
Mami Zafira dan papi Bagas pun mengikuti dokter ke ruangannya setelah sebelumnya berterima kasih juga dengan polisi yang mengantar mereka menemui dokter. Sedangkan Arfan dan Arqan memilih menunggu di luar sambil memberitahukan keluarga yang lainnya.
" Selamat malam bapak dan ibu sebelumnya kami ingin menjelaskan kondisi ananda Muhammad Attaqy, kondisi nya saat ini kritis dan harus segera di lakukan operasi tapi rumah sakit ini tidak mempunyai peralatan yang lengkap. Jadi kami ingin meminta persetujuan keluarga untuk di pindahkan ke rumah sakit besar dengan peralatan yang lengkap." Jelas dokter.
Mami Zafira kembali menangis lagi karena membayangkan kondisi putranya.
" Baik dok, saya akan memindahkan anak saya ke rumah sakit keluarga, rumah sakit royal medica ." Ucap papi Bagas.
Dokter sudah menembaknya karena melihat dari kartu identitas milik korban. Makanya dia tahu kalau di hadapan dirinya adalah anak dan menantunya Gibran al-Fathir.
" Baik pak, ibu saya akan urus kepindahan pasien." Ucap dokter.
" Iya dok, saya juga akan menghubungi pihak rumah sakit royal medica. Kalau gitu kami permisi dulu, assalamualaikum."
__ADS_1
Walaikum salam."
Mami Zafira dan papa Fachri pun keluar dari ruangan dokter, dan menghampiri anak kembarnya. Lalu papi Bagas langsung menghubungi pihak rumah sakit royal medica.
****
Seluruh keluarga besar kaget saat membaca chat yang di kirim oleh Arfan ke group keluarga.
Setelah berapa saat dirinya hanya bisa diam terpaku, dan setelah Ayra bisa menguasai dirinya akibat keterkejutannya. Ayra pun langsung mengambil tas dan juga ponselnya lalu keluar kamar tamu yang dia tempati selama menginap di rumah Tante Jihan. Ayra mencari keberadaan tantenya dan kebetulan Tante Jihan keluar dari kamar.
" Ay kamu kenapa?." Tanya Tante Jihan panik karena melihat keponakannya menangis.
" Mas Andra Tan, mas Andra kecelakaan sekarang ada di rumah sakit." Ucap Ayra sambil menangis.
__ADS_1
" Innalilahi, ayo kita ke rumah sakit Tante ganti baju dulu."ucap Tante Jihan.
Setelah Tante Jihan mengganti pakaian dan juga meminta ART untuk menjaga rumah dan anaknya. Baru Tante Jihan dan Ayra pun berangkat ke rumah sakit. Di perjalanan Tante Jihan juga memberi kabar ke Aji dan Luna tentang musibah yang menimpah keponakannya.
*****
Papi bagas dan mami Zafira melihat kondisi putranya yang tidak sadarkan diri. Hati mami Zafira hancur apa lagi saat dirinya mendengar cerita bahwa mobil anaknya ringsek akibat di tabrak truk yang saat itu mengalami rem blong. Mami Zafira nggak bisa membayangkan bagaimana kondisi putranya saat mobilnya di tabrak pasti putranya mengalami kesakitan yang luar biasa.
Arfan dan Arqan yang melihat maminya begitu sedih dan juga begitu hancur melihat anaknya terluka. Arfan dan Arqan pun mencoba untuk menenangkan Maminya Untuk tetap kuat.
Andra pun di pindahkan ke rumah sakit keluarga al-fathir, awalnya mami Zafira ingin ikut di mobil ambulance. Tapi papi Bagas tak mengizinkan akhirnya hanya papi Bagas yang ikut di ambulance. Sedangkan mami Zafira pakai mobil mereka bersama Arfan dan Arqan.
Sampai di rumah sakit royal medica dokter dan perawat sudah menunggu termasuk Om Yusuf anak nenek Zafra dengan Alif, adik dari Oma khayra yang mengikuti jejak umi nya menjadi dokter bedah di rumah sakit royal medica. Di sana juga ada tante Khanza istrinya om Zafran yang juga dokter di rumah sakit royal medica juga om Zafran yang datang bersama istrinya.
__ADS_1