Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
85. pacar????


__ADS_3

" Kamu baru pulang dra?." tanya Tante Khanza istrinya om Zafran kembaran sang Mami.


" Iya Tan, habis latihan basket karena akan ada turnamen ." Jawab Andra.


" Oh."


" Tante Khanza nggak ke rumah sakit." tanya Andra yang tumben melihat Tantenya ada di rumah di jam seperti ini.


" Memang kenapa Kalau Tante ada di rumah masalah buat kamu. Tante ambil cuti sehari mau healing tapi ternyata gagal." ucap Tante Khanza manyun.


Andra tertawa saat melihat om Zafran yang turun dari lantai atas. Dan kini dia tahu kenapa tantenya terlihat sebal.


" Kamu kenapa tertawa begitu emang ada yang lucu." Tanya om Zafran yang baru datang dan langsung duduk di samping istrinya sambil melihat keponakannya sedang makan.


Andra hanya menjawab dengan menunjuk Tante nya dengan mulutnya.


Om Zafran langsung nengok ke samping melihat istrinya. " Kenapa memangnya Tante kamu." Tanya om Zafran.


" Ngambek nggak di ajak liburan, pingin healing katanya om." Jawab Andra.


" Kamu mau liburan? Kenapa nggak bilang kalau mau liburan? Kamu juga kenapa cuma ambil cuti sehari kalau mau liburan." Tanya om Zafran ke Tante Khanza.


" Iya aku mau liburan tapi bukan liburan pergi tapi mau liburan istirahat tidur di rumah setelah seminggu berturut-turut pasienku banyak banget."

__ADS_1


" Lah kan tadi juga udah istirahat kenapa mukanya masih di tekuk." Tanya Andra.


" Istirahat apanya?." Kesal Khanza.


" Maaf  ibu-ibu bapak -bapak bisa tidak kalau berantem jangan di depan di depan anak kecil. Nggak patut di contoh." Ucap Andra.


" Siapa anak kecil? Kamu."


" Iya lah."


" Hahaha... Anak kecil, om yakin kamu pasti sudah punya pacar." Ucap Andra sambil menaikkan sebelah alisnya.


" Siapa yang sudah punya pacar?." Tiba-tiba Zafira datang dan langsung menatap putranya.


Andra langsung melotot menatap kembaran maminya.


" Betul Andra kamu punya pacar? Mami nggak mau ya kalau sampai sekolah kamu jadi berantakan." Ucap Zafıra sambil menatap tajam anaknya.


" Hii, siapa yang punya pacar mi, Demi Allah Andra nggak punya pacar. Mami kan tahu fokus Andra saat ini menyelesaikan pendidikan Andra. Mana sempat Andra mikirin pacaran." Elak Andra.


" Awas aja kalau pacar-pacaran." Ancam mami Zafira walaupun dia percaya anaknya nggak akan melakukan itu. Karena dalam keluarga kami nggak ada yang namanya pacaran. Adanya saling mengenal dan di lanjutkan ke pernikahan.


" Iya ." Jawab Andra pelan

__ADS_1


****


" Hari ini kamu bawa motor lagi nak." Tanya Bagas ke putranya saat sarapan pagi


" Iya Pi, soalnya setiap hari ada latihan sampai nanti turnamen berlangsung." Jawab Andra sambil memakan sarapannya.


" Kenapa harus naik motor sih nak! Kenapa nggak naik motor aja sih. Mami khawatir takut kamu jatuh, naik mobil aja lah." Ucap mami Zafira.


" Insyaallah Andra akan hati-hati mi, mami doain aja Andra selamat dalam perjalanan." Ucap Andra mencoba menenangkan Maminya.


" Biarkan saja sayang, insyaallah Andra akan hati-hati." Seru Bagas.


" Assalamualaikum."


" Walaikum salam."


" Eh Vito, ayo ikut sarapan." Ajak mami Zafira ke sahabat anaknya.


" Nggak usah Tante kebetulan Vito sudah sarapan di rumah, Vito ke sini cuma mau nyamper Andra aja kok." Jawab Vito.


" Mi, Pi Andra berangkat dulu." Pamit Andra


" Oma, opa Andra pamit dulu." Andra juga pamit ke Oma dan opa nya dan di ikuti oleh Vito.

__ADS_1


Setelah berpamitan Andra dan Vito keluar rumah dan langsung berangkat ke sekolah dengan motor besar mereka masing-masing.


__ADS_2