Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
105. curhat


__ADS_3

" Fat...hem... Kamu yakin mau dengarkan curhatan aku." Tanya Ayra ragu.


" Iya aku akan dengar curhatan kamu, mumpung hari ini kita libur jadi aku punya waktu banyak untuk mendengarkan curhatan kamu." Jawab Fatimah.


Ayra mencoba untuk menarik nafas lalu menghembuskan nafasnya berlahan. Ayra berusaha untuk meyakinkan diri untuk bercerita


" Fat, kamu pernah nggak suka sama lawan jenis." tanya Ayra.


" pernah." jawab Fatimah.


" Pernah kamu menyukai laki-laki tapi hanya kamu simpan di hati tanpa ada niatan untuk memberitahukan perasaan kamu."


" Pernah."


" Fat menurut kamu salah nggak kalau kamu mencintai kakak sepupu kamu."


Fatimah memandang Ayra sambil mengernyitkan keningnya.

__ADS_1


" Kenapa salah ya! Walaupun kakak sepupu kamu nggak punya ikatan darah."


" Nggak salah kok apalagi nggak ada ikatan darah asal keluarga besar kamu nggak masalah." Jawab Fatimah.


" Aku mencintai kakak sepupuku dalam diam dan berharap semoga Allah SWT mempersatukan aku sama dia. Awalnya aku merasa perasaan aku salah karena mencintai kakak sepupu aku. Tapi kalau di lihat dari ikatan darah sama sekali nggak ada. Aku hanya anak angkat keluarga aku saat ini. Sedangkan ayahnya dia itu kakak angkatnya mami aku. Karena itu aku terus saja mencintai dan mengharapkan kakak sepupu aku."


" Tapi sekarang aku harus menghapus perasaan aku ini fat, semalam saat aku buka ponsel saat seharian kemarin tidak sempat pegang ponsel. Dan di grup keluarga aku melihat ada video yang di kirim oleh sepupu aku ke grup keluarga. Dan dalam video itu menampilkan laki-laki itu sedang melamar sepupu aku." Ucap Ayra sambil menghapus air matanya yang mengalir di pipinya.


" Maksudnya?." Fatimah tak mengerti karena di belum tahu tentang keluarga temannya itu.


" Jadi Opa dan Oma aku punya lima anak, Saat Om Rayyan baru berapa bulan. Opa dan Oma aku harus pindah ke Jepang. Dan saat di Jepang Opa dan Oma aku mengangkat dua orang anak kakak beradik. Om sakti dan Tante Dania mereka di adopsi setelah kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Dan berapa tahun kemudian Oma melahirkan anak kembar yaitu om Zafran dan mami aku."


" Om sakti mempunyai dua anak yaitu yang pertama mas Ghaizan dan yang ke dua Mezzaluna, Mas Ghaizan adalah kakak sepupu aku yang aku suka. Dan mas Ghaizan melamar anaknya om Rayyan, anak kandung pertama Oma aku. Namanya Breeze, Breeze itu kembar tiga dan dia paling akhir. Sekarang kamu sudah ngerti kan fat." Tanya Ayra.


" Sekarang aku sudah tahu. Kamu memang selama ini kalau lagi kumpul kamu nggak pernah melihat kakak sepupu kamu siapa tuh mas Ghaizan ya." Ayra mengangguk.


" Kamu nggak pernah melihat mas Ghaizan itu ngelirik-lirik atau mencuri pandang ke sepupu kamu Breeze." Tanya Fatimah.

__ADS_1


Ayra menggeleng


" Breeze itu umur berapa?." Tanya Fatimah.


" Breeze baru lulus SMA." Jawab Ayra.


" Ay mungkin mas Ghaizan itu sama kaya kamu dia sudah menyukai sepupu kamu Breeze dari dulu. Cuma karena Breeze nya masih sekolah jadi baru sekarang dia bilang dan melamar Breeze. Apalagi kan di keluarga kamu kan memang nggak ada yang namanya pacaran." Ucap Fatimah.


" Sekarang lebih baik kamu hapus perasaan kamu itu Karena nantinya kamu juga yang akan merasa sakit hati. karena kamu pasti akan selalu bertemu dengan mereka di acara keluarga." ucap Fatimah.


" Iya benar kata kamu fat aku memang harus membuang perasaan ini."


' Sekarang jangan nangis lagi, mendingan kita buat kue yuk besok Michelle ulang tahun." ajak Fatimah


" Yuk mau buat kue apa?" tanya Ayra.


" Belum tahu karena belum beli bahannya. Ini aku baru mau ke supermarket mau nitip nggak."

__ADS_1


karena Ayra nggak mau nitip jadi Fatimah pun pamit pergi.


__ADS_2