Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
120. sayang menantu


__ADS_3

Mami Zafira yang hari ini di minta sama Mommy nya untuk ke restoran untuk mengecek pembukuan. Saat sedang memeriksa pembukuan tiba-tiba ponselnya berdering, mami Zafira pun langsung melihat siapa yang menelponnya ternyata sang menantu yang menelpon.


" Assalamualaikum sayang ada apa?."


" Walaikum salam mami, mami lagi dimana?."


" Di restoran sayang kenapa?."


" Mami di restoran! Kok Gia jadi ingin makan ikan bakar."


" Kamu kepingin makan ikan bakar sayang mau mami bawain nanti, kamu sekarang ada dimana?."


" Aku di kantor mih?."


" Ya sudah nanti mami bawain ke kantor kamu, kita makan siang bareng. Selain ikan mau di bawain apa lagi."


" Aku mau ikan bakar sambel mangga, cumi tepung, udang saus Padang, sop iga, udah itu saja mih."


" Ya sudah, mami bilang dulu ke chef nya dulu."


" Mami sama es jeruk kelapa sama puding coklat ya mih."


" Ya sudah mami tutup Dulu ya, assalamualaikum."


" Walaikum salam."

__ADS_1


Mami Zafira yang mendapat telpon dari menantunya yang ingin makan ikan bakar. Mami Zafira pun langsung menelpon ke bagian dapur untuk menyiapkan pesanan untuk menantunya.


Setelah memesan makanan untuk sang menantu dan sambil menunggu makanan siap mami Zafira menyelesaikan pekerjaannya terlebih dahulu.


Setelah semua pesanan Mami Zafira sudah siap, mami Zafira pun langsung meminta supir untuk mengantarkan dirinya ke kantor sang menantu.


Sampai di kantor menantunya mami Zafira pun langsung menuju masuk dan sudah di tunggu oleh Indra sekertaris nya Gianna.


" Assalamualaikum Bu Zafira, maaf biar saya bantu ." Ucap Marcel sambil meminta kantong yang di bawa oleh mami Zafira.


" Walaikum salam, terima kasih ya Indra."


" Mari Bu."


Indra mempersilahkan mami Zafira untuk mengikutinya.


" Assalamualaikum sayang."


" Walaikum salam, akhirnya mami datang juga." Gianna langsung beranjak dari duduknya dan langsung memeluk mami mertuanya.


" Cucu Oma rewel nggak hari ini." Ucap mami Zafira sambil mengelus perut Gianna.


" Nggak Oma, aku anak baik jadi nggak rewel." Jawab Gianna menirukan suara anak kecil.


" Maaf mbak Gianna dan Bu Zafira saya permisi dulu." Pamit Indra.

__ADS_1


" Iya mas Indra terima kasih."


" Ayo Mih kita makan Gia sudah tidak sabar."


Akhirnya mami Zafira dan Gianna langsung menikmati makan siang mereka berdua. Mami Zafira tersenyum bahagia melihat Gianna makan dengan lahap walaupun belum bisa makan nasi. Tapi kali ini untuk mengganti nasi, mami Zafira membawakan kentang dan juga mantau.


" Gimana sayang?." Tanya mami Zafira.


" Enak mih."


Tiba-tiba pintu ruangan Gianna terbuka ternyata Andra yang datang.


" Assalamualaikum sayang."


" Walaikum salam."


" Loh ada mami toh."


" Iya istri kamu kepingin makan ikan bakar jadi mami bawain deh ke sini kebetulan tadi mami ada di restoran.'


" Baru Andra mau ajak makan siang ternyata sudah makan toh."


" Kamu kalau mau makan ada kuetiaw siram karena kamu tahu sendiri istri kamu nggak bisa lihat atau mencium bau nasi."


Andra pun memakan kuetiaw siram yang di berikan oleh Maminya.

__ADS_1


Selesai makan mami Zafira pun pamitan untuk pulang, sedangkan Andra menemani dan membantu istrinya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Setelah semua pekerjaan sudah selesai Andra dan Gianna pun berpamitan dengan Indra untuk pulang lebih dulu.


Dalam perjalanan pulang seperti biasa Gianna selalu saja mampir untuk membeli jajanan dan Andra membiarkan selama porsinya dalam porsi yang wajar. Malah lebih sering Andra yang memakannya sedangkan Gianna hanya mencicipi.


__ADS_2