Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
115. bertemu kakak ipar


__ADS_3

Keluar dari bandara ayra langsung mengajak sahabatnya menuju ke mobil yang menjemput mereka. Mereka di jemput dengan tiga mobil, dua mobil untuk mereka satu mobil untuk koper yang mereka bawa.


Mobil pun meninggalkan bandara dan menuju ke kediaman keluarga al-Fathir. Karena rencananya sahabat-sahabatnya ayra akan tinggal di rumah milik keluarga al-fathir yang berada tepat di depan kediamannya om sakti dan Tante Luna.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan macet mereka pun sampai di kediaman keluarga al-Fathir.


" Ay, ini rumah kamu?." Tanya Michelle tak menyangka kalau rumah ayra sangat besar saat mereka sampai.


" Iya ini besar sekali." Timpal Jessica.


" Ini rumah opa dan Oma aku bukan rumah aku. Ayo kita masuk." Ayra mengajak sahabatnya untuk masuk ke dalam rumah.


Begitu masuk ayra melihat Oma, mami dan para tantenya sedang duduk di ruang tengah.


" Assalamualaikum.." ayra mengucapkan salam membuat Oma, mami, dan para tantenya langsung menoleh.


" Walaikum salam,"


" Kamu sudah sampai sayang." Tanya mami Zafira sambil memeluk putrinya.

__ADS_1


Setelah mencium tangan, mami, Oma dan para Tante ayra, kini ayra memperkenalkan para sahabatnya.


" Ay ajak teman kamu makan dulu setelah itu baru kamu ajak mereka istirahat." Seru Oma Khayra.


" Iya Oma." Ayra pun langsung mengajak sahabatnya ke ruang makan.


Di meja makan sudah tersaji beraneka macam hidangan Indonesia. Dan ayra pun mempersilahkan para sahabatnya untuk duduk.


" Ini apa aja ay?." Tanya Jason.


" Ini rendang rasanya sedikit pedas, kalau ini semur ini manis tidak pedas, kalau ini gado-gado salahnya Indonesia, soto ayam, tempe goreng, tahu goreng, sate ayam, dan ini kerupuk." Ayra pun menjelaskan makanan yang ada di atas meja makan.


" Enak Aya." Seru Malik.


" Syukurlah kalau kalian suka." Jawab Ayra.


Setelah mereka makan ayra punĀ  mengantar mereka ke rumah yang akan mereka tempati selama liburan.


" Ini rumah keluarga kamu juga ay." Tanya Jason saat mereka sampai di depan rumahnya.

__ADS_1


Ayra mengangguk


" Kalau yang ini rumah Kakak pertama mami aku." tunjuk ayra ke rumah om sakti dan Tante Amara.


Ayra pun mempersilahkan mereka masuk dan memilih kamar mereka sendiri. Karena di rumah itu ada lima kamar, dua kamar di lantai bawah dan tiga kamar di lantai atas jadi yang perempuan kamarnya di lantai atas yang laki-laki di lantai bawah.


Setelah memastikan para sahabatnya istirahat dan Ayra pun kembali ke rumah karena dia juga ingin istirahat.


Saat makan malam tiba ayra mengajak para sahabat untuk ke rumahnya untuk makan malam. Kali ini Oma membuat model prasmanan untuk makan malamnya dan di adakan di halaman belakang. Oma sengaja memilih halaman belakang karena satu persatu saudara jauhnya sudah tiba untuk menghadiri acara pernikahan Breeze dan Ghaizan.


Dan ayra pun bertemu dengan kakak iparnya.


" Akhirnya kita ketemu juga ya ay." Ucap Gianna memeluk adik iparnya.


" Iya kak, rasa ay pengen ngobrol banyak sama kakak."


" Sama Kakak juga, oh iya kakak di kasih oleh-oleh nggak nih."


" Tenang aku bawain kok oleh-oleh buat kakak dan juga kado pernikahan untuk kalian. Tapi nanti ya soalnya ada di kamar." Seru ayra.

__ADS_1


" Sip." Ujar Gianna memberikan jempolnya.


__ADS_2