
Tengah malam Zafira terbangun dari tidurnya karena merasakan perutnya sakit. Zafira pun bangun dan turun dari ranjang berjalan pelan-pelan menuju kamar mandi.
Sampai di kamar mandi ternyata rasa sakit nya hilang. Zafıra pun kembali lagi ke ranjang dan memutuskan untuk tidur kembali. Tapi rasa sakit itu kembali dan membuat Zafira tidak bisa tidur. Di tambah daerah pinggang nya juga nyeri dan tak nyaman.
Zafira sengaja tidak membangunkan suaminya karena sakit masih timbul tenggelam.
Pukul setengah empat pagi rasa sakit mulai sering, Zafira pun membangunkan suaminya.
" Mas Bagas." Panggil Zafira lirih sambil menahan sakit.
Beruntung Bagas bukan orang yang susah di bangunin hanya menggoyangkan badannya pasti langsung bangun.
Karena ada yang menggoyangkan badannya Bagas pun membuka matanya. Saat membuka mata Bagas melihat istrinya seperti kesakitan. dia pun langsung bangun dan duduk di sebelah Zafira.
" Sayang kamu kenapa?." tanya Bagas panik.
" Kayanya aku mau melahirkan deh mas."
" Apa mau melahirkan! Tunggu mas siapin barang-barangnya dulu."
Bagas pun turun dari ranjang, Dia ganti baju terlebih dahulu. Setelah itu dia memakaikan hijab istrinya dulu. Baru dia menuntun istrinya turun ke bawah.
" Kamu tunggu di sini dulu ya, Mas mau ambil koper perlengkapan kamu dan bayi kita." Ucap Bagas yang meminta istrinya menunggu di ruang tamu. Sedangkan dirinya kembali ke kamar mengambil barang-barang yang sudah di siapkan untuk di bawa ke rumah sakit.
Saat Bagas sedang mengambil barang ke atas, Bibi yang saat itu sudah bangun dan mendengar suara lift. Bibi pun memutuskan untuk melihat siapa? Bibi kaget melihat Zafira duduk di sofa sambil meringis mengusap perutnya.
" Mbak Fira apa sudah mau melahirkan?." tanya bibi.
" Iya bi, Fira bisa minta tolong ketuk kamar Mommy dong bi."
' Iya non." Bibi pun pergi ke kamar majikannya.
Tok...tok ..tok..
Beruntung Mommy khayra dan Deddy Gibran sudah bangun jadi Mommy khayra langsung membukakan pintunya.
Ceklek...
__ADS_1
" Ada apa bi?." Tanya Mommy khayra.
" Itu mbak Fira mau melahirkan."
" Terus Fira nya dimana bi."
" Sudah menunggu di ruang tamu."
" Iya bi."
Mommy Khayra dan Deddy Gibran pun langsung menghampiri anak dan menantunya.
" Barang-barangnya sudah gas." Tanya Mommy khayra.
" Sudah di dalam mobil."
" Ya sudah biar Deddy yang bawa mobilnya kamu temani istri kamu saja." Ucap Deddy Gibran.
Zafira pun di bawa ke mobil, duduk di kursi penumpang di temani oleh Bagas. Sedangkan Mommy khayra duduk di samping suaminya.
Deddy Gibran pun melaju mobilnya menuju rumah sakit. Beruntung masih pagi buta jadi jalanan masih sepi. Jadi mereka pun cepat sampai di rumah sakit ternyata sudah menunggu dokter dan juga perawat. Karena memang Mommy khayra sudah menelpon terlebih dahulu dokter yang menangani Zafira.
" Kita periksa dulu ya." Dokter pun mulai memeriksa jalan lahirnya sudah pembukaan berapa.
" Suster siapkan ruang persalinan, pembukaan sudah sempurna." ucap dokter.
Zafira pun langsung di bawa ke ruang persalinan dan Bagas ikut mendampingi istrinya.
Sedangkan di luar Mommy khayra sangat cemas, karena seakan dia kembali mengingat bagaimana dia melahirkan si kembar. Dan kini putri kesayangannya juga akan melahirkan bayi kembar mereka.
Adzan subuh berkumandang bersamaan dengan suara tangisan bayi dari ruang persalinan.
" Mas cucu kita sudah lahir." Ucap Mommy khayra bahagia.
" Iya sayang cucu kita sudah lahir." Deddy Gibran langsung memeluk sang istri.
Tak lama tangisan bayi ke dua pun terdengar.
__ADS_1
" Alhamdulillah mas mereka sudah lahir semua." Ucap Mommy khayra.
" Iya sayang mudah-mudahan mereka sehat-sehat."
Bagas pun keluar dari ruang bersalin.
" Alhamdulillah Mom, ded, anak Bagas dan Fira sudah lahir. Dua-duanya jagoan dan mereka sehat-sehat begitu juga Fira " Ucap Bagas sambil menghapus air mata bahagianya.
" Selamat sayang akhirnya kalian benar-benar menjadi orang tua." Ucap Mommy khayra memberi selamat ke menantunya.
" Selamat ya gas, Sekarang kamu punya tanggu jawab besar. Karena bukan hanya kedua bayi kamu yang baru lahir. Tapi ada dua malaikat kecil yang ada di rumah Andra dan Ayra." ucap Deddy Gibran mengingat kan menantunya untuk tidak melupakan Andra dan Ayra.
" Insyaallah ded, kami nggak akan membeda-bedakan mereka . Bagas dan Fira juga minta Deddy dan Mommy menegur kami kalau kami melalaikan Andra dan Ayra." Ucap Bagas.
" Ya udah Mom, ded kita tunggu di kamar rawat aja, Nanti Fira sama baby nya akan di antar ke sana." Bagas mengajak Mommy dan Deddy nya ke ruang rawat VVIP yang memang sudah di sediakan.
Karena sudah masuk shalat subuh Mommy dan Deddy memutuskan untuk pergi ke mushola untuk menunaikan shalat subuh. Sedangkan Bagas memutuskan untuk shalat di kamar rawat istrinya.
Mommy Khayra dan Deddy Gibran kembali ke ruang rawat Zafira.
Ceklek
" Assalamualaikum..."
" Walaikum salam..." jawab Bagas dan Zafira.
Bagas yang sedang menyuapi Zafira kembali melanjutkan. Sedangkan Mommy khayra menaruh kantong yang berisikan sarapan yang dia beli di atas meja.
Baru berjalan menghampiri putrinya begitu juga Deddy Gibran.
Mommy Khayra dan Deddy Gibran bergantian mengucapkan selamat ke Zafira.
Setelah itu mereka berdua menuju box bayi melihat kedua cucunya.
" Ya Allah gantengnya cucu Oma."
" Mirip Fira banget gas." Seru Deddy Gibran yang melihat kedua cucunya lebih mirip ke putrinya dari pada menantunya.
__ADS_1
" Iya lah Ded, kan Fira yang hamil dan bawa mereka kemanapun selama sembilan bulan. Kalau nggak mirip Fira kebangetan." ucap bangga Zafira.
" Tapi kalau nggak ada mas nggak jadi mereka sayang." Protes Bagas.