
Ayra terbangun untuk melaksanakan shalat tahajud selesai shalat Ayra berdoa meminta kepada Allah SWT. Untuk menghilangkan semua perasaan yang dia miliki terhadap kakak sepupunya.
Karena Ayra tidak ingin memiliki sedikitpun perasaan selain perasaan sebagai seorang sepupu. Dan selain itu laki-laki yang saat pernah ada di hatinya berapa jam lagi akan menjadi suami orang.
Sehabis subuh ayra berpamitan dengan Fatimah untuk pulang ke rumah dulu. Karena harus membantu keluarganya untuk menyiapkan pernikahan Breeze dan Ghaizan. Walaupun pernikahannya dilaksanakan di hotel tapi tetap saja banyak yang harus di urus.
" Fat aku pulang dulu ya, nanti akan ada yang nyiapin buat sarapan dan makan siang kalian nanti. Dan nanti malam jangan lupa akan ada yang jemput untuk datang di pernikahan sepupu aku." Ucap ayra berpamitan dengan Fatimah karena sahabatnya yang lain masih tidur.
" Iya, kamu nanti kuatkan hati kamu ya." Ucap Fatimah.
" Iya, terima kasih, aku pulang ya. Assalamualaikum."
" Walaikum salam."
*****
__ADS_1
Kini ayra sudah berada di hotel tempat akad nikah akan berlangsung. Ayra bersama dengan para sepupunya yang perempuan sudah berada di kamar tempat Breeze di rias.
Ayra mengucapkan selamat ke Breeze dan mendoakan agar rumah tangganya samawa. Tak lama kami yang sedang berkumpul dengan pengantin wanita di beritahu kalau ijab qobul akan di mulai. Dan kami juga pun menyaksikan Ghaizan mengucapkan ijab qobul nya melalui layar televisi yang memang sudah di siapkan.
Ayra yang menyaksikan Ghaizan mengucapkan ijab qobul, entah kenapa ayra menyaksikan semua itu. Dirinya tidak merasakan sakit hati sama sekali, justru dirinya merasa sangat bahagia saat melihat Ghaizan bisa mengucapkan ijab qobul nya Hanya sekali tarikan nafas.
Awalnya ayra berpikiran apakah dirinya akan kuat menyaksikan laki-laki yang kita sukai menikah dengan orang lain.
Tapi entah mengapa ayra tidak merasakan itu sama sekali. Sepertinya memang Allah SWT sayang dengan dirinya makanya dirinya sama sekali tidak merasakan perasaan yang lain selain perasaan bahagia.
Para sahabatnya ayra datang pas saat resepsi dan ayra pun langsung menyambutnya. Dan menyuruh mereka untuk menikmati makanan yang ada.
" Alhamdulillah Allah SWT benar-benar mengabulkan doa aku untuk menghilangkan perasaan ini. Dan aku sama sekali tidak merasakan sakit hati sama sekali. Justru aku sangat bahagia melihat mereka berdua." Jelas ayra.
" Syukurlah semua secepatnya Allah SWT mengirimkan jodoh yang terbaik untuk kamu."
__ADS_1
" Amin...."
Di sudut lain ada seorang laki-laki yang sedang memperhatikan ayra dari tadi. Laki-laki itu sangat terpesona dengan kecantikan ayra malam ini. Laki-laki itu sangat mengagumi sosok Ayra tanpa ada yang tahu.
Dan dia selalu menyebut nama ayra di setiap doanya. Juga selalu berharap kalau ayra adalah jodohnya kelak.
" Hei kamu ngelihatin apaan sih?." Tanya temannya.
" Eh... Nggak kok aku nggak ngeliatin siapa-siapa." Elaknya.
" Yakin orang aku ngeliatin kamu melihat ke arah sana terus sambil senyum-senyum."
" Mana ada, kamu salah kali. Udah hah aku mau cobain makanan lainnya." Laki-laki itu pun meninggalkan temannya karena telah memergoki dirinya.
Sedangkan temannya hanya geleng-geleng kepala.
__ADS_1
" Kalau memang sudah suka langsung saja pinang jangan di pendam, jangan sampai keduluan sama orang lain." Tiba-tiba laki-laki di kagetkan dengan temannya yang lainnya yang ternyata mengetahui perasaannya.
Laki-laki itu pun hanya tersenyum.