
Hari ini hari pertama Andra sekolah dan rencananya Zafira akan nungguin Andra. Zafira juga sudah sok asi untuk si kembar selama dia pergi.
Sampai sekolah Zafira langsung menggandeng tangan putranya masuk sebelum masuk ke kelas. Mereka pergi ruang kepala sekolah terlebih dahulu. Setelah itu baru Andra di ajak oleh gurunya menuju kelas. Sedangkan Zafira menunggu di luar.
Tak terasa sudah dua jam Andra belajar di kelas dan sudah ada pengumuman kalau kelas usia dini sudah bisa di jemput. Zafira pun menunggu di depan gerbang penjemputan.
Wajah Zafira tersenyum saat melihat Andra berjalan bersama teman-temannya yang lain dan terlihat dia sudah mengenal teman-temannya.
Para orang tua berbaris untuk menjemput anaknya, dan kini giliran Zafira yang menjemput putra.
" Sampai ketemu lagi ya Attaqy." Ucap Miss Nura guru yang mengajar Andra.
" Anda... Ukan akaki." Protes Andra.
" Sayang nggak boleh begitu, bilang yang baik sama Miss nya. Mau di panggil Andra miss bukan Attaqy." ucap Zafira memberitahu putranya.
" Maap mis ini Anda nda AU tipanggil akaki." Ucap Andra.
" Oh iya maaf deh Miss nggak tahu kalau panggilannya Andra ya."
__ADS_1
Andra mengangguk.
Setelah itu mereka pun pamit pulang dan di dalam mobil Zafira menanyakan apa saja yang dia lakukan tadi.
Andra memberitahu kalau tadi dia mewarnai dan juga menempel kertas menjadi bebek dan langsung di tunjukan ke Zafira. Walaupun hasilnya berantakan tapi dia melihat putranya bersemangat saat menceritakan kegiatan sekolahnya. Zafira punya rasa ke bahagia dan kebanggaan tersendiri karena di hari pertamanya Andra tidak malu.
Sampai rumah dia langsung berlari masuk ke dalam dan langsung memberitahukan Oma, opa buyut dan Oma buyutnya. Hasil pekerjaan yang tadi dia buat di sekolah dan dia juga bercerita kalau mempunyai banyak teman.
" Ayo anak mami kita ganti bajunya dulu yuk baru nanti lanjut cerita lagi." ajak Zafira.
Andra pun langsung mengikuti maminya.
Tinggal menunggu para laki-laki yang masih berada di kantor.
Saat Opa, papi dan juga om nya datang Andra langsung bercerita kepada mereka padahal baru saja masuk rumah.
******
Keluarga Arif sudah pindah ke rumah yang sudah di sediakan oleh pihak pesantren. Dan kedua adiknya juga sudah masuk sekolah di pesantren.
__ADS_1
Luna sendiri juga sudah kembali bekerja dan Arif sendiri saat ini sedang membereskan ruko yang dia sewa untuk usaha. Arif yang rencananya akan membuka restoran Korea yang harganya sangat terjangkau. Kenapa buka restoran Korea karena Arif punya teman yang jago membuat makan Korea. Jadi temannya itu akan bekerja dengan Arif.
Pukul empat sore Arif pun pergi meninggalkan ruko untuk menjemput sang istri. Memerlukan waktu setengah jam barulah Arif sampai di kantor milik mertuanya itu.
Mobil yang di bawa Arif masuk ke gedung kantor mertuanya dan terlihat istrinya sudah menunggu di lobby. Luna langsung masuk begitu mobil suaminya tiba.
" Maaf ya telat, lama ya nunggunya." Ucap Arif begitu Luna masuk mobil.
" Nggak apa-apa kok mas, mas Arif capek nggak?." Tanya Luna.
" Memang mau kemana?." Tanya Arif.
" Pacaran." Ucap Luna.
" Pacaran...." Tanya Arif kembali.
" Iya kita pacaran gitu, ada film bagus tahu mas." Ucap Luna antusias entah kenapa dia ingin pergi berdua dengan suaminya itu.
" Kita pulang dulu ya, mas mandi dan ganti baju dulu baru kita pergi nonton." Ucap Arif yang tidak ingin mengecewakan istrinya.
__ADS_1
Mereka pun pulang terlebih dahulu baru mereka berangkat lagi untuk pergi ke mall. Sampai mall mereka langsung menuju bioskop.