Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
97. Dag Dig Dug


__ADS_3

" Sayang nanti kamu mau sekolah homeschooling selama kondisi kaki kamu belum boleh di gunakan dan masih harus pakai kursi roda atau kamu mau tetap mau mengikuti pelajaran di sekolah.' Tanya Oma khayra.


" Kalau mami dan papi ngizinin Andra memilih belajar di sekolah aja Oma." jawab Andra.


" Ya sudah nanti Oma bantu bicara dengan mami dan papi kamu. Tapi kamu harus di temani oleh mang Dayat dan juga mang Sueb buat bantu kamu di sekolah. Nggak mungkin kan kamu merepotkan teman-teman kamu." ucap Oma khayra.


" Iya Oma."


******


Tak terasa bulan suci Ramadhan pun telah tiba, besok adalah hari pertama puasa bulan Ramadhan. Nanti malam, malam pertama umat muslim melaksanakan shalat taraweh.


Ayra sangat bahagia menyambut bulan suci Ramadhan, Sudah dari siang ayra sudah menyiapkan perlengkapan shalat terbaik.


Menjelang isya ayra dan keluarga besar pun berangkat ke masjid kompleks yang tak jauh dari kediaman keluarga al-Fathir.


Saat melewati rumah om Sakti, detak jantung Ayra dag Dig dug tak beraturan. Ayra berharap bakal bertemu dengan kakak sepupunya yang sudah sangat dia rindukan.


Saat begitu mereka sampai depan rumah om sakti ternyata tante Amara dan mezaluna kebetulan pas keluar rumah ingin berangkat ke masjid juga. Pandangan mata Ayra mencari keberadaan om nya


dan juga kakak Sepupunya tapi ternyata tidak ada.


" Apa om sakti dan bang Ghaizan sudah berangkat ke masjid." gumam Ayra dalam hati.


Sebenarnya Ayra ingin bertanya tapi di urungkan karena dia malu kalau sampai keluarganya tahu dia menyimpan rasa ke sepupunya. Tapi tak berapa lama omanya bertanya dimana keberadaan om sakti.

__ADS_1


Ternyata om Sakti Sudah Jalan duluan ke masjid.


Ayra yang mengira kalau kakak Sepupunya sudah berada di masjid bersama om Sakti. wajah


Sumringah aura tergambar jelas, Ayra sudah tak sabaran untuk menunggu waktunya selesai shalat.


Shalat taraweh hari pertama selesai satu persatu jama'ah masjid pun keluar meninggalkan masjid. begitu juga ayra yang sudah tak sabar melihat wajah kakak sepupunya. Tapi ayra harus kecewa karena ternyata kakak sepupunya tidak bisa pulang. Sedih sudah pasti tapi mau gimana lagi kakak sepupunya


memang tidak punya libur panjang. Jadi tante amara melarang putranya untuk pulang kalau hanya Sehari saja karena takut putranya kelelahan kata Tante Amara. Jadi ayra harus bisa bersabar menunggu karena


nanti kakak Sepupunya


akan pulang pas libur lebaran.


Sepanjang bulan suci Ramadhan Ayra bersama mas Andra, kedua adik kembarnya Arfan dan Arqan. juga para sepupunya. Mereka tidak hanya sibuk kegiatan sekolah tapi mereka ikut acara pesantren kilat di masjid kompleks. puasa ayra tak hanya sekolah tapi juga


jaga para Sepupunya mereka Ikut kegiatan tadarusan di masjid


komplek. Dan mereka juga punya Jadwal untuk membagilcan0


di Jalan Raya Depan komplek.


dan


tak-sid

__ADS_1


R


kak ayon katam al quran kapan ? " tanya argan sang adik


kaya allah rusa sudah khatam kamu sendiri Jangan


Sampai nggak khatam loh," ucap ayra be achiknya


insya allah sebelum takbiran sudah khatam kak." Jawab


Argan


Dalam acara pesantren kilat mereka bukan hanya melakukan kegiatan tadarus Al-Qur'an dan juga mempelajari tentang Islam lebih dalam. Mereka juga di minta untuk membagikan takjil di jalan raya depan komplek perumahan mereka.


Semalam sehabis shalat taraweh mereka tak langsung pulang. Karena ada kegiatan remaja masjid untuk membagikan zakat fitrah. Karena dua hari lagi lebaran, maka zakat fitrah sudah mulai di distribusikan.


Mereka pulang tengah malam, saat di bangunkan untuk sahur semuanya masih susah untuk membuka mata. Ayra yang baru turun langsung duduk di samping Breeze. Sahur hari ini kami duduk lesehan karena sedang kumpul semuanya.


" Mata aku nggak bisa buat melek maunya merem Mulu." ucap Breeze.


" Iya aku juga." Timpal mezaluna.


" Iya ini padahal sudah di buat melotot agar kelopak matanya nggak kembali menutup mata. Tapi akh... sebel." Gerutu Ayra yang kesal karena matanya susah di ajak kompromi.


Deg...

__ADS_1


Mata Ayra tiba-tiba segar saat melihat seseorang yang sangat dia tunggu.


__ADS_2