Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
Bab 10


__ADS_3

Happy Reading


Setelah mendapatkan pesan dari Sasha, aku segera beranjak mengambil kunci mobilku di dalam laci. Ingin segera bertemu dengan sahabat ku itu, Sasha benar-benar membuat ku penasaran. Sebenarnya apa yang ingin dia sampaikan? Rahasia apa yang ia ketahui tentang Zicko? Ah, kenapa kepalaku jadi pusing gara-gara memikirkan semua ini.


Saat hendak membuka laci, aku memandang fotoku bersama Zicko di atas meja. Di dalam foto itu, aku dan Zicko nampak tersenyum lebar, kita berdua benar-benar bahagia. Seakan dunia milik kita berdua.


Tapi tiba-tiba dadaku terasa sesak saat mengingat akhir-akhir ini setelah kepergian ku ke Australia membuat hubungan ku dengan Zicko merenggang.


Hatiku merasa miris ketika kepulangan ku dia tidak menyambut ku bahkan pergi entah kemana. Mommy mengatakan bahwa Zicko sedang ada acara mendadak.


Sedih, tentu saja. Harapan ingin melepaskan rindu jadi sia-sia. Ku berharap semuanya masih tetap sama dah tidak ada yang berubah.


Sebenarnya aku bisa memaklumi Zicko jika dia ada urusan mendadak, aku juga tidak mungkin kan memaksa dia untuk menjemputku padahal dia mempunyai masalah dan urusan sendiri, tapi di sini yang aku sesalkan kenapa dia sama sekali tidak mengabari ku bahkan mengirim satu pesan pun tidak.


Apakah dia masih memiliki rasa yang sama padaku? Ataukah dia sudah lupa segalanya.

__ADS_1


Ku ambil bingkai foto itu dan ku usap gambar Zicko yang sedang tersenyum merangkul ku mesra sambil tersenyum lebar. Terlihat sangat normal sebagai kakak adik apabila ada orang yang melihatnya, tapi di balik foto itu ada getaran-getaran cinta yang memenuhi relung hati kami.


Cinta pertama ku adalah adik angkatku sendiri, sungguh tidak pernah ku bayangkan bisa jatuh cinta padanya, dan ternyata perasaan Zicko sama dengan ku, entah kapan cinta itu tumbuh, yang jelas perasaan nyaman ini sudah tumbuh sejak lama.


Mengingat hal itu selalu saja bisa membuat ku rindu kepayang, bukan mabuk kepayang. Hehe. Aku rindu sentuhan Zicko, aku rindu senyumnya, tawanya, dan juga pelukan hangatnya. Tapi di saat kita akan di pertemukan kembali, tiba-tiba Zicko tidak datang. Apakah dia sama sekali tidak merindukan ku?


Sasha teman kuliahku ingin bertemu denganku dan akan memberitahu soal Zicko, sebenarnya ada apa ini? kenapa menurutku sangat janggal sekali tingkah laku semua orang di sini. Aneh! apakah ada rahasia yang mereka sembunyikan dariku selama ini?


Ah sudahlah, mungkin Sasha akan memberitahu sesuatu yang selama ini tidak ku ketahui, lebih baik aku segera menemuinya di tempat biasa kami bertemu.


Kemudian aku segera keluar dari dalam kamar untuk pergi menemui Sabahat baikku itu.


"Zizi, mau kemana?"


Aku menoleh melihat Mommy yang sudah tampak rapi.

__ADS_1


"Aku mau keluar sebentar Mom, bertemu dengan Sasha."


Mommy berjalan ke arahku dan menatap wajahku dengan tatapan hangat nya, rasanya tidak bisa berkata apa-apa saat mata teduh itu begitu terpancar menyayangi ku.


"Oh, baiklah Mommy mau pergi juga, hati-hati ya, nak," Mommy Liora mengelus rambutku.


Memelukku dengan kasih sayang, Mommy benar-benar wanita yang sangat hebat, dia adalah Mommy yang menjagaku, membesarkan ku selama ini dengan kasih sayang.


Meskipun hanya Mommy angkat, dia begitu sayang padaku. Daddy Nick juga begitu tapi kalau Dad tidak pernah menunjukkan langsung, meskipun begitu aku tahu kalau Daddy sangat menyayangiku.


Bersambung.


Dikit - dikit gak apa-apa ya, penting up tiap hari ... 🤭


jangan lupa hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2