
Di dalam alam sadarnya andra sedang duduk sendiri memandang hamparan padang rumput Hijau yang luas. Dengan hembusan angin yang sepoi-sepoi menambah keindahan pemandangan di depannya.
Saat Andra sedang menikmati suasana sejuk tiba-tiba
Andra di kejutkan dengan seorang wanita Seumuran maminya yang
menghampiri Andra dan duduk di sebelahnya. Sosok wanita itu seperti pernah Andra lihat tapi Andra lupa pernah melihat dimana?.
" kenapa kamu disini? kamu harus pulang sekarang" ucap wanita itu menyuruh Andra untuk pulang.
" Saya masih belum ingin Pulang! Saya suka tempat ini temannya sangat- sangat indah, sejuk dan tak ada polusi. Benar-benar damai sayang kalau hanya sebentar menikmatinya." ucap Andra sambil tersenyum bahagia.
" Tidak kamu tidak boleh disini
kamu harus secepatnya pulang. kamu lihat itu." tunjuk wanita itu tiba-tiba muncul sebuah gambar dimana Andra bisa melihat maminya sedang tergolek lemah di atas brankar. Dan Andra langsung terdiam dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
" kamu lihat itu bagaimana mami kamu begitu terpukulnya mami kamu, pulang lah nak jangan membuat mami kamu tambah sakit. Pulang lah." ucap wanita itu.
Andra mengangguk dengan air mata yang sudah menetes membasahi pipinya
" kalau boleh tahu ibu siapa? Terima kasih saya akan pulang " ujar Andra.
" Siapa saya itu tidak penting! saya hanya pesan sama kamu Jangan
Pernah membuat mani kamu sedih karena dia telah menjadi malaikat
__ADS_1
untuk kamu dan adik kamu sekarang pulanglah."
Wanita itu pun pergi menjauh meninggalkan Andra.
"Bu, ibu terima kasih."
teriak Andra memanggil wanita itu.
Tiba-tiba andra membuka matanya setengah itu dia kembali menutup matanya. Lalu Andra kembali membuka matanya untuk menyesuaikan sinar terang di ruangan ICU. Andra melihat ke sekeliling yang sangat asing buat Andra.
Tak lama Andra samar-samar terdengar ada yang berteriak.
" Dok, pasien sudah sadar dok." teriak orang itu yang Andra nggak tahu siapa? Karena Andra sendiri dia nggak tahu ada di makan.
Dan tak lama ada berapa orang
" Alhamdulillah mas andra sudah Siuman." ucap seorang laki-laki yang Andra lihat itu seorang dokter.
" Mas andra bisa melihat saya." Tanya dokter itu.
Andra mengangguk
.
" Saya dimana?" tanya andara dengan suara lemah.
__ADS_1
" Mas Andra sedang di rumah sakit, sudah seminggu mas andra koma. saya periksa
dulu mas Andra." ucap dokter.
Di ruangan lain mami Zafira pun mulai sadar dari pingsan nya.
eugh...
mami Zafira membuka mata nya.
" Sayang kamu akhirnya sadar Juga.' ucap Oma Khayra saat anak bunggunya siuman.
" Mom Andra gimana?." tanya mami Zafira yang berusaha bangun dan tidur nya.
" kamu istirahat aja dulu jangan memikirkan Andra pikiran kesehatan kamu. Kalau ada kabar tentang Andra dokter
pasti akan
memberi tahu kita." Ucap Oma khayra.
" Fira mau lihat
Andra Mom." pinta mami Zafira.
" Sayang, nanti kita lihat andra
__ADS_1
Sekarang kamu istirahat dulu pulihkan dulu. Kamu nggak mau kan Andra jadi sedih karena melihat kamu seperti ini. Apalagi kalau Andra tahu kamu tidak mau makan." ucap Oma khayra yang meminta putri bungsunya untuk makan.
Mami Zafira yang tak ingin putranya marah karena tahu dirinya mengabaikan kesehatannya. akhirnya mami Zafira pun mau makan di suapin sang Mommy, Oma khayra walaupun mami Zafira harus bersusah payah menelan makanannya karena mulutnya yang baik dan juga pikirannya masih terbagi karena putranya belum juga sadar.