Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
140.


__ADS_3

" Sayang lusa mama mau ikut pergi sama Tante Anna ke Bali selama dua Minggu. kamu nggak apa-apakan kalau mama tinggal." tanya mama nya Giana.


" Nggak apa-apa kok mah, Nanti aku coba bilang ke mas andra mah." Ucap Gianna ke sang mama.


" Iya sayang kamu harus bilang te suami kamu biar mama juga tenang Jadinya nanti pas pergi lagi." ucap mamanya Giana.


Malam harinya Sebelum tidur Giana mengajak mengobrol suaminya


" Katanya kamu ada yang mau bicarakan." Tanya Andra.


" Iya mas ada yang mau.


aku omongin" ucap Giana.


" Mau ngomongin apa Sayang." tanya andra


Gianna pun menatap suaminya.


" Ini mas mama tadi omong kalau lusa mama mau pergi dengan tante anna ke bali mas,":ucap Gianna.


" Oh ya udah nggak apa-apa


biarkan mama pergi biar mama refreshing sayang."


" Iya mas Gia juga nggak ngelarang buat mama pergi kok." Ujar Gianna.

__ADS_1


" Oh iya nanti kamu Juga Jangan lupa untuk transfer ke mama buat uang saku mama." Ucap Andra.


" Sudah aku transfer kok mas."


" Sayang gimana Selama mama pergi kita tinggal di tempat mami aja. Mami pasti senang Cucunya nginap lama di sana."


" Boleh mas kita nginep di sana pasti seru." Gianna menyetujui usulan suaminya.


Mamanya Gianna sudah berangkat ke bali tadi pagi dan siang harinya


andra membawa keluarga kecilnya pergi kekediaman keluarga alFathir. Mereka Sengaja tidak memberitahukan karena ingin memberikan Kejutan buat maminya.


Sampai di kediaman keluarga al-Fathir pintu gerbang pun dibuka oleh security dan mobil andra pun masuk dan Andra memarkirkan mobilnya di garasi.


Setelah mobil Andra sudah terparkir, mereka pun turun ke dalam rumah dan sebelumnya andra ngambil Sang putri dari gendongan istrinya untuk dia gendong


Tak lama pintu pun di buka dari dalam rumah oleh bibi.


" Assalamualaikum."


" Walaikum salam, mas Andra dan


mbak Gianna apa kabar? Aduh mbak raya makin imut aja." Ucap bibi.


" Alhamdulillah baik bi, oh ya bisa minta tolong nanti bawain koper kami ke kamar ya bi." Ucap Andra.

__ADS_1


" Baik mas."


" Oh iya bi, mami ada bi." tanya andra.


" Bu Zafira ada di kamarnya mas." Jawab bibi.


" Oh ya udah bi, terima kasih ya. Kita ke kamar mami dulu ya." Andra pun mengajak istrinya dan anaknya ke kamar maminya.


" Sama-sama."


****


Tok... Tok.... Tok


Tak lama pintu kamar maminya pun terbuka dan keluar lah wanita yang menurut Andra adalah malaikat tak bersayap nya bagi Andra.


" Assalamualaikum mih." Andra dan Gianna mencium tangan maminya.


" Walaikum salam, ya Allah kalian datang kenapa nggak ngasih tahu sih." Ucap mami Zafira.


" Hehehe... Kan mau kasih kejutan ke mami." Ucap Andra.


" Kalian itu ya! Aduh cucu Oma makin chubby aja." Mami Zafira langsung mengambil cucunya dari gendongan sang anak.


Setelah itu mami Zafira pun mengajak anak, menantu dan juga sang cucu ke ruang tengah. Tak lama penghuni yang lain pun keluar dan ikut mengobrol dengan mereka.

__ADS_1


****


Di tempat lain Ayra selalu menyempatkan diri untuk menjenguk Katya, Nindya dan Fabian kalau sedang ada waktu senggang. Entah mengapa Ayra merasa kalau selalu ingin dekat dengan mereka. Apalagi dengan Fabian yang selalu saja membuat Ayra selalu tertawa dengan segala tingkahnya yang di buatnya Dan itu menjadi hiburan buat dirinya.


__ADS_2