
Delapan tahun kemudian....
Sampai saat ini rumah tangga Bagas dan Zafira langgeng dan harmonis. Keluarga kecil ini selalu di warnai dengan kebahagiaan yang tak terkira.
Memiliki empat orang anak yang kini beranjak besar membuat Zafira sebagai seorang ibu sangat bahagia melihat tumbuh kembang mereka.
Andra si sulung saat ini sudah lulus SD dan akan masuk ke SMP. Andra sebagai anak pertama sangat menyayangi ketiga adiknya dan dia selalu menjaga ketiga adiknya dengan baik. Andra juga yang tahu kalau dia hanya seorang anak angkat, Andra pun bertekad akan selalu memberikan yang terbaik untuk kedua orang tua angkatnya. Dan Andra juga selalu menjaga sikapnya bisa sedang berada di luar rumah karena dia tidak mau membuat mau kedua orang tua angkatnya terutama keluarga besar maminya yang sangat cukup terpandang.
Apa yang di lakukan sang kakak Ayra pun melakukan hal yang sama. Menjadi perempuan satu-satunya dengan satu orang kakak dan dua orang adik tak membuat Ayra menjadi manja. Sama seperti sang kakak Ayra juga menjadi murid yang pintar dan selalu juara kelas.
Dan si kembar Rezel dan Rizal yang mewarisi sifat maminya yang rame dan ada saja tingkahnya. Tapi keduanya juga tak mau kalah dengan kedua kakaknya mereka juga termasuk anak berprestasi. Dan saat ini si kembar naik kelas tiga beda setahun dengan kakak perempuannya Ayra yang sekarang naik ke kelas empat.
Rezel dan Rizal selalu membuat ramai kediaman keluarga al-Fathir dengan tingkah pola mereka bersama dengan adik sepupunya Arkha yang beda dua tahun di bawah si kembar. Arkha juga terlahir kembar tiga, yang lahir pertama Argha kedua Arkha dan yang terakhir Zee. Walaupun lebih muda tapi dalam urutan keluarga Arkha lebih tua karena Arkha anaknya Om Rayyan kakak maminya si kembar Rezel dan Rizal.
__ADS_1
Liburan kali ini mereka semua hanya berlibur di rumah saja. Karena Oma buyut nya jatuh sakit dan sering keluar masuk rumah sakit semenjak opa buyut meninggal dunia. Oma buyut seolah kehilangan semangat hidupnya yang sudah lebih dulu kembali kepadanya.
Dan liburan dua Minggu semua cucu Deddy Gibran dan Mommy khayra berkumpul di kediaman keluarga al-fathir. Hanya Shanum dan Shaka anak dari Dania dan Khalid saja yang tidak pulang karena sedang kuliah di Amerika. Shaka yang sebentar lagi lulus S1 dan rencananya akan lanjut S2. Sedangkan Shanum baru kuliah tahun kedua sama seperti sang kakak yang sama-sama kuliah di Harvard university.
Si kembar Rezel dan Rizal lebih memilih bermain dengan Aghra dan Arka anaknya Rayyan, Ezhar anaknya Zafran. Mereka lebih memilih bermain bola sore itu.
Ghaizan anaknya Sakti yang sudah remaja dan Andra yang mau beranjak remaja lebih memilih untuk bermain play station.
Zafira dan Bagas masih belum di percaya untuk mengandung kembali. Padahal saat si kembar berusia tiga tahun Zafira sudah program kembali untuk bisa punya anak kembali. Tapi sampai saat ini Allah masih belum memberi kepercayaan.
Dan sampai saat ini baik Rayyan maupun Zafira mereka memilih tetap tinggal di kediaman al-Fathir. walaupun masing-masing sudah mempunyai empat orang anak.
Hanya Zafran saja yang memilih tinggal dengan mertuanya karena istrinya anak satu-satunya. Zafran tahu istrinya berat kalau harus pisah dengan kedua orang tuanya.
__ADS_1
" Mom, apa nggak sebaiknya di rawat di rumah sakit aja." Usul Zafira yang tak tega melihat kondisi Oma nya yang kian memburuk.
Zafira juga bisa melihat Deddy Gibran dan Tante Gita yang sangat bersedih karena orang tua satu-satunya yang mereka miliki kini terbaring sakit.
" Mommy tergantung Deddy." ucap Mommy khayra.
Tak lama Deddy Gibran keluar dari kamar sang Oma.
" Dania kamu telpon Shaka dan Shanum suruh pulang sekarang juga. Bilang suruh langsung hubungi Oma Hanmi biar mereka ikut pesawat milik Opa Jimi.( Oma Hamni adalah adik nya mamanya Deddy Gibran yang merupakan ibu dari Michiko kakak iparnya Mommy khayra)." Ucap Deddy Gibran yang meminta kedua cucunya yang sedang kuliah di negeri Paman Sam.
Dania langsung menelpon kedua anaknya dan langsung menyuruh mereka berdua untuk langsung pulang ke Indonesia.
Suasana makin tegang setelah Deddy Gibran meminta kedua cucunya untuk pulang.
__ADS_1