
mereka pun pergi menuju ke kasir
untuk membayar belanjaan.
" Ami, anda au ayal endili oleh."
ucap andra.
" Oh mau bayar Sendiri." Tanya Zafira.
Andra mengangguk
" Boleh, minta tolong Sama suster buat gendong kak andra. "ucap Zafira.
" Encus eci anda inta olong endong anda oleh." pinta andra
" boleh dong," ucap Suster desi yang langsung mengendong andra.
" Totalnya jadi 245 ribu Bu." Ucap petugas kasir memberitahu total belanjaannya
" Nih kak andra kasih tantenya. "
ucap Zafira memberi kartu ke andra ,untuk andra kasih ke kasir.
" Ni ate" ucap andra memberikan
Kartu maminya ke petugas kasir.
Setelah melakukan pembayaran petugas kasir pun mengembalikan kartunya ke andra
" ini kartunya. terima kasih, "ucap
petugas kasir memberikan kembali kartu maminya ke Andra.
" Ama- ama ate." jawab andra sambil tersenyum manis.
Selesai dari toko buku memutuskan untuk makan siang dalu Sebelum pulang. Zafira juga menawarkan anak sulungnya ke toko mainan tapi andra tak mau dia bilang mainnya masih banyak.
Zafira sangat senang Andra tidak
begitu suka dengan mainan. Dan
__ADS_1
jarang dia meminta dibelikan mainan. Justru papi dan omnya lah yang paling sering membelikan andra mainan.
Sampai di rumah andra langsung mengeluarkan buku mewarnainya.
" wah Andra beli apa." Tanya opa buyut.
" Anda eyi uku opa uyut." Jawab Andra.
" Opa buyut dibelin nggak." Tanya Opa buyut.
" Aap Opa uyut anda upa!" Ucap Andra Sambil tangannya menepuk dahinya.
Semuanya tertawa melihat tingkah andra
" Opa buyut mau ngambek ah." ucap Opa buyut yang pura-pura ngambek.
" Aap Opa uyut." Andra berdiri lalu mengatupkan tangannya sambil
memasang wajah sedih.
Benar-benar tingkah Andra membuat orang tak henti tertawa.
*
*
dengan keluarga al-Fathir.
Pukul tiga sore seluruh keluarga
berangkat ke panti asuhan. Andra begitu senang karena ulang tahunnya dirayakan. Selama perjalanan ke panti asuhan
tak henti-hentinya andra terus saja bercerita. Dan ada aja yang dia ceritakan walaupun terkadang bahasanya tidak kami mengerti karena andra masih cadel.
Sampai panti asuhan tak lama adzan ashar berkumandang jadi mereka semua pun
mengelar shalat berjamaah terlebih dahulu.
Selesai shalat mereka semua pun
bersiap untuk merayakan ulang tahun andra yang diadakan di halaman belakang Panti. Acara ulang tahun bertema superhero
__ADS_1
Cukup meriah dengan di datangkan Cosplay Superhero yang makin membuat anak-anak panti kian gembira.
" Sayang melihat anak-anak panti
tersenyum bahagia, bagaimana setiap ulang tahun anak-anak kita, kita rayain di sini aja." ucap bagas.
" Iya mas, Rasanya bahagia melihat mereka, Mommy sih setiap tahun kalau anaknya ulang tahun paling hanya mengirimkan bingkisan buat anak anak
panti. kalau nggak mereka diminta
datang ke tempat kami biasanya
menggelar acara, tapi mereka lebih Cendrung diam saja tidak seperti Sekarang." Jelas Zafira.
" Mungkin karena ini tempat mereka Jadi mereka bisa mengkondisikan diri mereka kalau di luar dari panti mereka hanya takut kalau nanti akan bikin
malu ibu panti." ucap Bagas.
" Dulu mas bagas lagi tinggal disini gimana? tanya Zafira menanyakan Perasaan suaminya
saat dulu tinggal si panti.
" Biasa aja karena keburu bertemu
Mommy dan Oma Jadi mas nggak merasa apa yang mereka rasakan " Jawab Bagas sambil menatap anak-anak panti.
Zafira Mengelus lengan & suaminya, Dia tahu masa-masa itu adalah masa terberat bagi suaminya dan keluarganya.
" Nggak apa-apa Sayang itu sudah lewat kalau tidak ada kejadian itu
mas nggak akan bertemu dengan kamu dan menikah dengan kamu. Kalaupun mas mengenal kamu belum tentu Deddy Dan Mommy langsung mengasih Restu.
Secara kan kamu anak perempuan Satu-Satunya." ucap bagas
" Nggak gitu juga konsepnya
mas kalau sudah jodoh mah mau
di apain lagi." ucap Zafıra.
Selesai acara ulang tahun semua keluarga tidak langsung pulang tetapi dilanjutkan untuk makan malam keluarga.
__ADS_1