satu syarat...!! " ucap Samudra.. mata Melody langsung membulat senang mendengarnya.. ahhh gajinya utuhhhh 😱😱cicitnya senang


" Apa itu tuan bos..?? " tanyanya dengan semangat


" Mulai sekarang kau tak boleh membantah perintahku dan beri pengertian kedua orangtuamu bahwa jam kerjamu mengikuti jam kerjaku sekarang.. sesekali bahkan kau tidak bisa pulang ke rumahmu.. mengerti!! "


" Siapp mengerti tuan bos..!! " jawabnya tanpa pikir panjang


" Ha ha ha Mel.. Mel... Mall itu milikku 50% tenan di dalamnya adalah milikku, barang secuil ini tak akan mengoyangkan rekeningku.. begini saja kalau kau merasa tak enak. bagaimana jika kau memijiti badanku.. aku merasa sangat lelah.. bagaimana?? " ucap Samudra


" Baiklah tuan bos.. sebagai rasa terimakasih Mel.. Mel akan memijat bos.. pijatan Mel enak lho... bapak aja bilang.. tangan Mel lebih keras dari tangan ibu he he " ucapnya sambil mengancingkan lengan bajunya


" Mau pijit di mana tuan?? "


" Kita kedepan tv saja.. aku mau sambil nonton tv " keduanya lalu beranjak ke ruang tengah di depan tv.. Samudra lalu duduk di sofa, ia membuka jasnya dan juga hem nya.. kali ini Mel sudah tak lagi malu melihat dada telanjang Samudra..sudah beberapa kali ia melihatnya saat membersihkan apartemen Samudra.


Melody membalurkan minyak zaitun ke leher dan bahu Samudra.. lalu iapun mulai memijatnya...


" Tangan bocah ini memang enak memijat tak kalah dengan tangan para therapis yang biasa memijatku.. " ucap Samudra dalam hati, selesai dengan bahu dan leher.. Melody duduk di sebelah samudra dan memijat jemari Samudra... ia nampak tertawa-tawa sendiri


" Hei bocah mengapa kau tertawa melihat jemariku... kamu mikir jorok ya!! " tegurnya sambil mencoel kening Melody


" Jiahhhh siapa juga yang mikir jorok.. tuan lihat deh.. telapak tangan tuan ama jemarinya besar banget.. tangan Mel cuma separuhnya... kalau di sandingan kayak gini tangan tuan kayak tangan raksasa he he he " jawabnya sambil cengegesan


" Dasar bocah.. kirain apaan, bukan tangan aku yang besar kamunya aja yang kurang gizi " sahut Samudra


" Ya enggaklah tuan.. body Mel sudah ideal lho.. memang badan tuan yang tinggi besar seperti kingko...he he ralat ngak jadi " ucapnya sambil menutup mulutnya.. takut keterusan

__ADS_1


" Apa ..?? kamu mau bilang aku seperti kingkong.. awas kalau kau berani mengolokku seperti kingkong ku peluk terus kukeremes kamu biar semua tulang kecilmu patah.. mau!! " ucapnya keky


" He he ngak tuan bos.. peache ✌✌Mel belum pacaran.. belum nikah... belum mau mati dulu.. he he " jawabnya takut


" Good girl.. sekarang injak-injak saja belakangku... badanku sakit semua , aku tak sempat ke spa!! " titahnya lalu langsung tiarap memasang punggungnya.. dengan senang hati Melody melakukannya he he kapan lagi bisa menginjak-injak bos besar... ucapnya geli sendiri


Belum juga 10 menit ..Samudra sudah tertidur.. rupanya ia benar2 lelah... setelah di rasa cukup.. Melody juga berebah di sofa di atas Samudra.. ia juga sangat lelah hari ini.. namun hatinya bahagia.. banyak rezeki di dapatnya hari ini.. Alhamdulillah


Keduanya sama-sama tertidur dengan pulasnya , setelah satu jam... kantong celana Samudra bergetar.. ada telfon entah dari siapa.. Samudra pun meraih hp nya


" Hallo.. siapa ini...?? " sahutnya masih dengan mata terpejam


" Hai Sammmmm... oma Miss you!! " suara neneknya terdengar, membuatnya langsung membuka matanya


" Oma Maghda..?? tumben oma menelfonku " ucapnya sambil mengeliatkan badannya.. matanya tak sengaja melihat ke arah Melody yang tengah tertidur di sofa dan menghadap ke arahnya


" Ohh si cute.. " ucalnya tanpa sadar


" Sammmmm.... you say oma cute...?? " tanya Maghda


" Oh no oma.. Sorry, I Am not speak to you.. ada apa oma menelfon Sam? "


" Kau curang Sam.. kata Mizumi kau lama di Jepang.. kau sudah lupa padaku, berapa tahun kau tak kemari Sam!! " protes Maghda lagi


" Sam akan kesana nanti oma, kalau Sam ada waktu " jawab Sam


" Bagaimana perasaanmu saat ini Sam.. kau merasa lebih baik kini?? kau sudah tak menangisi wanita ular itu kan? " tanya Maghda lagi


" Ya oma.. Sam sudah baik-baik saja sekarang, oma tak usah khawatir " jawab Sam. Setelah beberapa saat Samudra pun selesai berbincang dengan omanya.. dengan janji ia akan mengunjungi Amerika secepatnya.


Kini Samudra mendekat ke sofa dan duduk di sofa yang sama dengan Melody.. ia memandangi wajah cantik yang sedang terlelap itu. Jarinya tak sadar menyentuh bibir Melody yang sedikit terbuka...


" Benarkah bibir ini belum ada yang lernah menyentuhnya..menciumnnya?? aku belum pernah berciuman dengan anak perawan, apakah rasanya berbeda?? " tanyanya dalam hati


Rasa penasaran membuat Samudra menunduk mendekati bibir sexy yang sedikit terbuka itu, semakin dekat.. semakin dekat.... deg deg deg.. Samudra sampai bisa mendengar bunyi detakan jantungnya sendiri saking sunyinya...


Jarak bibir sexy itu hanya beberapa cm saja... hembusan nafas Melody bahkan sudah terasa di wajahnya.....


Berhasilkah si kingkong mencium si bocah...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Jiahhhhh Sam.. Sam... sudah sana ke hotel aja.. kasian tuh bibir masih orisinil....bau kencur.. πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya

__ADS_1


__ADS_2