Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
146. fitting baju


__ADS_3

Setelah semuanya pulang dan keluarga besar al-Fathir kembali ke kediaman keluarga al-Fathir. Andra langsung memeluk adiknya dia sangat terharu, bahagia dan juga bersedih semua menjadi satu. Terharu karena ada orang yang tidak memandang masa lalu mereka. Bahagia karena adiknya akan di jaga oleh laki-laki yang menerima dia apa adanya dan ber janji akan membahagiakan Ayra. Sedih, tentu saja sedih melepas adiknya yang sebelumnya sangat dia jaga nanti bukan dia lagi yang menjaganya.


***


Hari ini Ayra di jemput oleh Bisma saat pulang kerja karena mereka berdua sudah janjian akan pergi untuk fitting baju pengantin dan juga membeli mas kawin dan juga seserahan untuk acara pernikahan mereka.


" Assalamualaikum Dek, aku sudah di depan rumah sakit." Pesan Bisma yang di kirim ke Ayra.


Ayra yang sedang bersiap untuk pulang dan mendapatkan pesan dari calon suaminya. Ayra pun membalas pesan calon suaminya, setelah itu dia pun mengambil tasnya dan berjalan keluar dari ruangannya.


" Walaikum salam mas, tunggu dulu ya.' balas Ayra.


Ayra berjalan menyelusuri lorong rumah sakit dengan senyum yang tak pernah lepas dari wajahnya. Ayra memang terkenal ramah dan juga selalu tersenyum kepada siapa saja.


" Sudah mau pulang dok?" Tanya seorang perawat.


" Iya sus, saya duluan ya." Jawab Ayra.


Ayra pun keluar dari dalam rumah sakit menuju parkiran dan Ayra melihat calon suaminya yang sedang menyenderkan tubuhnya di depan kap mobil sambil memainkan ponselnya.


" Assalamualaikum mas, maaf ya mas Bisma pasti sudah nunggu lama." Ucap Ayra.

__ADS_1


" Walaikum salam, nggak kok! Udah yuk kita langsung berangkat aja." Ajak Bisma.


" Yuk."


Bisma pun membukakan pintu mobil untuk Ayra dan Bisma mempersilahkan Ayra untuk masuk.


" Makasih mas."


" Sama-sama." Bisma menutup pintu mobilnya setelah memastikan Ayra sudah duduk dengan nyaman. Baru setelah itu Bisma berjalan memutari mobilnya dan masuk ke dalam mobil melalui pintu pengemudi.


Bisma pun menjalankan mobilnya meninggalkan parkiran rumah sakit.


" Selamat sore, selamat datang di butik seruni ada yang bisa saya bantu." Ucap pegawai butik yang menyambut kedatangan mereka berdua.


" Selamat sore juga mbak, saya mau bertemu dengan mbak runi." Jawab Ayra.


" Apa sudah ada janji."


" Sudah mbak, bilang saja kalau Ayra mau bertemu."


" Oh mbak Ayra toh, maaf ya mbak! Silahkan mbak sudah di tunggu sama Bu runi." Ucap pegawai itu lalu mengantarkan Ayra dan Bisma ke ruangan seruni pemilik butik seruni.

__ADS_1


Tok... Tok... Tok


Ceklek


" Permisi Bu, saya hanya ingin memberitahukan kalau mbak Ayra sudah datang."


Seruni pun keluar dari ruangannya dan langsung menyapa Ayra dan calon suaminya.


" Assalamualaikum Ayra."


" Walaikum salam mbak runi. Oh iya mbak kenalin ini calon suami Ayra namanya mas Bisma." Ucap Ayra memperkenalkan Bisma ke seruni.


" Bisma."


" Seruni."


" Yuk kita langsung aja fitting bajunya." Ajak seruni


Bisma dan Ayra pun langsung fitting baju yang akan mereka pakai. Rencananya Ayra akan memakai kebaya putih untuk akad dan gaun warna hijau buat resepsinya nanti.


Setelah Fitting baju mereka berdua berpamitan ke seruni dan melanjutkan perjalanan ke sebuah mall yang letaknya tak jauh dari butik seruni.

__ADS_1


__ADS_2