Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
58. berkeliling


__ADS_3

Luna mengajak keluarga suaminya untuk berkeliling pesantren untuk melihat fasilitas apa saja yang di miliki. Tapi sebelum berkeliling Luna mengajak keluarga suaminya untuk bertemu dengan kakek Azzam. Setelah bertemu dengan kakek Azzam baru lah mereka berkeliling.


Pertama Luna membawanya ke sekolah milik pesantren, kondisi sekolah lumayan ramai. Karena sudah tidak ada kegiatan belajar mengajar, santri dan santriwati kegiatannya di isi dengan kegiatan class Meeting. Luna pun menjelaskan apa saja fasilitas yang di miliki oleh pesantren dan dimana saja letaknya. Seperti gedung ini mempunyai aula di setiap lantainya, lab komputer, lab IPA, perpustakaan, dan masih banyak lagi.


Sepanjang perjalanan juga tak jarang banyak yang menyapa Luna, mereka mengenal Luna selain sebagai alumni juga sebagai bagian dari keluarga Ndalem.


" assalamualaikum kak Luna." Sapa Syera yang kebetulan sedang duduk-duduk dengan teman-temannya.


" Walaikum salam, hai Sye kirain sudah nggak ada kegiatan bakal di jemput sama mas Rayyan."


" Nanti sore baru di jemput Sye juga belum bertemu sama si kembar. Oh iya kak, selamat ya atas pernikahannya semoga samawa." Ucap Syera mengucapkan selamat atas pernikahan Luna dengan suaminya.


" Terima kasih Sye, oh iya kenalin ini ibu dan bapaknya suami aku. Kalau yang ini kedua adik ipar aku Anin dan Aga." Luna memperkenalkan keluarga suaminya ke Syera.


" Pak, Bu , Anin juga Aga kenalin ini Syera, Syera ini istrinya mas Rayyan kalian sudah tau kan yang mana mas rayyan." Ucap Luna.


Mereka berempat kaget bagaimana bisa masih berseragam SMA tapi sudah menikah.

__ADS_1


Syera yang melihat mertuanya Luna kaget Syera pun langsung menjelaskan.


" Pasti ibu dan bapak bingung ya kenapa masih sekolah tapi kok sudah menikah. Saya menikah dengan bang Rayyan karena telah terjadi sesuatu. Tapi bukan karena kenakalan remaja loh, tapi saat itu sebenarnya saya akan menikah bukan dengan bang Rayyan. Tapi dengan anak seorang kyai yang cukup terkenal. Namun di hari Disaat semua sudah siap dan para tamu sebagian sudah datang. Tiba-tiba saja mempelai laki-laki dan keluarga tidak datang karena mempelai laki-laki harus menikahi wanita lain karena wanita itu sudah hamil dan minta pertanggungjawaban. Saat tahu jujur saya hancur banget bukan hancur karena tidak jadi menikah tapi hancur karena membuat malu kakek dan nenek saya mereka berdua adalah satu-satunya keluarga saya."


" Tapi Allah SWT masih sayang sama saya tiba-tiba bang Rayyan mengajukan diri menggantikan untuk menikahi saya. Awalnya saya merasa kalau bang Rayyan hanya kasihan sama saya. Tapi setelah beberapa bulan menikah dan walaupun hanya seminggu sekali bertemu ternyata kami saling menerima dan saling menyayangi." cerita Syera.


Pak Nurcholis dan Bu Nurmadiah sungguh tak enak hati.


" Sebenarnya Mommy khayra dan Deddy Gibran juga sama menikah saat Mommy khayra masih sekolah. Adiknya Mommy khayra juga sama." Jelas Luna.


"Iya betul nak Syera daripada pacaran terus berbuat dosa." Ucap Bu Nurmadiah.


Mereka ngobrol berapa saat setelah itu Luna kembali membawanya berkeliling.


****


Zafira yang baru saja menjadi ibu sedang senang-senangnya merawat si kembar dan juga kedua anak angkatnya.

__ADS_1


" Sayang nanti untuk acara aqiqah si kembar di rumah saja ya biar nggak repot dan juga biar lebih nyaman buat si kembar dan Ayra." Ucap Mommy khayra.


" Terserah Mommy aja bagaimana baiknya tapi memang lebih baik di rumah jadi Fira nggak usah repot-repot nyiapin perlengkapan anak-anak Fira Mom. Terus catering nya bisa dari restoran Mom."


" Iya , tapi untuk anak panti dan anak yatim-piatu nggak di rumah tapi biar Jenni yang urus soalnya biar nyaman tamu yang datang. kalau kelewat banyak yang datang kasihan juga bakal sumpek. keluarga kita sendiri saja sudah banyak." Jelas Mommy khayra.


" Oh iya Mom soal kambing mas Bagas yang cari atau pihak restoran yang cari." Tanya Zafira.


" Sudah di urus tinggal beres aja, Deddy juga sudah bilang ke Bagas."


" Oh ya mungkin mas Bagas lupa kali bilang ke Fira."


" Oh iya fir, Andra nanti di sekolahin saja walaupun nggak setiap hari. Tapi bagus buat dia bisa berinteraksi dengan orang banyak. Biar dari kecil kita sudah harus buat dia bahwa kita akan kasih dia yang terbaik walaupun dia bukan anak kandung kamu."


" Iya Mom Fira juga sudah membicarakan ke mas Bagas, nanti kalau si kembar bisa di tinggal. Fira mau bawa Andra ke sekolah usia dini, kalau dia mau Fira akan daftarkan. Tapi kalau dia belum mau Fira nggak akan memaksa Mom."


" Iya takut nya dia malah mogok di tengah jalan."

__ADS_1


__ADS_2