Melodi I Love You

Melodi I Love You
16. Cendol Dawet


__ADS_3

Hari yang di nanti Melody pun tiba... kini hari sabtu dengan riang Melody membawa sepasang baju ganti dan dalaman, karena nanti ia akan mandi di rumah bu guru tersayangnya.


" Bapak.. ibu.. nanti Mel pulangnya malam ya, kan siang nanti pulang kerja Mel mau ke rumah bu Sinta " izinnya sambil memakan sarapannya


" Iyaaa... nanti malam kalo ngak ada yang antar pulang, telfon bapak ya.. nanti bapak jemput " ucap Iwan


" Iya pak... "


" Mel... kalau di rumah orang seng hati-hati yo... jangan gratilan tangannya, matanya apalagi mulutnya " pesan Imah


" Iyaa ibuku sayang, tapi bu... besok paginya Mel harus membersihkan apartemen tuan bos, cucian Mel apa Ntar malam aja ya Mel cuci " tanya nya


" Sudah nanti aja dipikirin, sudah pergi kerja dulu nanti terlambat..pak antar dulu anakmu ke kantor, bapak kan hari ini libur " ucap Imah


" Lho ntar yang antar ibu siapa... ngak usah bu, Mel naik angkot aja " tolaknya


" Ibu kerjanya siang Mel... keluarga pak Sastra pagi ini pergi berlibur selama seminggu, jadi ibu datang cuma bersih-bersih rumah aja " ucap Imah sambil tersenyum


" Oh ya udah.... asikkkk akhirnya Mel ngerasain juga kerja di antar Bapak yey... " ucapnya senang, Imah hanya mengelengkan kepalanya melihat tingkah Melody yang masih seperti anak kecil saja


Sepanjang jalan menuju kantor mulut Melody berceloteh ria pada sang ayah, kadang keduanya tertawa tawa bersama


" Bapak.... Mel senang deh hari ini sudah di antar kerja sama bapak, makasih ya pak " ucapnya sambil memeluk erat pak Iwan


" Iya... bapak juga senang, tapi Mel apa ngak malu ke kantor di anter sama bapak pake motor buntut lagi " tanya Iwan


" Ngapain malu pak.... biar buntut kan punya kita sendiri, sabar ya pak... nanti bapak beli motor baru kalo uang tabungan gaji Mel cukup " jawab Melody, tak terasa keduanya pun tiba di depan kantor Melody.


Melody lalu turun dan mencium tangan bapaknya sambil tersenyum senang


" Mel kerja dulu ya pak... bapak hati-hati pulangnya ya da dah.. " ucap Melody sebelum masuk ke halaman kantor


Melody dan pak Iwan tak menyadari semenjak di lampu merah mobil Samudra berada di sampingnya. Samudra yang tak sengaja melihat Melody terus memperhatikan interaksi keduanya.


" Padahal mereka hanya naik motor buntut, tapi mereka nampak begitu bahagia... si bocah itu apalagi, sepertinya ia begitu menyanyangi orang tuanya " ucap Samudra dalam hati.


Mata elangnya terus mengawasi keduanya sampai di depan kantornya. Ia melihat bagaimana Melody salim pada bapaknya dan bapaknya mengusap kepala Melody dengan penuh kasih sayang. Sang bapak juga mengawasi Melody hingga anaknya menghilang dari pandangan.


Sesampainya di lift khusus.. . pintu lift hampir tertutup namun kaki Ryan berhasil menahannya, Samudra lalu masuk dan ternyata Melody berada di dalam lift


" Kalian masuk lift berikutnya " ucapnya pada Ryan dan pengawalnya


Kini hanya tinggal Melody dan Samudra berada di lift menuju lantai 15, Melody dengan cueknya bermain HP tanpa menyadari Samudra tengah menatapnya, Samudra lalu merebut hp di tangan Melody

__ADS_1


" Eeh... ehhh hp Melo..... " ia langsung terdiam melihat siapa yang mengambil HP nya....


" Ehh tuan bos... selamat pagi... boleh hp nya Mel ambil lagi he he he " ucapnya cengegesan sambil memperlihatkan Jejeran gigi putihnya pada Samudra.


Samudra mengantongi hp Melody ke celananya


" Kalau kerja konsentrasi.. ngak boleh main hp, hp mu kusita sampai jam pulang kerja " ucap Samudra sambil tersenyum senang karena sudah bisa mengerjai Melody lagi


Melody hanya bisa manyun sambil menunduk.....


" Ingat besok pagi jam 09.00 kau harus sudah berada di depan apartemenku " ucap Samudra


" Iya tuan bos... tapi alamatnya di mana tuan, Mel ngak tau rumah tuan di mana ?" tanyanya


" Bukan rumah... apartement.. mengerti, nanti kuberikan alamatnya padamu dan ingat ini rahasia... jangan sampai ada orang kantor yang tau " titahnya


" Baik tuan boss... silahkan " ucap Melody menunduk mempersilahkan Samudra keluar lebih dahulu dari Lift.


" Kopi.. aku ingin sekarang!! " titahnya


" Baik tuan bos " sahutnya, Melody segera ke ruangan ob dan menganti bajunya dengan baju ob nya, dalam waktu 5 menit kopi panas sudah sampai di meja Samudra


" Ini tuan bos kopi nya... permisi " ucapnya lalu mau keluar


" Mel mau membersihkan toilet luar dulu tuan baru kembali membersihkan ruangan tuan bos " jawabnya


" Baik tuannn... " tak mau di hukum lagi, Melody segera membersihkan ruangan Samudra... setelah selesai baru ia keluar.


Baru saja mau keluar HP nya berbunyi.... Melody akhirnya berbalik. Samudra mengeluarkan hp Melody lalu melihat siapa yang menelfon...


" Dawet....??? " ucapnya sambil melihat ke arah Melody, Melody langsung saja cengegesan sambil mengulurkan kedua tangannya


" Temen Mel tuan..... " ucapnya begitu senang, Samudra tak mau menyerahkan hp tersebut.. ia menekan tombol hijau lalu menekan tombol Speaker dan meletakkan hp tersebut di mejanya, artinya Melody tak boleh memegang hp nya


Mau tak mau Melody mendekat ke meja Samudra dan menunduk di depan Samudra untuk menjawab telfon tadi


" Assalamu alaikum dawet... ada apa nelfon? " tanya Melody


" Wa alaikum cendol.... aku sudah di Bandung nih, dah selesai kuliah mau malming.. kamu lagi di mana? " tanya di dawet... Samudra langsung saja tertawa mendengar Melody di panggil cendol oleh temannya


" Lagi kerja lah wet, Ntaran aja nelfonnya ya malem aja " ucap Melody melotot pada Samudra karena menertawakannya


" Lho.. sabtu kerja juga dol... Kasian amir kamu dol, makanya kemaren beasiswa kuliahnya kok ngak di ambil sih.. sayang banget dol " sahut si dawet

__ADS_1


" Setengah hari aja kok , no problem " sahut Melody lagi


" Dol.. gimana kalo besok pagi kamu naik bis ke Bandung... ke rumah aku.. ntar sorenya balik lagi ke Jakarta.. ya, ntar ku ongkosin deh.. mau ya dol "


" Bulan depan aja deh wet, besok aku lembur kerja " sahut Melody lagi


" Apa?? minggu kerja juga, jahat banget sih bos kamu dol... kamu kerja di mana sih, udah berhenti aja.. ke sini aja kerja sama om aku aja ya " protes si dawet membuat wajah Samudra langsung mengeras di katakan jahat


" Eh dawet kering... aku bukannya jahat, si cendol aja yang ngak becus kerjanya makanya kena hukum. sudah ini masih jam kerja tut.... " sahut Samudra lalu menyimpan lagi hp Melody ke sakunya dambil melotot


Melodybtak berani berkomentar melihat wajah Samudra yang mengeras....


" Jangan masukin dalam hati Ya tuan bos.. teman Mel cuman bercanda he he " ucapnya lalu segera melarikan diri dari ruangan Samudra


" Uhhh si dawet cari masalah aja sama bos... ntar hukuman Melody bisa ditambah nih hua hua hua... 😭😭😭 " ucap Melody sambil membersihkan toilet


Sementara di ruangannya Samudra tertawa geli begitu Melody keluar...


" Cendol..... ha ha ha.... cendol 😂😂😂, ada ada aja tuh bocah " ucapnya lalu mengambil lagi hp Melody dan memeriksa isinya karena ternyata hp Melody tak memakai kunci.


Pertama samudra memeriksa galeri foto Melody... yang ada kebanyakan Fotonya bersama kedua orang tuanya.


" Mengapa wajah bocah itu ngak ada mirip-miripnya dengan kedua orang tuanya?? " tanya Samudra dalam hati


Lalu ada foto-foto lomba yang diikuti Melody...


" Hebat juga bocah ini.. ia juara satu lomba bahasa Ingris se jakarta, juga memperoleh beasiswa untuk kuliah ke pyn... tapi mengapa ia malah bekerja??? " kembali hati Samudra bertanya-tanya


Saat asik meneliti foto di galeri Melody, Ryan pun masuk... akhirnya Samudra langsung memasukkan HP Melody ke kantong jasnya. Keduanya bekerja sampai waktu siang. Karena lapar akhirnya keduanya menghentikan pekerjaan mereka dan akan makan di luar bersama relasi.


Saat keluar terlihat Melody duduk di lantai di depan lift... ia seperti menunggu seseorang


" Nunggu siapa Mel? " tanya Ryan


" Nunggu HP nya Melody tuan " jawabnya membuat Ryan tertawa


" Emangnya hp kamu bisa jalan nyamperin kamu, kok nungguin HP... ada ada aja nih bocah " sahut Ryan geli


Tak lama Samudra datang, ia pun masuk ke lift...


" Cendol masuk!! , kalian naik lift berikutnya " titah nya membuat Ryan dan pengawal bingung, ini kali kedua Samudra hanya bersama Melody di lift... ada apa dengan mereka berdua? tanya Ryan dalam hati.


He he Ryan.. mau tau aja atau mau tau banget ya.... Kayaknya mulai ada benih benih ikan Keke di kolam ya sis

__ADS_1


see you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya


__ADS_2