
Sampai di rumah sakit andra langsung mengajak istri dan mama mertuanya
ke ruang rawat Papa mertuanya. Begitu ruang rawat papa Andi satria Tanjung di buka, istri dan mama mertuanya langsung berlari ke brankar tempat papa mertua terbaring yang seluruh tubuhnya sudah tertutup.
" Om." panggil Andra.
" kapan papa menghembuskan napas terakhirnya." Tanya andra.
" Om juga nggak tahu kapannya soalnya subuh tadi masih shalat berjamaah kok sama om. Habis shalat papa kamu bilang mau tidur dulu ya sudah om biarin. Nanti tadi om bangun mau nawarin makan tiba-tiba tubuhnya sudah dingin. Om langsung aja panggil perawat dan perawat bilang papa kamu sudah nggak ada." Jelas om Roy.
" Terus surat-surat buat ngeluarin jenazah sudah di urus belum om." Tanya Andra.
" Alhamdulillah sudah, ini kan rumah sakit keluarga kamu jadi mereka langsung mengurusnya. Dan sebentar lagi bisa langsung di bawa pulang. Om juga sudah telpon ke rumah minta art buat ngabarin dan minta bibi buat nyiapin tempat. Oh iya kamu sudah ngabarin keluarga kamu dra."
" Sudah om."
Setelah itu andra pun menghampiri istrinya
Lalu andra menarik istrinya untuk masuk kedalam pelukannya.
"Sudah Gi Jangan nangis Lagi kasihan papa nanti Jalannya Pasti
__ADS_1
berat." ucap andra mencoba menenangkan istrinya agar jangan terlalu bersedih.
tak lama Jenazah papa andi pun dibawa Pulang om Roy ikut di dalam mobil ambulance sedangkan andra Pulang bersama istri dan mama mertuanya.
Gianna saat ini sudah
Lebih tegar karena dia sadar dia harus menguatkan mamanya yang sangat terpukul.
sampai rumah mertuanya andra melihat saudara Gianna sudah pada berdatangan. Begitu juga dengan para pelayat yang juga sudah berdatangan untuk mengucapkan belasungkawa.
tak lama keluarga al-fathir pun sampai ke rumah mertuanya Andra.
Mami Zafira yang baru sampai langsung memeluk menantunya, mama Zafira memeluk untuk menguatkan
tapi sekarang dia ada andra dan juga keluarga andra yang akan selalu ada di sisinya.
Pemakaman andi satria tanjung pun berjalan dengan lancar, banyak para pelayat yang mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya. Setelah jenazah sudah di makamkan satu persatu pelayat pun pamitan untuk pulang. Dan hanya meninggalkan keluarga saja yang masih berada di sana.
Setelah pulang dari pemakaman andra pun berkumpul dengan keluarga besar Gianna. Andra yang baru bertemu dengan keluarga besar gianna mencoba untuk lebih dekat Dan alhamdulilah
keluarga besar gianna Cukup menerima baik andra bahkan andra
__ADS_1
Cukup Dekat Dengan beberapa saudara Gianna.
Selesai tahlilan mami Zafira dan papi bagas pamit pulang dan mereka akan kembali lagi besok.
Sekarang kamu yang
menjadi kepala keluarga di rumah ini, papi ingin nantinya kamu
harus bijak kalau nanti kamu mengambil keputusan. Dan selalu ikut
Serta kan mama mertua kamu saat kamu akan mengambil keputusan agar beliau tidak tersinggung."
Pesan papi bagas.
" Iya nak kamu juga harus menghibur Gianna
agar tidak larut dalam kesedihan besok mami sama papi akan ke sini lagi." ucap mami Zafira.
" Iya, mami sama papi juga hati-hati di jalan." Ucap Andra yang mengantar mami dan papinya ke mobilnya dan untuk keluarga Andra yang lainnya sudah dari sore sudah pulang.
" Kami pulang ya, assalamualaikum."
__ADS_1
" Walaikum salam."
Andra baru masuk ke dalam rumah mertuanya setelah mobil orang tuanya sudah tidak terlihat