Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Rumor


__ADS_3

Setelah mencium bibir Karina, Anton pun langsung meninggalkan Karina begitu saja di tempat tersebut.


Ia berjalan membelakangi Karina tanpa berkata apa-apa dan ia juga sama sekali tidak menoleh ke arah Karina.


Sementara itu Karina saat ini tampak sedang menangis namun ia tak mengeluarkan suara tangisan dan hanya air matanya saja yang menetes.


"Harusnya anda tak perlu sampai menciumnya bukan?" Ucap Angkura si naga kuno legendaris melalui telepati.


"Memang benar sih... Jurus itu tak hanya butuh kontak fisik dalam bentuk apa pun dan tentunya itu bisa di aktifkan meskipun dia hanya ku sentuh menggunakan tanganku saja... Tapi..." Ucap Anton menggantungkan perkataan-nya.


"Tapi apa?" Tanya Angkura.


"Entahlah... Aku hanya terpikirkan untuk meninggalkan kesan pada Karina... Dengan begitu ia pasti akan terus mengingatku meskipun ia mengingatku sebagai orang yang ia benci sekalipun." Ucap Anton sambil menunjukkan senyum tipis di wajahnya.


Setelah itu Anton pun langsung memunculkan kembali topeng penyamaran miliknya, dan setelah itu ia pun mempercepat langkahnya hingga akhirnya ia pun langsung berlari cepat.


Setelah larinya sudah cepat, ia pun langsung melompat ke udara dan selagi ia berada di atas udara, ia pun segera memunculkan pedang besar yang biasanya ia gunakan untuk terbang.


Setelah itu ia pun langsung mendarat di atas pedang itu serta langsung terbang menjauh dari tempat itu dengan cepat.


Saat Anton melesat menjauh, Anton sempat menoleh ke arah Karina dan saat ia menoleh, ia pun terlihat sedang berbicara, namun hanya bibirnya saja yang bergerak sementara suaranya sama sekali tak terdengar karena ia berbicara sangat pelan.


Namun berdasarkan tindakannya itu, ia membuat situasi seolah-olah ia sedang memperhatikan Karina dan seperti ingin menyampaikan sesuatu yang sulit ia sampaikan pada Karina sehingga ia hanya berbicara dalam diam seperti itu.


Sementara itu, Karina kini hanya bisa duduk tertunduk dan mulai menangis.

__ADS_1


Begitu Anton telah jauh dari tempat itu, Karina pun baru mulai mengeluarkan suara tangisnya yang sejak tadi berusaha ia tahan-tahan.


~SKIP~


Satu hari setelah Anton memutuskan keluar dari serikat pembebasan, kini Anton tampak terbangun di kamarnya sendiri, dan saat ia baru bangun ia melihat ada pemberitahuan pesan baru yang muncul di layar virtual miliknya saat ini.


"Siapa sih yang mengirim pesan pagi-pagi begini?" Ucap Anton sambil menguap dan menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


Lalu Anton pun membuka pesan tersebut dan saat pesan terbuka, tampak isi pesan tersebut sudah muncul di layar virtual itu.


Saat Anton membaca isi pesan itu, seketika mata Anton pun tampak sedikit terbelalak dan tampak sedikit terkejut.


Tak lama setelah itu Anton pun langsung mengeritkan giginya dan pasang ekspresi yang tampak sedikit kesal.


"Tchi... Sudah ku duga!... Pasti pada akhirnya akan jadi seperti ini!" Ucap Anton dalam hati.


"Padahal ini masih pagi tapi sudah harus berurusan lagi!" Ucap Anton dalam hati.


Lalu tanpa banyak bicara lagi Anton pun segera memunculkan pedang besar di udara karena saat ini suasana masih sangat sepi dan belum ada tanda-tanda orang lain di luar rumah.


Lalu Anton pun segera merubah wujudnya menjadi sosok Zero dan segera setelah itu Anton pun langsung berangkat ke kantor pusat asosiasi pemburu monster tempat tuan Hiruzwen berada.


Setelah cukup lama di perjalanan, akhirnya Anton pun tiba di kantor pusat asosiasi pemburu monster, dan begitu ia tiba, ia pun langsung turun serta masuk ke dalam kantor pusat tersebut.


Saat ini di kantor pusat tampak masih cukup sunyi dan hanya ada beberapa orang saja yang sudah ada di kantor asosiasi tersebut.

__ADS_1


Begitu Anton mulai berjalan masuk, tampak beberapa orang di sana mulai menatap Anton dengan tatapan aneh dan seperti sedang waspada terhadap Anton.


Beberapa dari orang-orang itu juga mulai saling berbisik satu sama lain.


Melihat gelagat orang-orang itu kini Anton hanya bisa menghela nafas panjang dan terus berjalan dengan santainya karena saat ini ia sudah punya gambaran tentang apa yang kira-kira sedang orang lain pikirkan tentang dirinya.


"Sepertinya orang-orang di sini semuanya sudah tahu ya!" Pikir Anton.


Tak butuh waktu lama, akhirnya Anton pun tiba di ruang kerja tuan Hiruzwen dan ia pun segera masuk ke dalam sana dan menemui tuan Hiruzwen.


"Zero!, akhirnya kau datang juga!" Ucap tuan Hiruzwen yang sedang duduk di sebuah sofa bersama dengan Ligoso.


"Aku yakin kau sudah tahu situasi saat ini setelah melihat pesan yang di kirimkan tuan Hiruzwen padamu." Ucap Ligoso menimpali.


"Uhm... Aku sudah mengerti... Selain itu, aku juga merasa hal ini pasti akan segera terjadi." Ucap Anton menanggapi dan kemudian langsung duduk di sofa yang berhadapan dengan Ligoso dan tuan Hiruzwen.


"Hah... Ini benar-benar sudah tak terhindarkan lagi!... Sepertinya para peneliti itu sekarang sudah benar-benar tidak akan melepaskan-mu lagi." Ucap tuan Hiruzwen. Lanjutnya, "Saat ini mereka sudah bergerak... Mereka sudah berhasil menyebarkan sebuah rumor tentang dirimu dan mereka pun berniat menggunakan kekuatan masyarakat untuk memaksamu menyerahkan diri pada mereka!"


"Itu benar Zero.... Hari ini aku baru mendengar tentang rumor itu dari salah satu petugas di kantor Asosiasi... Berdasarkan rumornya, di sana mereka menyatakan bahwa dirimu memiliki sebuah jenis energi baru yang jauh lebih kuat daripada energi gelap yang ada saat ini, dan di rumorkan bahwa kau seharusnya mau bekerjasama demi kebaikan umat manusia karena bisa saja dengan adanya dirimu maka para peneliti itu bisa memperbanyak energi yang sama dengan miliki-mu... Bahkan mereka juga mengatakan bahwa bisa saja mereka dapat menciptakan energi yang jauh lebih kuat lagi dengan mengkombinasikan energi gelap serta energi misterius milikmu itu... Dengan adanya informasi seperti itu tersebar di masyarakat, maka sudah pasti informasi ini akan menjadi daya tarik besar bagi semua masyarakat di zaman ini... Biar bagaimanapun juga, semua orang di dunia ini pasti punya keinginan untuk hidup bebas dari para monster dan bisa bebas berkelana di berbagai tempat... oleh karena itu, pastinya akan banyak orang yang memihak para peneliti tersebut." Ucap Ligoso memberi penjelasan panjang lebar.


"Hah.... Sejauh yang kau katakan saat ini, sebenarnya semua itu sudah ada dalam prediksiku." Ucap Anton dengan ekspresi yang tampak datar.


"Prediksi?" Tanya Hiruzwen.


"Ya benar... Karena itulah kemarin aku langsung keluar dari serikat pembebasan!" Jelas Anton.

__ADS_1


Mendengar jawaban Anton yang tampak datar dan penuh persiapan itu membuat tuan Hiruzwen dan Ligoso langsung terkejut dengan mata terbelalak.


"Ehh?!!"


__ADS_2