My Devil Possessive

My Devil Possessive
Tamu tak diundang


__ADS_3

Mereka pun berjalan menuju ruangan Kenzo, banyak pasang mata yang menatap mereka dengan intens tak terkecuali Resepsyonis yang tadi mengatai jika Rara akan melamar pekerjaan atau meminta sumbangan.


Wajah dari sang resepsyonis terlihat kaku, ia hanya menunduk tak berani melihat kedua pasangan itu berjalan dengan kedua anak yang tidak ia ketahui kedatangannya tadi.


Rara hanya diam berjalan disamping Kenzo yang menggenggam-nya tangannya erat, mereka masuk kedalam lift dan berdiri diam disana menuju kelantai yang ditekan Kenzo sebelumnya. Di lift Rara merasakan aura dingin dari suaminya ini, ia takut jika Kenzo nanti akan memarahinya karna tak becus menjaga kedua anakknya tadi.


Ting!


Pintu lift pun terbuka, mereka melangkahkan kakinya keluar dari lift. Tak banyak karyawan yang melihat kearah mereka karna memang sepertinya karyawan sini tidak terlalu banyak seperti dilantai bawah.


Sampai diruangan Kenzo, pria itu pun membuka pintu tersebut dan menyuruh Rara untuk masuk. Hans yang berjalan dibelakang pun menurunkan Kevin dari gendongannya karna ia tau jika bosnya tidak ingin dirinya ikut masuk.


Rara berjalan masuk dan duduk disalah satu sofa, saat itu ia hanya melihat ruangan Kenzo dari depan saja dan sekarang ia bisa masuk kedalam sini.


Nampak ruangan ini begitu luas, mungkin yang masuk kedalam sini akan merasa betah karna suasanya pun cukup nyaman.


"Mamah." Kevin mendekat kearah Rara dan duduk dipangkuan wanita tersebut. Rara hanya tersenyum dan mengelus rambut sang anak ketika Kevin sudah duduk dipangkuannya.


Kenzo menutup pintu ruangan-nya dan berjalan mendekat kearah Rara, ia duduk disamping wanitanya dengan Keyla yang masih berada digendongannya.


"Mengapa kau tidak memberitahu-ku jika ingin kesini?" sahut Kenzo mendudukkan anak perempuannya disampingnya.


"Ma-maaf, aku tadi sebenernya mau kerumah Papah tapi ternyata dirumahnya gak ada orang. Jadi aku mutusin buat kesini aja." jawab Rara dengan pelan.


Kenzo menghela nafasnya pelan, ada rasa bahagia karna wanitanya mengunjunginya kesini tapi ia juga sedih karna Rara tidak memberitahunya, jika Kenzo tau ia pasti peristiwa tadi tidak akan tadi terjadi kepada anak-anaknya.


"Kau mau apa kerumah orang itu?" tanya kembali Kenzo.


Rara menatap suaminya dengan bingung. "Orang itu siapa?"


"David." singkat Kenzo membuat Rara menatapnya tajam.


"Sopan sedikit Mas, dia juga mertua kamu." sinis Rara membuat Kenzo terkekeh karna melihat wajah kesal dari wanitanya.


"Iya, kau mau apa kesana?"


Rara mengelus punggung Kevin pelan, sepertinya anaknya ini mengantuk. "Ya, mau apa lagi kalo gak ketemu? lagian-kan aku udah empat tahun gak ketemu."


"Ck, ayahmu itu sudah menjual-mu. Untuk apa kau masih ingin bertemu dengan pria yang sudah menjualmu?" saut Kenzo membuat wajah Rara berubah.

__ADS_1


"Kevin mau tidur? kita pulang yuk?" ucap Rara mengabaikan pembicaraan Kenzo tadi. Ia menunduk melihat Kevin yang terlihat mengangguk singkat.


"Tidurkan saja dikamar, Keyla juga mau tidur?" tanyanya Kenzo menatap anak perempuannya yang ikut mengangguk. "Yasudah kita kekamar."


Kenzo menggendong Keyla kembali dan berjalan menuju pintu yang berada diujung ruangan ini, Rara yang melihat itu menatap diam langkahan Kenzo.


Kamar? emangnya disini ada kamar?


Ketika melihat Kenzo yang masuk kedalam ruangan itu anak yang berada dipanggkuannya memaksa turun dan berjalan mengikuti Papahnya dan adik perempuannya itu.


Mau tak mau Rara pun mengikuti mereka, ia berjalan menuju ujung ruangan ini.


Sampai disana dirinya terkejut melihat kamar yang cukup luas dengan perlengkapan yang serba tersedia.


"Ini ruangan apa apartemen?" gumam kecil Rara, ia ternganga tak menyangka ternyata ruangan suaminya ini memiliki kamar seperti hotel. Sekarang ia tau jika Kenzo tidak pulang mungkin ia akan tidur disini.


"Tutup mulut-mu itu, kau ingin menggoda ku dengan bibir itu?" ucap Kenzo membuat Rara mengubah wajahnya kembali.


Kevin dengan segera berlari kearah ranjang dan merebahkan tubuhnya disana, Kenzo ikut menurunkan Keyla dari gendongannya, Nampak kedua anak itu mengantuk.


Rara berjalan mendekat kearah ranjang untuk menidurkan kedua anaknya, Kenzo yang melihat itu hanya diam menatap Rara yang terlihat menyayangi kedua anaknya. Senyum kecil terbit diwajahnya. Ia berjanji akan memberi pelajaran kepada orang yang mengusik keluarga kecilnya ini.


"Mas ngapain natap aku kayak gitu." padahal Rara sudah sering mendapat tatapan seperti itu tapi dirinya masih merasa gugup dilihat seperti ini.


Kenzo terkekeh, ia mendekat kearah Rara dan memeluk wanitanya dari belakang.


"Kau pasti lelah ya mengurus kedua anakku hm?" ucap pelan Kenzo dengan wajah yang ia dekatkan pada telinga Rara.


"Udah tugas seorang ibu mengurus anak-anaknya." Rara tersenyum malu.


Kenzo melepaskan pelukannya dan menarik pelan tangan Rara keluar dari kamar. Ia menarik Rara ke arah sofa dan menyuruh Rara duduk disampingnya.


"Apa aku carikan babysister untuk membantu-mu mengurus mereka?" tanya Kenzo, ia tak mau Rara kelelahan menjaga kedua anaknya itu yang tidak bisa diam.


Rara menggelengkan kepalanya. "Aku masih bisa mengurus mereka." ia merasa masih sanggup mengurus anakknya dengan baik.


"Huh, aku hanya tidak ingin kau kelelahan sayang," ucap Kenzo dengan membelakang-kan rambut yang menutup wajah cantik wanitanya.


Pipi Rara memanas, ia merasakan jantungnya akan copot ketika Kenzo mulai mendekatkan wajahnya ke dirinya. Rara memejamkan matanya ketika Kenzo sudah hampir mendekat kearah bibirnya.

__ADS_1


Tok!tok!tok!


"Sialan!"


Rara membuka matanya terkejut ketika pria dihadapannya ini mengumpat. Hatinya merasa lega karna Kenzo menjauhkan wajanya dari dirinya.


Syukurlah


Kenzo bangkit dari duduk dan berjalan menuju pintu yang diketuk-ketuk, raut wajah Kenzo nampak terlihat keasal. Rara hanya terkekeh didalam hatinya melihat waja lucu dari suaminya.


Ceklek!


"Ada apa kau kesini? mengganggu saja!" sahut Kenzo ketika sudah melihat siapa yang mengetuk-ngetuk pintunya.


Rara hanya diam memandang kearah pintu disana, ia tidak bisa melihat wajah orang yang datang karna tertutup oleh tubuh Kenzo.


"Kau ini mengapa marah-marah? aku baru saja sampai disini! bukannya senang malah seperti ini, memangnya kau tidak rindu padaku?"


Rara mendengar samar-samar suara itu, ia menjadi kepo siapa yang orang yang sedang berbicara dengan suaminya.


"Cih! untuk apa aku merindukan mu?" ucap Kenzo dengan mendecih, membuat Rara makin penasaran.


"Sudah aku ingin masuk, awas! kau ini tidak sopan sekali dengan tamu! bukannya diajak masuk malah dibiarkan berdiri didepan pintu."


Rara hanya diam ketika seseorang masuk kedalam ruangan ini, ia menatap orang itu dengan pandangan yang sulit diartikan.


"Kau ini mengapa ti-" orang itu menatap Rara dengan wajah terkejut, Rara merasa orang itu kaget melihat dirinya berada disini.


"Zo." orang yang berada dihadapan Rara menatap Kenzo dengan pandangan tak percaya. "Wan-wanita ini mirip sekali dengan wanitamu!"


▫▫▫▫▫


Padahal kemarin mau up tapi karna ada beberapa masalah jadi baru bisa up hari ini.


Semoga tetap suka ya❤


Kira-kira siapa ya tamu yang menganggu kegiatan Kenzo tadi? hihi.


Terimakasih sudah membaca❤

__ADS_1


__ADS_2