
Acara liburan sudah selesai dan Para sahabat ayra sudah kembali ke London. Ayra sendiri akan kembali ke London dua hari lagi bersama Fatimah yang kini sedang pulang menemui orang tuanya.
Siang ini mami mengajak Ayra untuk ke rumah sakit karena mendapat kabar kakak iparnya masuk rumah sakit. Ayra mengendari mobilnya sendiri menuju rumah sakit milik keluarga al-fathir.
Sampai rumah sakit ayra langsung memarkirkan mobilnya. Mami Zafira dan ayra pun keluar dari mobil dan berjalan menuju ke dalam rumah sakit.
Di lobby rumah sakit sudah di tunggu oleh mbak Tania, seorang manager marketing rumah sakit.
" Assalamualaikum Bu Zafira selamat datang." Sapa mbak Tania.
" Walaikum salam, mbak Tania terima kasih pakai segala di sambut."
" Nggak apa-apa Bu, mau langsung ke ruangan mbak Gianna."
" Boleh."
Mbak Tania pun mengantar mami Zafira dan ayra ke ruangan Gianna.
Tok... Tok... Tok..
Tak lama pintu ruangan rawat Gianna pun terbuka dan Andra sendiri yang membukanya.
" Assalamualaikum."
" Walaikum salam, ayo Mih masuk." Ajak Andra.
__ADS_1
Mami Zafira dan ayra pun masuk dan melihat Gianna yang tertidur di atas brankar dengan tubuh yang lemas. Sedangkan mbak Tania sendiri sudah pamit untuk kembali bekerja.
Di ruangan itu tidak hanya Gianna dan Andra saja tapi juga ada mama Ruth mamanya Gianna yang juga menunggui Gianna.
" Mbak, apa kabar?." Sapa mami Zafira sambil cipika-cipiki ke mama Ruth.
" Baik dek."
Setelah menyapa besannya mami Zafira pun mendekati menantunya yang terbaring di atas brankar.
" Sebenarnya Gianna sakit apa Dra? Kenapa bisa masuk rumah sakit."
" Dari semalam Gianna muntah-muntah terus mih dan Sama sekali nggak bisa masuk makanan apa pun makanya Andra langsung bawa ke sini." Jelas Andra.
" Terus kata dokter."
" Nggak ada apa-apa, gimana bisa menantu mami lemas dan pucat begitu."
" Nggak sakit apa-apa mih, orang Gianna seperti ini karena mami akan jadi Oma." Ucap Andra sambil tersenyum bahagia.
" Kamu orang mami serius juga." Ucap mami Zafira sebal dengan anaknya.
" Andra juga serius mih, gia sedang hamil empat Minggu." Jelas Andra.
Mami Zafira menatap anaknya dan melihat matanya mencari kebohongan di mata anaknya tetapi dirinya tidak mendapati itu
__ADS_1
" Kamu serius mami akan menjadi seorang Oma." Andra mengangguk.
Mami Zafira pun langsung memeluk putranya dengan perasaan yang begitu bahagia. mami Zafira melepaskan pelukan ke anaknya dan kini beralih ke besannya dan saling mengucapkan selamat.
Ayra yang mendengar kehamilan kakak iparnya pun turut bahagia. Ayra juga memeluk kakaknya yang sebentar lagi akan menjadi seorang ayah.
Mami Zafira langsung menghubungi suaminya untuk memberitahukan tentang kehamilan menantunya dan papi Bagas pun langsung menuju ke rumah sakit.
Ayra sendiri langsung menyebarkan berita bahagia ke grub keluarga. Dan mereka semua mengucapkan selamat ke Andra dan Gianna.
Saat mami Zafira dan mama Andra sedang mengobrol tiba-tiba Gianna bangun dari tidurnya. Mami Zafira dan mama Ruth pun langsung mendekati Gianna.
" Sayang kamu mau apa?." Tanya mama Ruth.
" Haus." Lirih Gianna.
Mama Ruth pun langsung mengambilkan minum untuk Gianna. Dan mama Ruth membantu Gianna minum.
" Mami ada di sini." Tanya Gianna.
" Iya pas Andra ngasih tahu mami dan mami sama ayra langsung ke sini." Ucap mami Zafira.
" Terus Ayra nya kemana?." Tanya Gianna karena tidak mendapati keberadaan adik iparnya
" Mereka berdua sedang beli makan siang." Gianna mengangguk.
__ADS_1
" Oh iya selamat ya sayang akhirnya kalian di beri kepercayaan untuk mempunyai momongan."ucap mami Zafira.
* Terima kasih mom."