Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
101. menemani mami


__ADS_3

Ayra meninggalkan kedua teman barunya dan berjalan menuju ke mobil sang kakak. Ayra pun masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi penumpang bersama dengan sang kakak. Karena di depan ada Vito dan Lexi yang mengendarai mobil.


" Ay yang tadi siapa? Teman baru kamu Ay!." Tanya Lexi.


" Iya namanya Michelle dan Nancy, kenapa Kak Lexi naksir!." Tanya Ayra.


" Boleh kalau ada yang jomblo." Jawab Lexi.


" Kaya nya mereka jomblo deh tapi nggak tahu juga nanti Ay tanya deh. Apalagi mereka juga sama kaya kak Lexi beragama Kristen jadi nggak pusing." Ucap Ayra.


" Bener loh Ay,"


" Insyaallah, kak Vito nggak mau juga buat di comblangin." Tanya Ayra ke kak Vito.


" Nggak deh kan beda agama, kak Vito nunggu kamu ada kalau kamu sudah siap kak Vito tinggal menghadap papi Bagas dan mami Zafira buat mengkhitbah." Ucap kak Vito sambil bercanda.


" Apa sih kak Vito becanda aja." Ucap Ayra salah tingkah.


" Aku serius loh, Nggak apa-apa kan Dra." Tanya Vito ke Andra.


" Aku sih oke aja selama bisa membahagiakan adik aku." jawab Andra.


Wajah Ayra langsung memerah.

__ADS_1


****


Di Indonesia si kembar Arfan dan Arqan sedang menemani maminya ke Bandung. Sedangkan papi Bagas sedang tak bisa ikut karena ada meeting penting. Beruntung anak kembarnya sedang libur sekolah jadi mereka yang menemani maminya ke Bandung.


Mereka berangkat habis subuh agar sampai sana masih pagi. Mami Zafira, Arfan dan Arqan pun pamitan ke papi Bagas, opa Gibran, Oma khayra dan yang lainnya. Setelah berpamitan, papi Bagas mengantar mereka keluar dan sudah ada mang Dayat yang sudah bersiap di samping mobil Alphard. Mang Dayat yang akan menjadi supir mengantarkan mami Zafira dan kedua anaknya ke bandung.


Mereka pun masuk kedalam mobil, Arfan memilih untuk duduk di depan bersama Mang Dayat. Sedangkan kembarnya Arqan memilih duduk bersama maminya di kursi penumpang.


" Mang Dayat hati-hati ya bawa mobilnya." Pesan papi Bagas.


" Iya pak."


" Sayang kalau sudah sampai langsung telpon mas ya." Ucap papi Bagas ke mami Zafira.


" Walaikum salam."


Mobil yang di tumpangi oleh mami Zafira dan kedua anak kembarnya pun pergi meninggalkan kediaman keluarga al-Fathir. Setelah mobil sudah tak terlihat dari pandangan papi Bagas, papi Bagas pun masuk ke dalam rumah.


Perjalanan masih pagi jadi lumayan lancar hanya saat sampai kota Bandung perjalanan mereka mulai tersendat.


" Kita mampir beli sarapan dulu mang." Ucap mami Zafira.


" Baik Bu, mau sarapan dimana?." Tanya mang Dayat.

__ADS_1


" Dimana aja mang? Mang Dayat kan orang Bandung pasti tahu sarapan yang enak dimana?." Jawab Mami Zafira.


" Ke bubur ayam H.oyo aja mang, Arfan kangen buburnya." Ucap Arfan.


Mang Dayat pun mengikuti permintaan anak majikannya melajukan mobilnya menuju ke warung bubur H. Oyo di jalan Sultan Tirtayasa. Sampai di warung bubur H. Oyo mereka pun turun termasuk mang Dayat.


" Kalian mau pesan apa?." Tanya mami Zafira.


" Arfan bubur ayam komplit." Jawab Arfan.


" Kalau Arqan nasi tim aja mih."


" Mang Dayat pesan apa?."


" Kupat tahu saja Bu."


" Teh pesan bubur ayam komplit satu, bubur ayam cakwe satu, nasi tim satu dan kupat tahunya satu, minumnya teh hangat empat." ucap mami Zafira memesan makanan.


Tak lama pesanan mereka pun datang.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Rumah author kebanjiran tanggul dekat rumah jebol semalam. Tadi pagi sudah surut tapi sekarang naik lagi, Minta doanya ya semoga cepat surut dan nggak harus ngungsi buat tidur. 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2