Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
59.tawaran kakek Azzam


__ADS_3

Kediaman keluarga besar al-Fathir sangat ramai karena kedatangan kerabat, sahabat dan berapa rekan bisnis keluarga al-Fathir. Karena hari ini akan melaksanakan acara pengajian dalam rangka aqiqah si kembar.


Andra yang tahu kalau Saudara-Saudaranya akan datang sudah ribut dari pagi membuat maminya pusing karena terus-terusan bertanya kapan saudaranya datang.


" Eh... ngapain sih nanya melulu?" tanya Zafran ke keponakannya.


" Anda au acih iyat ainan anda om." Jawab Andra.


" Emang mainan apa?." Tanya Zafran lagi.


" Ini anda acuh iyat." Andra langsung menarik tangan Zafran untuk mengikutinya.


Ternyata Andra membawa Zafran ke halaman belakang.


" Iyat om." Tunjuk Andra ke mainan perosotan dari balon yang sengaja di sewa oleh Mommy Khayra untuk menyenangkan cucunya.


" Memang Andra berani." Tanya Zafran.


" Ani..." Jawab Andra penuh semangat.


" Ayo om temani." Ucap Zafran.


Andra pun bermain ditemani oleh Zafran Sampai para Sepupu anda datang dan bergabung bermain dengannya.

__ADS_1


Luna datang bersama dengan suami dan keluarga suaminya, Arif dan keluarganya sangat minder karena ini kali pertamanya mereka ikut acara keluarga konglomerat.


" Yang datang orang kaya semua pak." Tutur Bu Nurmadiah.


" Sudah pasti Bu ya wong mereka juga orang kaya sudah pasti yang datang juga orang kaya." Ucap pak Nurcholis.


" Bapak dan ibu tenang aja mereka semua baik dan tak pernah memandang rendah orang. Nanti bapak dan ibu bisa lihat saja nanti bagaimana mereka." Ucap Luna.


mereka pun masuk dan langsung disambut sama Semua orang Pak Nurcholis dan Arif bergabung dengan para laki-laki Dan bu Nurmadiah sendiri bergabung dengan ibu-ibu


Sedangkan aga dan anin pun bergabung dengan yang sepantran.


Acara pun berjalan dengan lancar si kembar dan ayra juga anteng tidak rewel dan mereka bertiga menjadi bahan rebutan semua orang.


sore han para tamu undangan Sudah pada pulang dan hanya tersisa keluarga saja.


" Iya pak kyai sama istri seorang petani lebih tepatnya kami butuh tani dengan bayaran harian karena kami tidak punya sawah."


Jawab pak Nurcholis.


" Terus kalau lagi tidak musim tanam atau panen pak nuncholis kerja apa?." tanya opa.


" kalau tidak lagi musin tanam atau panen biasanya saya ke pasar Jadi buruh panggul." Jawab pak nurcholis lagi

__ADS_1


" pak nurcholis maaf ya Sebelumnya saya mau nawarin ke pak nurcholis untuk memegang sawah dan kebun milik pesantren. Pak Nurcholis tenang saja pak Nurcholis tidak sendirian karena nanti banyak santri yang akan membantu." Jelas kakek Azzam.


" Kami juga akan menyediakan rumah untuk pak Nurcholis dan keluarga tinggal dan untuk anak pak Nurcholis bisa bersekolah di pesantren Al hikmah dan gratis untuk biaya sekolahnya." Tambah kakek Azzam lagi.


Pak nurcholis langsung melihat ke istri dan anak-anaknya secara bergantian.


" Pak nurcholis bisa dipikirkan saja dulu atau berdiskusi dengan keluarga dulu kalau setuju tinggal bilang ke Luna saja." Ucap kakek Azzam.


" Iya pak kyai saya pikirkan dulu." Ucap pak Nurcholis.


Sampai apartemen pak Nurcholis mengajak anak-anaknya bicara.


" Menurut kalian gimana dengan tawaran pak kyai Azzam?." Tanya pak Nurcholis.


" kalau Arif terserah bapak saja kan bapak nanti yang akan menjalankannya." Jawab Arif.


" Iya ibu juga terserah bapak saja." Timpal Bu Nurmadiah.


" Pak... Bu kalau boleh Luna berpendapat tapi ini hanya pendapat Luna saja. Alangkah baiknya bapak dan ibu menerima saja, kalau ibu sama bapak menerimanya kan luna dan mas Arif bisa setiap saat bertemu dengan ibu dan bapak. Lagi pula bukannya Aga dan anin kepingin bersekolah di pesantren Al hikmah. Kenapa nggak di ambil saja kesempatan ini." Ucap Luna.


": Benar pak Bu dengan begitu bukannya kita bisa menabung uang yang untuk sekolah aga dan Anin." Ucap Anin.


" Iya pak toh sama saja bapak sama ibu di sana maupun di sini sama-sama kerja sama orang juga." Ucap Arif.

__ADS_1


" Baiklah bapak akan terima tawaran pak kyai azzam." Ucap pak Nurcholis


" Kalau bapak dan ibu sudah yakin biar Luna kasih tahu kakek Azzam secepatnya." Ucap Luna


__ADS_2