Melodi I Love You

Melodi I Love You
98. Quality time


__ADS_3

Selesai rapat Samudra kembali ke ruangannya... Ryan pun mengekor, Ia masuk ke ruangan Samudra dan menguncinya dari dalam


" Ada apa Ryan... Ada yang perlu kutandatangani?? " tanya Samudra melihat Ryan mengikutinya. Ryan duduk di depan Samudra dengan wajah marah


" Tuan... berapa tahun sudah saya bekerja dengan anda? " tanyanya


" 9 tahun? apa lebih , mengapa.. kau minta naik gaji? " tanya Samudra tak mengerti


" Naik gaji...?? tuan... segitu saja saya di mata anda?? " tanya Ryan tambah kesal


" Apa maksudmu.. mengapa kau marah padaku ? "


" Tuan... saya mendampingi dan menemani suka duka anda selama ini semenjak tuan baru memulai membuka perusahaan ini , saya sudah melihat bagaimana anda hancur lebur dan melaluinya bersama anda selama ini, dan kini saat ada kabar bahagia anda tak mau berbagi padaku ?? saya bahkan harus tau dari tante?? " ucapnya mengeluarkan unek2nya.


Samudra menarik nafas panjang sambil memandangi Pelapon ruangannya, benar apa yang dikatakan Ryan... tapi jika aku memberitahunya sekarang ia pasti Ryan akan mengolokku....


" Baiklah aku akan menjawab satu pertanyaanmu " ucap Samudra


" Benarkah tuan malam ini akan melakukan lamaran dan tak memberitahuku... tuan sangat tega !! " tanyanya masih kesal


" Jawabannya tidak... malam ini mamah hanya akan berkenalan dulu dengan keluarga.. itu saja " jawab Samudra jujur


" Tuan tidak bohong ? "


" Tidak " sahutnya lagi


" Siapa pacar anda? " tanyanya lagi


" Maaf Ryan... kau sudah melewatkannya kesempatan bertanyamu.. aku sudah memberi kesempatan padamu tadi " Sahut Samudra


" Tuannn...... " rengek Ryan


" Ryan... time is money, jika aku jadi menikah aku akan memerlukan banyak uang..bekerja keraslah menghasilkan uang yang banyak, aku akan memberitahu namanya sebelum berangkat ke America.. aku janji " ucap Samudra


Mau tak mau Ryan pun harus puas dengan jawaban Samudra... Ia pun keluar dari ruangan Samudra, Begitu menutup pintu dan berbalik Ia kaget... semua penghuni lantai 15 berkumpul dan menatapnya


" Mengapa kalian berkumpul di sini?? " tanyanya kaget


" Jangan pura-pura ngak tau... katakan siapa calon nyonya muda kita?? " todong Kartika yang di angguki semua, Ryan menarik nafas


" Mau tau banget?? " tanyanya... kembali semua mengangguk


" Tanya saja sendiri.. aku sudah bertanya dan tak mendapat jawaban, apa perlu kuketukkan pintunya untuk kalian?? " jawab Ryan bersiap mengetuk pintu ruangan Samudra ...dan semua langsung menghilang dalam hitungkan detik


Sementara di Kantor sibuk kepo mencari tau siapa kekasih tuannya saat ini... Sakura dan Melody memasuki sebuah supermall di Jakarta, tempat yang pertama di datangi Sakura adalah sebuah gerai kue dan bakery ekslusif ....


" Cantik... pilihlah beberapa Kue yang kira2 disukai orang tuamu ! " titahnya , Melody pun memandangi kue2 cantik yang terpajang di etalase


" Yang itu mah... " tunjuknya pada sebuah kue yang atasnya penuh buah


" Yang mana lagi.. masa satu aja "


" Emm Sama itu mah " tunjuknya Lagi, Sakura lalu meminta Pelayan membungkusnya 2 kue tadi plus beberapa lagi kue pilihannya.


Selesai dengan kue mereka memasuki sebuah butik..sakura membelikan beberapa pakaian untuk kedua orang tua Melody


" Kok bapak ibu di belikan pakaian mah.. untuk apa?? " tanya Melody bingung

__ADS_1


" Habisnya di belikan apa dong.... Sam bilang mamah harus bawakan buah tangan malam ini " jawab Sakura


" Kan Kue tadi sudah lebih dari cukup mah... mamah bahkan membeli parcel buah dan kue kering " ucap Melody


" he he gitu ya.... habis mamah seneng banget, mamah takut nanti Sam marah kalau kurang... sudah biar aja sudah toh sudah di bayar, sekarang kita nyalon yuk... mamah sudah lama ngak nyalon " ajak Sakura dan menarik Melody memasuki sebuah salon langganannya


" Tolong lakukan perawatan menyeluruh untuk calon menantuku... rambutmu mau di warnai sayang? " tanya Sakura


" Terserah aja mah... " jawabnya patuh


keduanya lalu melakukan perawatan spa


" Cantik... nanti kalau sudah menikah dengan anakku, seminggu sekali kau harus kemari ya..tenang saja mamah yang tanggung, Kau harus merawatnya tubuhmu dengan baik agar Samudra senang " ucap Sakura, Melody diam saja


" Ngomong-ngomong kapan kalian rencananya mau menikah? " tanya Sakura


" Ha.... apa... menikah?? , ngak tau mah pacaran aja belum lagi seminggu " sahut Melody


" Ngak usah lama-lama pacarannya, Sam kan sudah dewasa..kamu juga sudah cukup umur, kalau keluarga sudah Setuju sebaiknya secepatnya menikah " nasihat Sakura..kembali Melody hanya bisa diam


Tak lama hp Sakura berdering....


" Hallo.... "


" Mah... kok lama banget? Masa beli buah tangan aja sampe berjam-jam, kembalikan Melody.... " omel Samudra


" Mamah lagi perawatan di salon ama Melody.. sudah Jangan ganggu kami, kau kerja saja cari uang yang banyak buat persiapan lamar anak gadis orang .. Nanti mamah antar kalo dah kelar " Sahut Sakura lalu mematikan HP nya


" Menganggu saja, ngak tau apa mamah lagi quality time ama calon mantu mamah yang cantik ini... iya kan sayang!! " omel Sakura... Melody hanya tertawa melihat tingkah Sakura


" Mah... tuan vc boleh Mel angkat? " tanyanya


" Kok panggilnya masih tuan, biasanya kalo berdua kamu panggil Sam apa ? " tanya Sakura... Melody langsung mengigit jarinya malu


" Panggilnya...... a... a.. "


" Aa....?? " potong Sakura, Melody mengaruk kepalanya....


" Bukan mah.... tuan minta di panggil a... Ayang " jawabnya akhirnya


" Ow Ow so sweettt.... ya gitu dong masa panggilnya tuan, mulai sekarang ngak boleh lagi ya.. ingat itu!! " pesan Sakura


" Angkat sudah tuh... baru di bawa sebentar sudah kebakaran jenglot tuh anak "


" Jenggot kali mah.. bukan jenglot ha ha " ralat Melody


" Kan Sam ngak ada jenggotnya ha ha , sudah angkat cepat !!" Melody kemudian mengeser tombol hijau di layarnya


" Sayangggg... Kangennnn!! " suara manja nan lebai Samudra langsung terdengar, membuat wajah Melody memerah


" Ihh apaan sih, malu tuh ada mamah di samping !!" bisik Melody


" Biarin... Mahhhhh.... balikin sayangkuuu!! " Samudra Malah berteriak membuat Melody kalangkabut mematikan vc Samudra, Karena suara Samudra membahana di dalam salon


Sakura tergelak mendengar suara Sam yang begitu prustasi...


" Pantasan mati-matian dia meminta mamah Minta izin pada orangtuamu agar mengizinkanmu ikut Liburan, Baru pisah sebentar aja dah kayak cacing kepanasan ha ha ha " ucap Sakura tertawa geli bercampur bahagian

__ADS_1


Berarti anaknya sudah benar-benar move of.... Alhamdulillah, apa sekalian aku lamar aja ya malam ini ..??.sepertinya Samudra sudah sangat cocok dengan Melody.... pikir Sakura, tak lama jemari lincahnya asik Ketakketik entah apa yang di lakukannya dengan layar HP nya.


Puas menghabiskan waktu dengan Melody jam 3 sore baru Sakura mengantar Melody ke Mall Samudra karena sudah puluhan kali Samudra menelfonnya bahkan sampe mengancam mau menyusul. Sakura membelikan banyak barang untuk Melody.. terutama pakaian kerja dan pakaian yang akan di bawanya berlibur, Sakura Sengaja memilihkan baju2 yang rada sexy... entah apa maksudnya... 🤗🤗🤗


Kletek.... bunyi pintu ruangan yang terbuka, nampak di ruangan Samudra sedang berlangsung rapat terbatas yang di hadirin hanya beberapa orang saja


" Assalamu'alaikum " ucap nya.. semua mata memandang Melody yang penampakannya sudah berubah... Rambutnya berwarna dan terlihat begitu indah... pakaiannya baru dari atas sampai bawah.. belum lagi wangi tubuhnya yang tercium begitu pintu terbuka


" Wa alaikum salam.... rapat bubar " titah Samudra sambil memandangi Melody tak berkedip


" Tapi kita belum menemukan titik temu nya tuan " protes Nadia


" Lanjut besok... bubar kataku...!!! " bentaknya kesal.... semua langsung ngacir mendengar bentakan Samudra termasuk Nadia.


Mata Nadia melirik sirik pada Melody yang berdiri di pintu


" Huh dasar penganggu!! " omelnya jengkel dalam hati, setelah semua keluar Melody lalu menutup pintu


" Kemari kau....!! " titah Samudra sambil membuka jas dan melepaskan dasi dari lehernya ...Melody hanya bisa menurut


" Sini duduk ..!! " titahnya sambil menepuk pahanya


" Mel ngak dihukum kan?? " tanyanya takut... Ia ngak mau di sosor lagi


" Ngak.... sini.. tadi katanya melakukan perawatan, aku hanya ingin memeriksanya betul apa tidak " jawab Samudra


" Ya Betul lah.. masa mamah bohong ?! " jawab Melody.. Namun ia tetap duduk di pangkuan Samudra... Samudra membelai rambut panjang Melody lalu mencium ujung rambutnya


" Di apain tadi rambutnya? " tanyanya


" Di rawat ama dirimu warnai.. Ayang ngak marah kan?? "


" Ngak.... terus wajahnya perawatan juga ngak? " lanjutnya sambil membelai pipi mulus Melody.. Melody pun mengangguk


" Luluran juga ? " tanya Samudra lagi


" Iya... ama di timung " tangan Samudra meraba Kulit tangan Melody lalu turun ke pahanya...


" Ayang.. Jangan geli!! " tegur Melody berusaha menjauhkan tangan nakal itu dari pahanya... tangan itu menjauh dari paha namun naik ke pinggang Melody.. dengan lincahnya kini tangan Samudra sudah meraba Kulit punggung Melody


" Aku sangat rindu.. boleh aku memelukmu Sayang... hanya memeluk janji " pintanya sambil memandangi manik mata Indah Melody... melihat mata Samudra yang memohon membuat Melody kasihan


" Tapi tangannya Jangan nakal... ya " jawabnya, Samudra segera mengeluarkan tangannya lalu menarik pinggang Melody agar bisa memeluknya erat... wajahnya di letakkan di ceruk leher Melody


" Kau sangat wangi sayang " ucapnya.. tubuhnya terasa melayang begitu ia memejamkan matanya... tubuh Melody Memang sangat membiusnya membuatnya mabuk kepayang


Sementara Melody sibuk menenangkan dadanya yang berdegup kencang, posisi hidung Samudra yang menempel di lehernya membuat bulu romanya berdiri jika Samudra membuang nafasnya....


" Ayang sudah ya...ahh. " cicitnya tertahan saat tangan samudra mengelus pinggulnya dan meremasnya..rasanya .....entah seperti apa namun ia menyukainya.... bibir Samudra mulai hendak menyosor


" Kletek... tuan.. Ada tuan Erlan sedang menuju kemari!! " Moe yang membuka pintu tiba-tiba membuyarkan semuanya...😡😡😡😡


" Moeeee..... Kau sudah ngak betah hidup ya....!! " bentak Samudra kesal


Moe Moe.. Jangan-jangan kamu yang ngak bakalan panjang kerjanya sama Samudra... 😂😂😂


Ini sudah 1500 Kata ya... jangan ada lagi yang protes bilang ceritanya kurang panjang... OK OK

__ADS_1


__ADS_2