Mencintai Adik Angkat

Mencintai Adik Angkat
109. Andra dan Gianna


__ADS_3

Hari yang di tunggu pun tiba, semua sudah berkumpul di rumah sakit. Karena akad nikah akan di lakukan di ruangan rawat papanya Gianna.


Semuanya sudah siap walaupun hanya keluarga, petinggi rumah sakit, sahabat Andra dan Gianna juga rekan bisnis yang memang cukup dekat dengan keluarga al-fathir dan keluarga Tanjung.


Dan mereka juga sudah melakukan sambungan langsung dengan ayra di London yang akan menonton bersama keluarga tantenya dan juga Fatimah.


" Bagaimana sudah bisa di mulai?." Tanya penghulu.


Andra mengangguk.


" Pak penghulu saya mau menikahkan anak saya sendiri." Ucap pak Andi satria Tanjung.


" Silahkan pak Andi." Ucap penghulu.


" Nak Andra apa sudah siap?." Tanya Penghulu.


" Insyaallah siap." Jawab Andra mantap.


" Untuk saksinya?." Tanya penghulu lagi.

__ADS_1


" Saya saksi dari mempelai wanita." Ucap Roy Andrian Tanjung kakak dari Andi satria Tanjung.


" Saya saksi dari mempelai laki-laki." Ucap opa Gibran.


" Baiklah karena semua sudaah siap, mari nak Andra di jabat tangan pak Andi."


Andra pun langsung menjabat tangan calon mertuanya.


" Bismillahirrahmanirrahim, ananda Muhammad Attaqy Rafandra al-Fathir binti Rahmawati saya nikahkan dan kawinkan dengan anak kandung saya Gianna marissa Tanjung bin Andi satria Tanjung dengan mas kawin perhiasan emas lima puluh gram dan uang tunai sebesar lima ratus juta di bayar tunai."


" Saya terima nikah dan kawinnya Gianna marissa Tanjung bin Andi satria Tanjung dengan mas kawin yang tersebut tunai." Ucap Andra dengan satu kali tarikan napas.


" Gimana saksi?."


" Sah."


" Sah."


" Alhamdulillah. " Ucap Andra pelan setelah dia lancar mengucapkan ijab qobul.

__ADS_1


Tak lama Gianna pun di bawa masuk dan langsung dibawa duduk di samping Andra.


Mereka pun langsung menandatangani berkas dan buku nikah. Setelah itu acara di lanjutkan dengan pemasangan cincin. Andra memasangkan cincin di jari manis Gianna setelah itu giliran Gianna yang memasangkan cincin ke jari manis Andra. Gianna mencium tangan laki-laki yang sudah resmi menjadi suaminya dan Andra menaruh tangan kanannya di kepala Gianna lalu Andra membacakan doa baru Andra mencium kening Andra.


Setelah itu mereka berdua sungkeman ke kedua orang tua.


Pertama Andra dan Gianna sungkeman ke papi Bagas dan mami Zafira. Banyak pesan yang di berikan oleh papi dan mami.


Setelah itu Andra dan Gianna sungkeman ke papa Andi dan mama Ruth. Saat sungkeman papa Andi memberikan pesan ke Andra.


" Nak, terima kasih karena kamu sudah mau memenuhi permintaan papa. Sekarang tanggung jawab papa terhadap Gianna sudah berpindah kepada kamu. Papa cuma meminta sama kamu untuk terus menyayangi Gianna dan kalau nanti Gianna melakukan kesalahan papa harap kamu jangan pernah memukul Gianna. Karena dari kecil sampai sekarang papa belum pernah memukul Gianna."


" Insyaallah Andra janji akan menjaga Gianna dan nggak akan menyakiti Gianna." Jawab Andra.


" Papa boleh minta satu permintaan ke kamu."


" Apa pah, kalau bisa Andra lakukan pasti Andra akan lakukan."


" Kalau nanti papa nggak ada, papa minta kamu untuk menjaga mama Gianna, dan juga nanti papa berharap kamu mau membantu Gianna mengurus perusahaan." Ucap papa Andi.

__ADS_1


" Insyaallah pah Andra akan menjaga mama sekarang mama dan papa sudah jadi orang tua Andra juga. Untuk perusahaan Andra akan membantu Gianna kok pah, jadi papa tenang aja." Jawab Andra.


Setelah sungkeman yang lainnya mulai memberikan selamat ke Andra dan Gianna.


__ADS_2