
Awalnya Ibrahim berupaya untuk meyakinkan keluarganya bahwa Ayra sosok yang baik terlepas masa lalu orang tuanya yang tidak baik. Tapi kedua orang tuanya Ibrahim dan memaksa Ibrahim untuk ikut dengan mereka pulang. Bahkan bingkisan yang mereka bawa pun di bawa balik oleh mereka.
Ayra yang melihat tanggapan dan kepergian keluarganya Ibrahim membuat ayra sedih. Tapi bukan sedih karena penolakan keluarga Ibrahim. Sedih karena sikap keluarganya Ibrahim yang pergi begitu saja tanpa berpamitan dengan mami dam papinya. Padahal mami dan papinya menyambut mereka dengan baik tapi perlakuan mereka sangat tidak baik. Ayra kecewa karena Ibrahim tidak menceritakan ke keluarganya tentang masa lalunya sehingga tidak ada kejadian seperti yang tadi.
" Dek, are you okay!." Tanya Sakha.
" Baik-baik saja mas, ay cuma kecewa saja dengan Ibrahim yang tidak menceritakan masa lalu ayra ke ke keluarganya padahal ayra sudah menceritakan semuanya terlebih dahulu."
" Nggak usah di pikirin semua itu sudah menjadi jalannya kalau kamu dan Ibrahim tidak berjodoh. Kamu jangan berkecil hati, kamu lihat om sakti, umi aku, Shanum dan juga kakak kamu sendiri sudah ada contohnya. Kalau memang sudah jodohnya mau masa lalu seperti apa Pun itu pasti tidak akan mempermasalahkannya." Ucap Sakha menenangkan adik sepupunya.
Mami Zafira menyuruh Fatimah dan ayra istirahat di kamar.
__ADS_1
Dan kini tinggal mami Zafira, papi Bagas dan juga Sakha.
" Untungnya mas Rayyan mempunyai anak-anak yang hebat dengan tekhnologi. Dan bisa dengan gampang mencari informasi dengan detail." Ucap mami Zafira yang memang sudah menebak ini akan terjadi.
Flashback on
Setelah ayra menelpon memberitahukan kalau ada laki-laki yang ingin menjalani hubungan yang serius dan ingin bertemu dengan kedua orang tua ayra.
Dan keponakanya mendapatkan bahwa orang tuanya Ibrahim dulunya hanya seorang karyawan biasa. Namun semenjak kakaknya menikah lebih tepatnya di paksa menikahi istrinya yang sekarang. Karena di janjikan akan di berikan satu buah perusahaan oleh keluarga istrinya. Padahal saat itu kakaknya sudah memiliki kekasih yang sangat dia cintai. Tapi kedua orang tuanya menentang dan mengancam kakaknya Ibrahim.
Awalnya kedua orang tua Ibrahim pun tidak setuju tapi saat Ibrahim memberi tahu siapa keluarga ayra kedua orang tuanya langsung setuju.
__ADS_1
Dan sang keponakan juga mengingatkan akan kelicikan orang tua Ibrahim.
Makanya papi Bagas menang sengaja bercerita kembali tentang masa lalu ayra walaupun ayra sudah bilang kalau dia sudah menceritakan semuanya ke Ibrahim.
Flashback off.
Sakha langsung memberitahukan ke Andra tentang kejadian tadi dan Andra bersyukur bahwa mengetahui kalau keluarga pihak laki-laki tidak bisa menerima masa lalu Ayra. Setidaknya tahu di awal dari pada di saat mereka sudah menikah, Andra nggak bisa membayangkan betapa hancurnya hati adiknya.
Di dalam kamar ayra meminta Fatimah untuk tidak memberitahukan kejadian yang tadi, Dan meminta Fatimah untuk bersikap biasa saja terhadap Ibrahim.
Sebenarnya Fatimah sangat kesal dengan keluarga Ibrahim tapi karena Ayra yang meminta dirinya bersikap biasa saja. Fatimah benar-benar merasa kagum dengan Ayra dan juga keluarganya yang sama sekali tidak terlihat marah sama sekali. Padahal kalau mau di lihat dari derajatnya masih kalah jauh dengan apa yang di miliki oleh keluarga Ayra.
__ADS_1