Melodi I Love You

Melodi I Love You
65. Janji Kingkong


__ADS_3

Melody sarapan sambil merengut.. ia masih kesal dengan kelakuan si kingkong tadi.


" Kenapa sih sarapan kok merengut gitu, ngak asik banget " ucap Sam sambil memandangi wajah Melody


" Habis tuan sih... modusin Mel melulu, kan dosa atuh tuan.. kata ibu kalo belum menikah belum boleh gitu-gitu " ucapnya tetap merengut


" Apa maksudnya kalo belum menikah belum boleh gitu-gitu? " tanya Samudra tak mengerti


" Ya itu ...yang tuan lakukan ke Mel kemaren ama tadi pagi "


" maksud kamu ciuman..? " ngomong dong dengan bahasa yang benar masa gitu-gitu ha ha " perkataan Samudra membuat wajah Melody pun memerah


" Buktinya banyak orang yang berpacaran yang melakukannya... ngak nunggu nikah dulu " sanggah Samudra


" Trus Emangnya kita pacaran?? kan enggak, pokoknya kalo tuan masih mesum kayak gitu Mel mau berhenti aja kerja " ucap Melody menohok Samudra


" Ya udah kita pacaran aja.. Gimana? " pancing Samudra


" Ngak mau " tolak Melody


" Lho Kenapa lagi ngak mau? terus maumu apa? " tanya Samudra bingung


" Ya maunya Mel... tuan jangan gitu-gitu lagi kalau tuan masih mau Mel kerja sama tuan, kalo ngak Mel mau berhenti aja " kekeh nya


" Trus cita-citamu mau membelikan motor bapakmu Gimana? "


" Nanti Mel mau kerja ama bu guru aja jadi penyanyi cafe.. " jawabnya langsung membuat hati Samudra keder, Melody pun berdiri dan membereskan makanan.. lalu mencuci piring tanpa suara ia kini dalam mode ngambek.. Samudra hanya melihatnya tanpa suara


Selesai mencuci piring.. ia mengambil tasnya


" Tuan Mel pulang, terimakasih sudah menerima Mel bekerja selama ini..assalamu al.... " belum kelar lagi dia pamitan Samudra merampas tas nya


" Okay.. okay maafkan aku bocah... kau tak boleh berhenti, aku janji tak akan melakukannya lagi.. tapi kau harus tetap menyelesaikan hukumanmu, semenjak kemarin kau tak memanggilku ayang.. aku lho tidak protes " rayu Samudra..Melody terdiam sejenak


" Beneran ya tuan ngak akan mesum dan modus lagi ama Mell!! "


" Iya.. janji kalo ingat " jawabnya


" Tuaaannn..... yang bener dong janjinya!! " protesnya


" Ya Gimana sih bocah, kalo ngak ingat masa di protes namanya kan lupa sama aja sama kamu.. kalo aku lupa ingatkan aku... Gimana ... jangan berhenti ya... " rayunya lagi, bahaya kalo ni bocah berhenti.. siapa nanti yang masakin aku.. siapa nanti yang ngurusin aku... 😱😱 Samudra tak mau itu terjadi, masalah kenikmatan ia akan mencari di luar jika memang ia tak bisa walau hanya sekedar menyentuhnya

__ADS_1


" Ya udah... tapi kis pipinya di kurangin ya... kis pagi aja...!! " Mel mulai negosiasi


" Baik.. tapi panggil ayangnya tetap ,,deal...!! "


" Deal...!! " Keduanya pun sama-sama tersenyum karena mencapai kesepakatan


" Bersiaplah.. hari ini kita ke PT. Samudra, aku akan menghukum banyak orang " ucap Samudra sambil meninggalkan ruang makan


" Haa ...?? mau menghukum banyak orang?? semua mau tuan kiss?? " tanya Melody


" Kau lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan pada mereka " jawabnya


Derap langkah Samudra membahana di lorong kantornya.. hampir 2 minggu ia tak menginjakkan kakinya di kantor ini karena sibuk mengurusi Mall nya. Melody nampak berusaha mengimbangi langkah kaki besar Samudra... banyak orang yang tak mengenali Melody dengan penampilan barunya ini.


Sesampainya di lantai 15 yang pertama di carinya adalah pak Joko


" Pak Joko...!! " panggilnya senang... Joko pun datang menghampiri mantan teman satu lantainya ini


" Ieh Melody.. sudah berubah sekarang penampilanmu, sudah bener-bener kayak orang kantoran.. selamat ya Mel " ucap Joko tulus


" Makasih ya pak.. bapak sehat ajakan ?, Gimana kabar kantor ini.. kangen loh Mel sa.... " belum kelar lagi bicaranya seseorang memanggilnya


" Eh mba.. apa kabar..? " balas Melody


" Kartika... Melody... masuk!! " gelegar suara Samudra membuyarkan momen kangen-kangenan mereka, keduanya lalu masuk tanpa protes. Tak lama Ryan juga masuk beserta para kepala divisi. Akan ada rapat kecil pagi ini.


" Kartika.. kau mau hadiah jalan-jalannya sendirian atau bersamaan dengan tim dari perusahaan bulan depan ? " tanya Samudra tanpa basa basi


" Sama tim aja bos.. kalau sendirian takut nyasar nanti " jawabnya senang


" Kau dengar itu Ryan... jadi kau tambahkan tiket untuk Kartika dan juga Melody.. jangan lupa uruskan paspor untuk Melody " titahnya... Kartika langsung meloncat senang..


" Ahh samaan kita Mel.. asikkk " ucapnya..Melody pun tersenyum senang


" Kar.. keluar!! " usir Samudra.. ia dalam mode serius kini, tanpa suara Kartika pun keluar.


Samudra lalu memimpin rapat membahas kinerja dan income PT. Samudra, hal yang di garis bawahi pagi ini adalah.. adanya penggelembungan dana dari sebuah divisi hingga merugikan perusahaan. Team yang bersangkutan telah dipanggil dan di minta keterangan langsung oleh Samudra.


" Jadi kalian mengaku telah mengambil uang perusahaan.. yang artinya kalian telah mengambil yang bukan hak kalian, semenjak sekarang kalian berlima kupecat tanpa pesangon dan silahkan ikuti prosedur di kepolisian karena aku telah membuat laporan tentang kelakuan kalian pada pihak berwajib , Ryan panggil mereka!! " titah Samudra... kelima mantan pegawai tersebut memohon untuk tidak di polisikan.. namun Samudra tak bergeming


Tak lama pihak Polisi pun masuk dan menyeret ke limanya ke kantor Polisi. Melody tanpa sadar mengigit jarinya melihat betapa tegas dan dinginnya si kingkong menangani anak buahnya yang bersalah...

__ADS_1


" Tapi mereka hukumannya di pecat ama si Polisikan.. sedangkan Mel beda hukumannya, jadi hukuman tuan bos untuknya selama ini sebenarnya ringan " pikirnya


" Hei bocah kau lapar?? " tanya Samudra.. Melody pun mengeleng


" Trus ngapain dari tadi jarimu kamu gigit-gigit, lagi ngelamun jorok ya he he dasar bocah mesum.. " olok Samudra


" Tuannn.... mana ada atuh Mel ngelamun jorok!! 😡😡" protesnya


" Kalo engak ya sudah.. ngapain juga marah.. ini kerjaan kita banyak...!! ngak ada waktu buat ngelamun " omel Samudra..keduanya kembali larut dalam pekerjaan mereka yang menumpuk. Karena semalam bergadang.. kembali Melody tertidur tertelungkup di meja...ia memang paling ngak bisa kalo kurang tidur.


Samudra yang tak sengaja melihatnya hanya tersenyum saja..


" Kasihan juga.. ia memang masih terlalu muda untuk bisa mengimbangiku melakukan pekerjaan seberat ini " ucap Samudra, Samudra lalu berdiri dan mengangkat Melody lalu merebahkannya di sofa, ia tak berani merebahkannya di ranjang... takut ia yang gelap mata nanti.


Dipandanginya wajah cantik putih mulus nan menawan hatinya itu, tangannya mengelus pipi Melody pelan dan Cupp.. ia pun mengecup kening Melody sekejap dan itu pun sudah cukup menyemagatinya. Samudra pun kembali bekerja


Tak terasa 2 minggu berlalu....


Ini hari minggu dan Melody libur, Samudra sedang menuju ke hotel.. sudah lama sejak ia melakukan pelepasan solo di toilet 😅😅, selama 2 minggu ini Sam menepati janjinya ia tidak lagi menyentuh Melody seperti dulu... ia lebih memilih menahan hasratnya daripada kehilangan nya.


" Tumben tuan mau ke hotel lagi, saya lihat tuan kini menjaga jarak dengan nona Melody ..apakah tuan dan nona bertengkar? " tanya Moe membuat lamunan Samudra terhenti , ia menghela nafas panjang


" Dia tak suka aku menyentuhnya Moe.. dia mengancam akan berhenti bekerja jika aku melakukannya... ya sudahlah ia memang masih terlalu polos untuk mengerti kebutuhanku " jawab Samudra.. tak ada rahasia antara dia dan Moe


" Mengapa anda tak memacarinya saja tuan.. tentu sebagian wanita tak mau menjalani hal seperti itu tanpa status yang jelas " saran Moe


" Dia menolak ku Moe " jawab Samudra cepat


" Itu karena Melody memang tak pernah berani pacaran, kasus orang tuanya melarangnya tuan... , bagaimana jika tuan menikahinya saja kan beres tuan " lanjut Moe


" Kau tau.. aku tak akan mau menikah lagi Moe.. aku tak mau hal serupa kembali terjadi padaku, aku bisa gila " tolak Samudra


" Tuan tidak semua wanita itu mata duitan dan tukang selingkuh seperti Naura, bukalah mata dan hati tuan. Melody itu bukan gadis mata duitan, jika ia mata duitan.. ia yang akan mengejar2 tuan untuk memeloroti tuan.. tapi lihat ia malah menolak anda " papar Moe lagi


" Aku tidak masalah menikahi wanita mata duitan Moe.. uangku banyak tak akan habis.. tapi aku takut untuk dihianati lagi, rasanya sangat sakit Moe " lanjut Samudra


Moe hanya bisa diam kini... ia tak bisa berkata apa-apa lagi... memang ia sendiri adalah saksi hidup bagaimana Samudra di peloroti dan di khianati serta bagaimana hancurnya Samudra saat itu.


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya

__ADS_1


__ADS_2