My Devil Possessive

My Devil Possessive
Kembali ke Jakarta (2)


__ADS_3

Rara dan Kenzo membulatkan matanya ketika mendengar ucapan dari Riki, Rara menatap Kenzo yang sepertinya akan meledak sekarang.


Riki menatap raut wajah pria disamping Rara yang sepertinya berubah, ia lantas menatap Rara dengan sedikit terkekeh. "Aku hanya bercanda, pemarah sekali suami-mu ini Ra." kekeh Riki ketika mendapati tatapan tajam dari Kenzo.


Rara yang mendengar itu ssedikit lega, untung Riki hanya bercanda jadi dirinya tidak perlu khawatir Kenzo akan menghabisi pria dihadapannya ini.


"Ahaha Mas Riki emang suka bercanda." Rara ikut terkekeh walau terlihat hanya paksaan. "kalo begitu aku pamit dulu ya," Rara menarik pelan tangan Kenzo sebelum perang kembali terjadi.


Riki hanya menatap diam kedua orang dihadapannya yang sudah berjalan menjauhi dirinya, ya walau tadi dirinya hanya bercanda tapi sebenarnya didalam hatinya ia membenarkan ucapannya tadi.


__


"Ayo Keyla sama Kevin masuk duluan." ujar Rara menyuruh kedua anaknya itu untuk masuk terlebih dahulu sebelum dirinya dan juga Kenzo.


"Ck! sialan sekali pria itu!" umpat Kenzo membuat Rara sedikit terkekeh.


"Dia cuma bercanda Mas, ayo masuk sebelum ketinggalan pesawat."


Kenzo menatap wanitanya dengan menaikkan sebelah alisnya. "Pesawat pribadi itu milikku jadi kita tidak mungkin ketinggalan."


Mendengar itu membuat Rara memutarkan bola matanya malas. "Iya-iya aku tau itu milikmu."


Setelah perdebatan kecil mereka pun masuk kedalam mobil berwarna hitam ini dan duduk didalamnya.


Ketika sudah berada didalam Kenzo pun menatap dingin supir yang duduk dihadapannya. "Jalan."

__ADS_1


"Baik Tuan."


Supir itu pun segera menjalankan mesin mobil dan melajukannya menjauh dari rumah Rara. Sekarang mereka akan berjalan menuju ke bandara.


"Kau yakin akan menjual rumah-mu itu?" ucap Kenzo menatap Rara disampingnya.


Rara yang sedang menatap luar jendela mobilnya ini mengalihkan pandangannya pada pria disampingnya. "Yakin, daripada gak ke-urus mending dijual." jawab Rara dengan tersenyum. Mungkin dirinya akan memposting foto rumahnya dimedia sosial siapa tau saja ada yang berminat.


"Biarkan anak buah-ku yang mengurus rumahmu itu, kau tinggal bicara saja berapa harganya." setelah mengucapkan itu Kenzo menatap anak laki-laki dipangkuannya yang sedari tadi diam.


Mata Rara berbinar, untung saja dirinya belum memposting foto rumahnya jadi dirinya tidak perlu repot-repot menjualnya karna suaminya ini akan mengurus semuanya dan dirinya hanya tinggal menerima jadi-nya saja.


Lumayan bisa dijual mahal hihi


"Hm." jawab Kenzo masih dengan menatap wajah anaknya. "Kau kenapa?" tanya Kenzo pada Kevin yang nampak murung.


Kevin yang mendengar itu menatap sang Ayah. "Ndak-papa Pah." Kevin tersenyum dan kembali menunduk.


Kenzo menatap Rara dengan pandangan tanya tapi sayangnya wanitanya menaikkan kedua bahunya pertanda dirinya pun tidak tau.


Akhirnya mereka pun memilih untuk diam sampai pada mobil milik Kenzo masuk kedalam lobi bandara.


Setelah sampai pada bandara mereka pun turun dari mobil dan masuk kedalam bandara diikuti para bodyguard yang membawa barang-barang mereka.


Kenzo berjalan dengan gagahnya sembari menggendong Keyla ditangannya karna anak perempuan itu ingin digendong olehnya sedangkan Kevin berada pada gandengan tangan wanitanya.

__ADS_1


Banyak pasang mata menatap kearah mereka, terlihat pandangan kagum sekaligus tanya dibenak mereka melihat pewaris Xander berjalan bersama seorang wanita dan dua anak.


Rara dan Kenzo hanya acuh, sebenarnya Rara merasa tidak enak dipertontonkan seperti ini tapi mau bagaimana lagi? dirinya mulai sekarang harus membiasakan diri dengan itu semua.


Sampai pada jet pribadi milik Kenzo mereka pun masuk kedalamnya untuk duduk disana saat masuk mereka pun sudah disambut dengan baik oleh pekerja disana.


Rara pun duduk disalah satu tempat duduk disana dan menaruh Kevin dikursi dihadapannya. Kenzo pun sama duduk disamping wanitanya dengan memangku Keyla dipangkuannya. Entah kenapa anak perempuan ini ingin berada didekat Kenzo sekarang.


Kenzo menatap wanitanya yang terlihat seperti kelelahan. "Kau tidur saja, nanti aku bangunkan ketika sudah sampai."


Mendengar itu Rara hanya mengangguk dan mulai memejamkan matanya.


Kenzo tersenyum melihat wajah tidur istrinya, Kenzo hanya diam menatap wajah Rara ketimbang tidur karna dirinya tidak merasa ngantuk sekarang.


"Keyla mau tidul." ucap Keyla menatap wajah diatasnya.


Kenzo mengalihkan pandangannya pada anak perempuannya ini dan mengangguk singkat. "Yasudah kau tidur saja," ucap Kenzo dengan mengelus puncuk kepala Keyla untuk membantu anak ini tertidur.


Dirinya tersenyum ketika menatap Keyla yang sudah tertidur dipangkuannya, ia hanya diam dengan memandangi wanitanya tanpa berniat ikut tertidur.


"Aku tidak akan membiarkan pria lain memiliki-mu sayang, termasuk teman-mu itu."


▫▫▫


Terimkasih sudah membaca❤

__ADS_1


__ADS_2