
Hari ini adalah hari pertama Ayra masuk kuliah dan dia pun berangkat bersama Andra, Vito dan Lexi. Sampai kampus Andra mengantar sang adik terlebih dahulu menuju fakultas kedokteran.
" Kamu mau mas Andra anterin dulu ke dalam." ucap Andra
" Nggak usah mas, Ay bisa sendiri kok kan kemarin udah ke sini dan sudah melihat-lihat." Ucap Ayra.
" Ya sudah nanti kalau kamu bingung langsung telpon mas Andra aja."
" Sip." Ayra memberikan jempolnya.
Lalu Ayra pun turun dari mobil setelah berpamitan dengan sang kakak dan juga kedua sahabat kakaknya.
Setalah adiknya turun dan masuk ke fakultas kedokteran Andra pun kembali melajukan mobilnya menuju fakultasnya.
Ayra berjalan menuju aula fakultasnya sepanjang perjalanan Ayra sedikit risih karena banyak yang memandanginya. Mungkin karena dirinya yang berhijab jadi banyak melihat kearahnya.
Sampai di aula Ayra memilih duduk di pinggir agar tidak menjadi pusat perhatian.
" Permisi," Tiba-tiba ada yang memanggil Ayra dari belakang tempat duduknya.
Ayra yang di panggil pun langsung nengok ke belakang.
__ADS_1
" Bukan, saya bukan dari timur tengah saya dari Asia lebih tepatnya Indonesia." jawab Ayra.
" Oh iya saya tahu itu, Indonesia juga mempunyai populasi umat muslim terbanyak betul kan." Ucapnya
" Iya, mayoritas nya beragama muslim." Jawab Ayra.
" Oh iya kenalkan nama saya Ibrahim, Muhammad Ibrahim Fahrettin. saya asal Turki tapi sudah dari kecil tinggal dari London. Kalau boleh tahu nama kamu siapa?."
" Saya Ayra, Ayra Mysha Naira al-Fathir." Jawab Ayra.
" Senang bisa kenalan dengan kamu, Saya itu kepingin sekali ke Indonesia. Apalagi pas bulan ramadhan dan idul Fitri, aku kepingin merasakan suasananya. Kalau melihat di YouTube sepertinya seru." Ujarnya.
" Memang banyak bilang begitu, bukannya di Turki juga seru ya. Aku paling suka kalau ke Turki itu ke blue mosque sama hagia shopia." ujar Ayra.
" Sudah berapa kali lima atau enam kali aku lupa." jawab Ayra.
" Oh ya, saya saja yang asal Turki baru dua kali. Kamu sudah lima kali, kamu memang suka traveling ya." ujar Ibrahim.
" Aku sih nggak begitu suka juga traveling, hanya saudara mami aku ada yang tinggal di Turki. Dan setiap tahun tradisi di keluarga mami kami suka berkumpul. Tahun ini di rumah siapa dan tahun depan di rumah siapa." jelas Ayra.
" Pasti keluarga kamu keluarga besar ya."
__ADS_1
" Ya begitulah."
Tiba-tiba obrolan mereka terhenti karena acara untuk mahasiswa baru. Ayra mengikuti rangkaian acara yang memang harus Ayra ikuti. Ayra tidak hanya berkenalan dengan Ibrahim tapi juga Nancy dan Michelle.
" Ayra kamu pulang naik apa?." Tanya Nancy.
" Oh aku bareng dengan kakak aku." Jawab Ayra.
" Kakak kamu kuliah di sini juga." tanya Michelle.
" Iya kakak aku kuliah di sini ambil arsitektur."
" Oh iya, kamu kuliah di sini apa karena kakak kamu kuliah di sini jadi kamu juga kuliah di sini." tanya Michelle lagi.
" Bukan karena kakak aku, Tapi karena mami aku, dulu mami aku juga kuliah di sini makanya aku mau kuliah di sini juga." Jawab Ayra
Tin..tin...tin
" Nancy dan Michelle aku duluan ya, itu kakak aku sudah jemput." tunjuk Ayra ke arah mobil kakaknya.
" Oh iya ay, hati-hati."
__ADS_1
Ayra meninggalkan kedua teman barunya dan berjalan menuju ke mobil sang kakak. Ayra pun masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi penumpang bersama dengan sang kakak. Karena di depan ada Vito dan Lexi yang mengendarai mobil.