Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
37. menjenguk baby Ayra


__ADS_3

Setelah Andra selesai mandi dan sudah rapi dan wangi. Mommy Khayra dan Zafira membawa Andra keluar kamar.


" Ayo Mami kenalin ini Papi, Andra harus memanggilnya papi."


" Api."


" Kenapa api?." protes Bagas.


" Mas Bagas dia itu cadel ." Kesal Zafira.


" Andra kalau ini opa." ucap Zafira memperkenalkan Deddy nya.


" pa.'


" Iya.itu opa Andra." Andra mengangguk.


" Sayang mas berangkat kerja dulu ya,." pamit Bagas ke istrinya.


" Iya mas hati-hati ya." Zafira mencium tangan suaminya dan tak lupa Bagas mencium kening nya.


" Andra papi kerja dulu ya." pamit Bagas ke calon anak angkatnya karena Andra belum resmi menjadi anak angkatnya.


" Ya, ati-ati ih Alan ya api." Ucap Andra yang mencium tangan calon papinya itu.


Bagas pun pamit ke kedua mertuanya.


Mommy Khayra pun datang membawa segelas susu dan sarapan untuk Andra.


" Ayo cucu Oma kita sarapan dulu." Ucap Mommy khayra.


Andra yang sedang berada di pangkuan opanya langsung turun menghampiri Oma nya.


Andra pun makan dengan lahap di suapin Omanya.


" Nak ma." Ucap Andra yang mulutnya masih mengunyah makanan.


" Andara suka." Tanya Mommy khayra.


" Uka."

__ADS_1


" Nanti Oma buatin lagi ya.'


Selesai makan Andra pun meminum susunya.


" Enyang." ucap Andra sambil mengusap perutnya.


Setelah menaruh bekas makan Andra ke dapur, Mommy khayra pun kembali dengan membawa berapa mainan yang semalam dia beli.


" Andra Oma punya apa nih." ucap Mommy khayra sambil menunjukkan kantong plastik berisikan mainan untuk Andra.


" Pa?."


Mommy Khayra pun mengeluarkan mainan yang dia beli. Ada mobil kecil , mobil remote, Tembak-tembakan dan juga mainan berbentuk hewan.


" Yeah, unya Ainan." Andra bersorak gembira.


Andra pun main di temani oleh Mami Zafira.


" Mas nanti sore aku ke rumah sakit ya lihat baby girl." ucap Mommy khayra ke suaminya.


" Nanti mas temani tapi nunggu Bagas pulang dulu."


" Fir baby girl mau kamu kasih nama apa?." Tanya Mommy khayra.


" Kasih nama apa ya bagusnya." Ucap Zafira sambil mikir.


" Ayra mysha Naira al-Fatir, Gimana Mom?."


" Namanya nama panggilan semua."


" Eh iya ya, tapi Fira suka Mom."


" Ya udah kalau panggilan ayra aja."


" sip." Zafira mengacungi jempolnya.


Mommy Khayra dan Zafira bersyukur sampai siang ini Andra sama sekali tidak menanyakan keberadaan ibunya. Mungkin memang cara Allah mengabulkan keinginan ibunya Andra yang terdzolomi. Maka Allah membuat anaknya tak mengingat ibunya agar tak menciptakan trauma nantinya.


Setelah makan siang Andra tidur bersama Mommy Zafira.

__ADS_1


Sore hari setelah Bagas pulang kerja, Mommy khayra dan Deddy Gibran pun bersiap akan ke rumah sakit.


Setelah menempuh perjalanan hampir satu jam karena jalanan lumayan macet. Mommy khayra dan Deddy Gibran langsung masuk ke dalam rumah sakit dan pergi menuju ruang bayi.


Tapi pas di lift mereka bertemu dengan orang utusan suaminya untuk menjaga bayinya Rahma.


" Maaf pak saya mau menyampaikan bahwa ada berapa orang yang mencari keberadaan bayi dan anak Bu Rahma." Kata orang itu.


" Dari kapan?."


" Dari siang pak maaf saya nggak langsung bilang ke bapak karena saya baru tahu tadi. Dan orang-orang itu mereka menunggu di dekat ruang bayi pak."


" kamu sudah tanya ke pihak rumah sakit." Tanya Deddy Gibran.


" Sudah pak, pihak rumah sakit bilang kalau bayinya sudah di bawa oleh pihak keluarga. Tapi mereka sepertinya tidak percaya."


" Ya sudah kamu terus pantau."


Begitu keluar lift orang utusan Deddy Gibran berbisik orang itu ke Deddy Gibran.


Deddy Gibran dan Mommy khayra sempat melirik mereka sebelum masuk ke dalam ruang bayi.


" Assalamualaikum, selamat malam." Ucap Mommy khayra saat masuk ke dalam ruang bayi.


" Walaikum salam, Silahkan masuk Bu Khayra."


" Terima kasih."


Mommy Khayra dan Deddy Gibran pun menghampiri baby Ayra yang berada di dalam inkubator.


Tak lama dokter Utami yaitu dokter anak yang menangani baby Ayra datang.


" Selamat malam, mbak Khayra dan mas Gibran."


" selamat malam juga dek Utami." balas Mommy khayra.


" Mbak, mas ada yang mau saya bicarakan." Ucap dokter Utami.


" Mau bicara apa dek? Baby Ayra nggak apa-apa kan?." Tanya Mommy khayra yang takut ada apa-apa dengan baby Ayra.

__ADS_1


__ADS_2