
POV Bisma
Aku Bisma seorang anak yatim piatu yang mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Amerika. Setelah menyelesaikan kuliah aku mendapatkan tawaran pekerjaan di sebuah perusahaan yang cukup besar sebagai seorang arsitek dan design interior . Dan aku pun menerima tawaran tersebut dan menetap di Amerika dan tidak pernah pulang ke Indonesia.
Lalu aku bertemu dengan istri aku yang saat itu seorang pegawai bank . Setahun pacaran akhirnya kami memutuskan untuk menikah dan kini sudah di karuniai tiga orang anak.
Pernikahan aku dan istri sangat harmonis dan jarang sekali berdebat ataupun bertengkar.
Berapa saat yang lalu aku di tugaskan oleh perusahaan untuk menangani proyek yang ada di Indonesia sebagai arsitek nya. Karena akan memakan waktu yang lama , aku pun membawa sekalian istri dan juga putra bungsu ku. Sedangkan kedua putri ku tidak ikut karena harus sekolah dan tinggal di asrama pula.
Aku sangat senang bisa kembali ke Indonesia begitu juga istri dan anak bungsu ku. Mereka sangat juga sangat senang bisa menginjakkan kakinya ke tanah kelahiran aku.
__ADS_1
Hari ini istri dan anakku Izin pergi ke mall yang berada di depan apartemen yang kami tempati dan aku pun mengizinkan mereka. Karena Fabian bilang kalau dia ingin main di play ground yang ada di mall tersebut.
Tapi tiba-tiba waktu seakan berhenti saat aku mendapat kabar kalau istri dan anakku kecelakaan. Aku pun langsung meminta izin dan pergi ke rumah sakit.
Sampai di rumah sakit aku mendapat kabar yang sangat membuat duniaku seakan berhenti. Istriku dinyatakan meninggal dunia sedang putraku koma.
Beruntung dia bekerja di perusahaan yang sangat menjunjung kekeluargaan. Bahkan pemiliknya sendiri dan juga keluarganya datang dan membantu pemakaman istri aku. Bahkan mereka mengizinkan aku untuk mengurus putra bungsuku yang koma.
Aku menelpon kedua anakku menanyakan apakah mereka sudah berada di bandara. Dan ternyata mereka sudah berada di rumah sakit. Aku mewanti-wanti sama kedua putriku untuk hati-hati. Dan akhirnya kedua putriku tiba dengan selamat di Indonesia, beruntung mereka bertemu dengan keluarga atasanku dan mengantarkan mereka ke rumah sakit.
Semenjak itu hubungan aku dan anak-anakku makin dekat dengan keluarga atasanku. Dengan begitu membuat aku menjadi tertarik untuk lebih mengenal Islam. Dan akhirnya aku dan ketiga anak ku bertekad ingin pindah agama .
__ADS_1
End off
Hari ini hari paling bersejarah bagi pak Bisma dan ketiga anaknya, dan kini mereka sudah berangkat menuju ke pesantren Al hikmah. Dengan berdasarkan alamat yang di berikan dan juga bantuan Google map sebagai petunjuk jalan. Akhirnya mobil yang di kendarai oleh pak Bisma sampai di pesantren Al-Hikmah.
Setelah berbicara dengan security akhirnya mereka di persilahkan masuk dan juga di antar ke rumah orang tua Oma khayra.
" Masya Allah besar sekali pesantren nya." Gumam Bisma yang terpukau dengan besarnya dan bagusnya pesantren Al-Hikmah.
" Iya pah ini apa pah?." Tanya Katya.
" Ini itu seperti sekolah dan juga asrama." Jawab pak Bisma.
__ADS_1
Mobil yang di kendarai oleh pak Bisma makin masuk ke dalam dan dia melihat gugup apalagi di melihat seperti akan ada acara. Dan itu membuat pak Bisma gugup karenanya bisa jadi nanti akan banyak yang lihat.