Pemburu Monster Dari Dunia Lain

Pemburu Monster Dari Dunia Lain
Aris Karedo


__ADS_3

Mendengar pertanyaan dari pria itu, Anton pun kini hanya bisa menghela nafas karena menyadari bahwa dirinya belum benar-benar terkenal di kalangan para pemburu monster.


"Maaf, perkenalkan, nama-ku Zero!" Ucap Anton sambil menunjuk dirinya sendiri.


"Heh?... Zero?... Apa kau serius?" Tanya pria itu dengan ekspresi yang tampak kurang yakin.


"Hah..." Anton menghela nafas lemas. "Kalau kau tak percaya coba kau gunakan saja alat pendeteksi level milikmu itu, dengan alat itu kau juga bisa melihat informasi tentang nama dan levelku saat ini." Ucap Anton memberi saran.


Mendengar saran dari Anton, kini pria itu pun segera melakukan apa yang Anton sarankan barusan dan begitu ia melihat bahwa Anton benar-benar adalah Zero, kini pria itu pun langsung terlihat ramah dengan Anton.


"Wah... Ternyata kau memang Zero... Aku sudah banyak mendengar tentang dirimu karena kau sudah menjadi perbincangan banyak orang saat ini... Tapi ini adalah kali pertama aku melihatmu, jadinya aku sama sekali tak mengenalmu." Ucap pria itu menjelaskan.


Lanjutnya, "Oh iya, perkenalkan namaku Aris Karedo." Ucap Aris memperkenalkan dirinya sendiri.


Setelah itu Aris pun mulai membicarakan sesuatu yang sebenarnya merupakan tujuan Anton menemui dirinya saat ini.


"Oh iya, Sebelumnya aku menerima pesan pribadi dari pemimpin asosiasi pusat, katanya kau sedang mencoba mengumpulkan anggota yang berminat untuk membentuk kelompok yang bergerak di bidang pembukaan wilayah untuk umat manusia!... Bisakah kau jelaskan detailnya padaku?" Tanya Aris yang sebelumnya ternyata sudah mendapatkan sebuah surat pemberitahuan dari tuan Hiruzwen.


Mendengar ucapan Aris, kini Anton pun merasa bahwa rencananya akan berjalan lancar.


Dengan sudah adanya sedikit informasi yang di miliki oleh Aris, itu berarti Anton tak perlu lagi terlalu repot-repot berbicara panjang lebar dan langsung ke intinya saja.


"Tujuan Kelompok yang ingin ku dirikan ini adalah membasmi dan melenyapkan semua monster yang ada di dunia ini!... Kelompok kita akan menjadi garda terdepan untuk berpetualangan dan membuat kota-kota yang baru di luar sana agar umat manusia bisa kembali tersebar di seluruh dunia... Apa lagi saat ini wilayah yang kita tempati susah mulai kehabisan sumberdaya alamnya, jadi akan lebih baik jika kita membuat kembali satu tempat untuk memanfaatkan sumberdaya alam di tempat baru itu!" Ucap Anton yang langsung pada intinya.


"Oke aku bergabung!" Jawab Aris dengan cepat membuat keputusan.

__ADS_1


"Ehh?..."


Seketika Anton terkejut dan terheran-heran, ia tak menyangka kalau Aris akan merespon tujuannya secepat itu tanpa banyak memberi alasan ataupun pertanyaan-pertanyaan yang aneh-aneh.


"Kau yakin benar-benar langsung setuju begitu saja?" Tanya Anton yang masih terheran-heran.


"Ya! Aku yakin, lagi pula kita punya tujuan yang sama!... Akhir-akhir ini aku berpikir kalau para pemburu monster saat ini sudah tidak benar-benar memburu monster untuk di lenyapkan, tapi malah memburu monster untuk mendapatkan uang dan jabatan serta popularitas di kalangan masyarakat... Oleh karena itu saat aku mendengar dari pesan yang di kirimkan oleh pemimpin asosiasi pusat, aku pun berpikir bahwa kau memiliki pikiran dan tujuan yang sama denganku, apa lagi aku juga sudah pernah mendengar tentang rumor bahwa kau sudah berhasil membantai semua monster di dua wilayah sekaligus." Ucap Aris memberi alasan.


"Ehm... Begitu ya..." Balas Anton sambil menggaruk-garuk kecil pipinya menggunakan jari telunjuk.


Kini Aris pun sudah memutuskan untuk mengikuti Anton, apa lagi saat ini ia sudah banyak mendengar kehebatan dari Anton meskipun ia masih belum melihat langsung seberapa kuat Anton dalam sebuah pertarungan.


"Jadi bagaimana dengan rumor itu?... Ku dengar-dengar ada yang menyebarkan rumor lain yang katanya kau hanya numpang nama saja dalam penaklukan dua wilayah yang sudah kau bersihkan itu? Apa rumor itu ada benarnya?" Tanya Aris penuh selidik sambil berjalan sejajar di sebelah Anton.


"Begitu ya... Ku rasa itu memang benar sih, soalnya tuan Hiruzwen sendiri sudah menjelaskan hal itu padaku... Tapia ya... Biar bagaimanapun aku masih sedikit ragu, apa lagi jika dalam kelompok ini yang akan jadi pemimpin adalah kau yang levelnya bahkan sangat jauh dariku." Ucap Aris tanpa menoleh pada Anton.


"Ohh... Begitu ya." balas Anton yang kini sudah mengerti maksud dari ucapan Aris saat ini.


"Jadi kau takut jika orang yang memimpin adalah sosok yang lemah begitu?" Ucap Anton bertanya untuk memastikan.


"Yah... Kira-kira bisa di bilang begitu." jawab Aris sambil memalingkan pandangannya ke samping tepatnya berlawanan arah dari posisi Anton saat ini.


"Tidak masalah kok... Aku tidak begitu peduli dengan posisi kepemimpinan itu... Jadi jika kau ragu padaku maka cobalah untuk melampaui ku." Jawab Anton dengan penuh percaya diri.


"melampaui mu?... Bukankah aku yang sekarang sudah melampaui dirimu?" Balas Aris dengan penuh percaya diri sambil menoleh ke arah Anton.

__ADS_1


"Maksudmu tentang level?" Tanya Anton memastikan.


"Ya... Tentu saja, memangnya apa lagi?... Level itu menunjukkan kekuatan kita sebagai pemburu monster, semakin tinggi level maka semakin kuat pula pemburu monster tersebut." Jawab Aris dengan percaya diri.


"begitu ya... Kalau begitu biar ku berikan kau satu pandangan... Apa menurutmu menjadi pemimpin itu hanya membutuhkan kekuatan saja?" Tanya Anton.


Mendengar pertanyaan Anton itu, seketika Aris yang paham apa yang Anton maksudkan kini langsung kehabisan kata-kata.


Ia ingin mengatakan bahwa dirinya lebih baik dari Anton namun ia sadar jika seorang pemimpin yang benar-benar pantas memimpin tidak akan pernah memuji diri sendiri karena pada dasarnya pemimpin itu akan di puji oleh orang yang di pimpinnya berdasarkan hasil kerja nyata yang ia lakukan.


"Hah... Baiklah, aku mengerti soal itu... Tapi kau juga harus tahu, jika kau tak punya kekuatan yang memadai, maka kau malah akan di remehkan oleh bawahan-mu sendiri dan kau akan kesulitan mengatur mereka." Ucap Aris menjelaskan apa yang ia pikirkan.


Memang benar, apa yang di pikirkan oleh Aris saat ini adalah sebuah kenyataan, apa lagi di dunia para pemburu monster di mana status seseorang di lihat dari level yang ia miliki.


Namun Anton yang mendengarkan ucapan Aris kini hanya tertawa kecil tanpa menoleh ke arah Aris.


"Kenapa kau tertawa?" Tanya Aris.


Anton tidak menjawab pertanyaan Aris, namun Anton kini langsung mengeluarkan aura dari energi misterius yang ia miliki.


Itu adalah aura membunuh yang sangat kuat dan menakutkan.


Aura itu pun langsung menimpa Aris dan seketika sekujur tubuh Aris langsung terasa berat, ia merasa seolah-olah tekanan gravitasi jadi meningkat dan hal itu pun membuat ia tak sanggup lagi untuk mempertahankan posisi berdiri-nya.


Seketika itu juga Aris pun langsung terduduk akibat tekanan dari aura energi misterius yang Anton miliki itu.

__ADS_1


__ADS_2