My Devil Possessive

My Devil Possessive
Permintaan Lia


__ADS_3

Mobil yang ditumpangi Rara dan Kenzo masuk kedalam perkarangan rumah besar yang tak lain adalah rumah Kenzo.


Hans memarkirkan mobil itu di halaman rumah dan mematikan mesin mobilnya. Rara dan Kenzo turun dari mobil diikuti Keyla dan Kevin yang langsung berlarian masuk kedalam rumah didepanya.


Rara tersenyum dan berjalan masuk kedalam rumah dengan Kenzo yang menggenggam tangannya erat. Disana nampak banyak maid yang sudah menyambut mereka dengan berdiri dibagian pintu masuk sembari menunduk hormat. Sebenarnya Rara tak enak dilakukan seperti ini karna dirinya merasa orang biasa dan bukan orang penting seperti suami disampingnya ini tapi mau bagaimana pun ia menolak tetap saja dirinya akan dilakukan seperti itu.


Keyla dan Kevin sudah berhamburan berlari kesana-kesini dengan beberapa maid uang diutus Kenzo untuk menjaga kedua anaknya ketika mereka berada dirumah ini jadi Rara tidak perlu khawatir pada mereka.


"Aku akan menyiapkan makanan untuk Keyla dan Kevin, Mas." sahut Rara yang langsung diangguki Kenzo.


Kenzo mengizinkan Rara karna memang ia tau jika kedua anaknya hanya ingin memakan makanan buatan Rara, ia juga hanya mempercayai wanitanya untuk membuat makanan bagi Keyla dan Kevin.


"Yasudah aku akan pergi kekamar duluan," ucap Kenzo dengan mengecup puncuk kepala Rara singkat dan langsung berjalan menjauhi dirinya membuat Rara hanya menggelengkan kepalanya.


Kenapa setiap perlakuan suaminya itu membuat jantung Rara sering berdetak tak karuan? padahal bisa dibilang itu sudah biasa tapi kenapa dirinya tetap masih berdetak tak karuan?


Tak pikir panjang Rara pun langsung pergi menuju arah dapur, dirinya akan membuat bubur terlebih dahulu untuk kedua anaknya karna ia tak mau Keyla dan Kevin menjadi rewel karna lapar.


↔↔


Kevin berlari menuju arah taman belakang diikuti seorang wanita berumur dibelakangnya, ia menatap taman besar dihadapannya sekarang.


Mata Kevin berbinar menatap air berbentuk persegi panjang yang berada tak jauh darinya.


"Mau Lenang!" teriak Kevin yang langsung berlari menuju kolam renang. Tapi sebelum sampai disana tiba-tiba saja ada yang menarik tangannya dari bekakang.


"Kolam renang itu dalam, kamu masih kecil buat renang disana." ucap wanita dewasa membuat maid yang menjaga Kevin terdiam.

__ADS_1


Lia menatap anak didepannya dengan pandangan dalam. Ya, anak laki-laki didepannya ini mirip sekali dengan Kenzo sewaktu kecil. Lia tersenyum manis menatap Kevin yang membuat mengenang masa-masa dimana saat Kenzo masih seusia anak ini.


Kevin langsung melepaskan tangannya dari tangan Lia, Kevin menatap Lia dengan tersenyum. "Kepin udah gede, Kepin udah bisa lenang sendili." ucapnya dengan diikuti kekehan diwajah Lia.


Lia merasa nyaman disamping anak ini, sebenarnya didalam hatinya Lia merasa senang karna memiliki cucu seperti Kevin yang terlihat menggemaskan sekali. Tapi sayangnya anak menggemaskan ini terlahir dari gadis yang sama sekali ia tak suka. Coba saja gadis itu yang bukan melahirkan Kevin pasti dirinya dengan senang hati menerima Kevin sebagai cucu sekaligus pewaris keluarga ini.


"Saudara perempuan-mu itu mana?" tanya Lia mencari anak satu lagi, ia menatap sekeliling taman ini tapi hasilnya nihil, ia sama sekali tak menemukan wujud anak yang ia ketahui namanya Keyla.


"Ndak tau." ucap Kevin membuat Lia mengangguk singkat.


Lia dengan segera bangkit dan menatap Kevin dengan mengelus pelan puncuk kepala anak itu setelahnya ia pergi menjauh dari hadapan Kevin menuju masuk kedalam rumahnya.


Kevin yang melihat itu hanya diam, ia harus memberi tahu Keyla tentang ini. Kevin langsung berlari mencari saudara perempuan-nya itu diikuti maid yang masih setia berjalan dibelakangnya untuk menjaga anak majikannya.


↔↔


Rara sekarang sedang membuat bubur untuk kedua anaknya, ada maid juga yang ikut membantunya. Ya! walaupun Rara sudah menolak maid itu tetap mau membantunya dan Rara hanya pasrah, percuma jika ia larang pasti maid itu akan tetap membantunya dengan iming-iming agar Rara tidak terlalu kecapean.


"Saya mau bicara sama kamu." sahut Lia menatap Rara dengan tajam.


Rara yang merasakan ada sesuatu itu langsung mengangguk. "Em maaf bi, bisa tolong dilanjutin dulu gak? aku nanti kesini lagi." ucap Rara dengan menatap salah satu maid yang berdiri disampingnya.


Dengan segera maid itu mengangguk meng-iyakan perintah nona mudanya. Rara yang sudah mendapat anggukan dari maid itu langsung berterimakasih padanya.


Lia berjalan keluar dari dapur diikuti Rara di belakangnya.


Kira-kira mommy mau ngomong apa ya?

__ADS_1


Didalam hatinya Rara penasaran dengan ucapan yang akan dikatakan Lia, rasanya ada sesuatu serius yang akan dikatakan Lia padanya.


Lia membawanya menuju taman samping, disana tidak terlalu banyak maid yang melintas jadi Rara sedikit takut dengan Lia. Ia hanya takut wanita itu melakukan sesuatu kembali padanya.


Sampai disalah satu bangku taman Lia menatap Rara dengan dalam. "Ck, jangan tegang seperti itu. Kau duduk dulu, saya akan membawa sesuatu untukmu." setelah mengucapkan itu Lia berjalan menjauhi Rara untuk membawakan sesuatu.


Rara yang melihat itu menatap curiga tapi akhirnya ia terduduk dibangku taman dengan mencoba tenang, ia berfikir positif tentang apa yang akan dilakukan Lia padanya.


Lama duduk dibangku itu tiba-tiba saja Lia datang dan meletakan kertas coklat yang cukup tebal dihadapannya meja kursi Rara, Rara yang melihat itu menatap Lia dengan penuh tanya.


"Ini apa nyonya?" tanya Rara dengan pandangan mengarah pada amplop besar berwarna coklat.


Lia menghela nafasnya pelan dan menekukkan kedua tangannya didada. "Uang 100 juta cash untuk kamu."


Mata Rara membulat, 100 juta? ya memang terlihat dari bentuk amplop yang cukup besar itu. Tapi Lia memberikan uang itu untuk apa?


"Untuk apa?"


Lia tersenyum miring. "Uang itu akan menjadi milik-mu dengan syarat kau harus bercerai dan tinggalkan Kenzo. Jangan pernah muncul lagi dihadapannya."


Jantung Rara seakan berhenti, ia menatap Lia dengan wajah yang sulit diartikan.


"Soal kedua anak-mu itu kau tenang saja, mereka akan tetap tinggal disini dan diberi fasilitas lengkap karna bagaimana pun mereka pewaris keluarga ini. Ketika kau sudah bercerai dengan anakku, aku akan mencari ibu sambung untuk kedua anakmu itu."


Deg!


▫▫▫▫▫

__ADS_1


Terimakasih sudah membaca❤


Smoga ttp stay dicerita ini ya!


__ADS_2