Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
43. menjelang kelahiran


__ADS_3

Setelah Bagas Pulang kerja malam hari nya dia pergi


Sakit untuk mengantarkan Zafira memeriksa baby Girl's twin pemeriksaan terakhir Sebelum mereka dilahirkan. Bagas dan Zafira Sudan tidak sabaran menunggu mereka lahir yang hanya hitungan hari. Begitu juga sisulung andra yang juga subah tidak sabar menunggu adik lahir


Memasuki rumah Sakit Bagas terus mengengam erat tangan Sang istri yang lebih memilih untuk berjalan ke ruangan dokter obgyn dari pada naik kurti rosa. Padahal Bagas Cukup khawatir


melihat istrinya berjalan dengan kesusahan membawa perut Buncitnya yang berisikan dua buah malaikat kecilnya.


Beruntung mereka periksa di rumah sakit milik keluarga Mommy khayra. Jadi Zafira tak perlu mengantri lagi untuk


diperiksa oleh dokter kandungan.


" Assalam mulaikum." salam Bagas dan Zafira begitu masuk keruangan dokter mawar.


" Walaikum salam, silahkan duduk." ucap dokter mawar mempersilahkan pasangan suami istri ini yang sebentar lagi menjadi orang tua.


" Terima kasih dok. "Jawab Zapira


" Bagaimana sudah siap menjadi orang tua." Tanya dokter mawar.


dokter mawar merupakan dokter kandungan senior dan juga terbaik yang dimiliki oleh rumah sakit al hikmah.


" dokter mawar lupa ya, saya kan sudah jadi orang tua dengan dua anak dan otw jadi empat. "ucap Zafira yang tidak menyukai Pertanyaan dokter mawar.


Walaupun andra dan Ayra bukan lahir dari Rahimnya tapi mereka sudah jadi anak nya.


" Maaf maksud saya sudah siap menjadi orang tua untuk ke empat anaknya nanti." ucap dokter mawar yang tak enak hati.


" Alhamdulillah sudah dok." jawab Zafira sambil tersenyum agar dokter mawar tak canggung, Zafira mengerti bukan maksudnya dokter mawar tak menganggap keberadaan Andra dan Ayra.


" Ya sudah kita periksa dulu ya!." ucap dokter mawar.


Zafira pun di bantu oleh Bagas untuk naik ke brankar untuk


melakukan pemeriksaan.


Setelah diperiksa dan semuanya baik, Zafira dan Bagas pun pergi meninggalkan rumah sakit.


" Sayang ada yang mau dibeli nggak?." tanya bagas


" Bisa mampir beli kue pukis yang buat andra tadi dia pesan minta di belikan kue pukis." ucap Zafira Sambil menunjukkan Voice note yang andra kirim melalui ponsel

__ADS_1


Omanya.


" Astaga belum tidur dia!." ucap bagas.


" Orang dia bilang mau nunggu ya sudah di pastikan dia tidak akan tidur mas sebelum mami pulang. katanya dia mau lihat foto adiknya."ucap Zafıra.


" Mang mampir ke tempat yang jual pukis." ucap bagas ke supir yang menyupiri mereka.


" Baik pak."


" Ke tempat pukis langganan aja mang." Ucap Zafira.


" Iya Bu."


mereka pun sampai di tempat pukis


" Mas beli pukis nya dulu ya." ucap bagas sebelum keluar dari mobil


" Iya mas buat andra Coklat sama keju aja." Ucap Zafira.


Bagas pun turun dari mobil dan


langsung memesan berapa pukis untuk Andra Putra Sulungnya, dan juga untuk keluarga tak lupa juga


Andra yang menunggu mami dan papi nya Pulang, langsung menarik tangan omanya


Saat mendengar suara deru mobil datang. Memang setelah makan malam andra meminta Omanya untuk menunggu sang mami dan papinya pulang di ruang tamu agar mendengar suara mobil nya.


" Yeah ami, api ulang .." teriak Andra begitu melihat Mami dan Papinya keluar dari dalam mobil.


Bagas yang melihat putranya sudah menunggunya di teras bersama Mommy mertuanya. Bagas pun langsung menggendong sang putra


ke dalam rumah. Sedangan zafira dî tuntun oleh mommy khayra.


masuk.


" Sudah nunggunya." tanya deddy Gibran ke sang cucu.


" dah, dah ulang Opa." Jawab andra sambil mengangguk.


mereka pun duduk di ruang keluarga berkumpul dengan yang lainnya.

__ADS_1


" Gimana Fir Cicit- Cicit oma." tanya Oma buyut


" Alhamdulillah baik-baik saja


Oma buyut, mereka sangat baik saja tinggal menunggu mereka keluar melihat dunia," ucap Zafira


Tak lama bibi pun datang membawa pukis yang bagas dan Fira tadi beli sama dengan minumnya juga.


" yeah ue anda atang." teriak andra kesenangan.


" Bukan punya Andra tahu ini punya uncle tahu." zafran


" Unya anda, api ama ami yang eli au "andra sedikit sewot di goda uncle nya.


" Kak andra nggak boleh begitu dong ngomongnya, yang baik sayang." ucap bagas yang beritahu sang putra untuk tidak bersikap seperti itu.


Sedangkan Zafran Sendiri Sangat senang menggoda.Keponakannya


" Fran kamu tuh ya senang banget ngegodain keponakan kamu."


ke." omel mommy khayra.


" Andra kalau sudah makan kue nya nanti langsung tidur ya, Tapi sebelum minta sama suster untuk gosok Gigi dan ganti baju ya. Mami ke kamar dulu Baby twins mau istirahat." Ucap Zafıra.


" Iya Ami." Jawab Andra.


Zafira pun pergi meninggalkan ruang keluarga untuk pergi ke kamarnya.


Setelah berganti baju dan minum susu yang di buatin oleh Bagas. Zafira pun memutuskan untuk tidur walaupun sudah di pastikan dia akan susah tidur.


Pukul satu malam tiba-tiba ponsel suaminya bunyi. Karena tak mau mengganggu suaminya istirahat. Jadi Zafira memutuskan untuk mengangkat telponnya. Ternyata kakak iparnya yang menelpon, Zafira langsung mengangkat telponnya. Karena takut ada hal yang penting atau takut ada apa-apa dengan ayah mertuanya.


" Assalamualaikum kak ada apa malam-malam nelpon."


" ............. "


" Gimana bisa kak? Terus kamu sama siapa di sana?."


" ................"


" Ya udah aku bangun mas Bagas dulu nanti biar langsung ke sana. Di tunggu ya sudah jangan nangis lagi kak."

__ADS_1


" ............"


Zafıra pun mematikan teleponnya.


__ADS_2