Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
92. Operasi


__ADS_3

Sampai di rumah sakit royal medica dokter dan perawat sudah menunggu termasuk Yusuf anak nenek Zafra dengan kakek Alif, adik dari Oma khayra  yang mengikuti jejak umi nya menjadi dokter bedah di rumah sakit royal medica. Di sana juga ada Tante Khanza istrinya om Zafran yang juga dokter di rumah sakit royal medica juga om Zafran yang datang bersama istrinya.


Andra langsung di turunkan dari mobil ambulance lalu di bawa ke ruangan khusus sebelum di operasi.


Om Zafran yang melihat kesedihan kembarannya pun langsung mendekat dan langsung memeluk sang adik.


" Andra mas..." Tangis mami Zafira pecah begitu di pelukan kakak kembarannya.


" Kamu yang sabar fir, mas Zafran yakin kalau Andra anak yang kuat jadi yang bisa kita lakukan saat ini hanya bisa berdoa." Ucap om Zafran sambil menuntun sang adik menuju ruang tunggu.


Tak lama papi Bagas pun menghampiri istrinya.


" Mas ..." Panggil mami Zafira pelan.


Papi bagas pun langsung mendekat ke sang istri, om Zafran yang melihat papi Bagas mendekat om Zafran pun melepaskan pelukannya agar papi Bagas bisa memeluk istrinya.


" Arfan, kak Ayra mana kok nggak ikut kalian?." Tanya om Zafran karena tak melihat keberadaan keponakannya.


" Kak Ayra lagi nginap di rumah Tante Jihan, tapi kata kak Ayra sudah di jalan mau ke sini sama Tante Jihan." Jawab Arfan.

__ADS_1


Om Zafran hanya mengangguk.


*****


Di Yogyakarta


Keluarga om sakti, keluarga om Rayyan, Oma dan opa sontak kaget mendengar berita kecelakaan Andra. Dan memutuskan untuk pulang saat itu juga.


Om Rayyan pun langsung meminta orang untuk menyiapkan pesawat.


" Gimana Ray sudah minta untuk menyiapkan pesawat?.' Tanya Opa Gibran.


" Kamu ikut pulang juga Ray, nggak jadi ke acara teman kamu." Tanya Opa Gibran lagi.


" Ray nggak mungkin ke acara teman Ray kalau pikiran Ray ke Andra. Nanti Ray akan bilang ke teman Ray mereka pasti mengerti keadaannya." Jawab om Rayyan.


Setelah rapih berberes mereka pun berangkat menuju ke bandara.


*****

__ADS_1


Tante Khanza menghampiri suami dan juga iparnya yang sedang menunggu di ruang tunggu.


" Gimana yang?." Tanya om Zafran.


" Sebentar lagi operasi nya di mulai." Jawab Tante Khanza. Tante Khanza memang seorang dokter tapi  dokter gigi  jadi dia tidak ikut andil dalam operasi Andra.


Tak lama Ayra datang bersama dengan Tante Jihan, om aji, Tante Luna dan om Arif yang datang bersamaan. Dan datang lagi om Khalid, Tante Dania, bang Sakha , kak Shanum. Mereka menanyakan bagaimana kronologi kejadiannya sampai membuat Andra kecelakaan. Dan mereka sangat kaget saat papi Bagas melihat kondisi mobil Andra yang hancur parah.


Keempat sahabatnya Andra pun sampai di rumah sakit mereka begitu sedih bagaimana tidak. Berapa jam sebelumnya mereka bersenang-senang menghabiskan hari dengan jalan-jalan di mall dan menonton bioskop. Mereka pun keluar dari mall bersamaan bahkan beriringan cuma mobil yang di kendarai Andra berbelok terlebih dahulu ke pom bensin. Sedangkan yang lainnya melanjutkan perjalanan mereka pulang ke rumah.


" Assalamualaikum om, Tante." Sapa ke empat sahabatnya Andra


" Walaikum salam, kalian kenapa bisa ke sini ini sudah tengah malam."ucap papi Bagas yang melihat sahabat anaknya yang rela datang ke rumah sakit .


" Kami khawatir om, kami nggak menyangka kalau Andra bisa kecelakaan om. Padahal tadi kami baru saja bertemu dan bersenang-senang." Ujar Vito sedih.


" Terima kasih kalau begitu om minta doanya semoga Opera Andra berjalan dengan lancar."


" Amin..." Jawab mereka bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2